Studi Global Ungkap Lonjakan Gangguan Mental pada Remaja
Studi global ungkap gangguan mental kini menjadi penyebab utama kecacatan dunia dengan hampir 1,2 miliar penderita.
Augusto Fernandez/Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Yamaha masih terus menemukan performa melalui mesin V4 baru di MotoGP 2025. Pasalnya, sampai saat ini performa dari mesin V4 baru masih mengecewakan. Pengembangan mesin yang debut di Misano dan kembali diuji di Sirkuit Sepang ini masih tertinggal jauh dari pesaing.
Test rider Augusto Fernandez, yang turun sebagai wild card di MotoGP Malaysia 2025, mengakui motor tersebut masih belum memiliki "bumbu" untuk bersaing di barisan depan.
Meski menunjukkan sedikit peningkatan, prototipe V4 Yamaha masih jauh dari kecepatan motor Inline4 Yamaha M1, apalagi menandingi rival seperti Ducati dan KTM yang sudah matang.
Data dari Sirkuit Sepang menunjukkan kesenjangan yang signifikan:
Fernandez mengungkapkan perjalanan pengujian yang penuh tantangan. "Awalnya kami lebih buruk daripada di Misano, jadi rasanya harus mulai dari nol lagi," ujarnya dikutip dari Crash.
"Yang positif, setelah banyak kerja keras, kami sudah kembali ke level. Untuk itu, kami butuh komponen baru, kami butuh sesuatu lagi. Dengan setelan yang ada sekarang, kami sudah lakukan semuanya," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Studi global ungkap gangguan mental kini menjadi penyebab utama kecacatan dunia dengan hampir 1,2 miliar penderita.
Kebakaran berulang terjadi di rumah pemotongan ayam di wilayah Mriyan, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Sleman, dalam dua hari terakhir.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2. Dirut Ginda Ferachtriawan minta maaf dan siapkan restrukturisasi besar demi kebangkitan tim.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul berlangsung ekstrem. Andy juara tipis, kelas junior justru catat waktu tercepat.
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada. Diduga peninggalan Mataram Kuno abad 8-9, kini diteliti Disdikbud.
Jumlah investor saham di Jogja tembus 322 ribu per April 2026. Tumbuh 30% setahun, didorong edukasi dan minat generasi muda.