Lonjakan Penumpang KAI saat Long Weekend, Jogja Jadi Destinasi Favorit
Penjualan tiket KAI tembus 584 ribu saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus 2026. Yogyakarta jadi tujuan favorit wisatawan. Simak data lengkapnya.
Trofi Piala Dunia/fifa.com
Harianjogja.com, JOGJA— Curacao memastikan satu tempat di Piala Dunia 2026 setelah menahan imbang Jamaika 0-0 pada laga terakhir Kualifikasi Zona Concacaf di Independence Park Stadium, Jamaika, Rabu (19/11/2025). Hasil ini mengamankan posisi Curacao sebagai pemuncak klasemen Grup B.
Sejak awal pertandingan, kedua tim tampil agresif dan saling menekan, tetapi kesulitan menciptakan peluang bersih. Jamaika yang membutuhkan kemenangan berupaya tampil dominan lewat aksi Greg Leigh dan Demarai Gray, sementara Curacao mengandalkan kreativitas Leandro Bacuna dan Juninho Bacuna untuk membangun serangan.
Curacao nyaris membuka skor pada menit ke-15 ketika Leandro Bacuna melepaskan tembakan jarak jauh yang masih bisa ditepis kiper Andre Blake. Tekanan berlanjut di menit ke-21 saat Locadia melepaskan tembakan kaki kiri, namun Blake kembali tampil sigap menggagalkan peluang tersebut.
Jamaika Menekan, Curacao Bertahan Disiplin
Tuan rumah mendapat peluang emas pada menit ke-55 melalui sundulan Greg Leigh, tetapi kiper Eloy Room mencatatkan penyelamatan krusial pertama bagi Curacao.
Ketegangan meningkat pada menit ke-71 setelah gol Jeremy Antonisse dianulir karena offside. Memasuki menit-menit akhir, tensi pertandingan semakin memanas dengan kartu kuning untuk Jon Russell dan Antonisse pada menit ke-82 akibat perselisihan.
Jamaika hampir membuka keunggulan pada menit ke-86 lewat sundulan Bailey Cadamarteri yang membentur tiang gawang. Tak lama berselang, Russell menerima kartu kuning kedua setelah melanggar Locadia, membuat Jamaika bermain dengan 10 pemain.
VAR Batalkan Penalti Jamaika
Drama terbesar terjadi di masa tambahan waktu, tepatnya menit 90+5, ketika Dujuan Richards dijatuhkan Antonisse di kotak penalti. Wasit sempat menunjuk titik putih, namun setelah melakukan tinjauan VAR di monitor pinggir lapangan, keputusan itu dibatalkan dan hanya memberikan tendangan sudut bagi Jamaika.
Meski terus menekan hingga menit 90+10, Jamaika gagal mencetak gol. Hasil imbang ini membuat Curacao mengakhiri fase grup dengan 12 poin, unggul satu angka dari Jamaika.
Kepastian ini sekaligus menorehkan sejarah, karena Curacao lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya. Tim yang pernah ditangani Patrick Kluivert, mantan pelatih kepala Timnas Indonesia, tampil konsisten di Grup B dengan catatan tiga kemenangan dan tiga imbang tanpa kekalahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Penjualan tiket KAI tembus 584 ribu saat long weekend Kenaikan Yesus Kristus 2026. Yogyakarta jadi tujuan favorit wisatawan. Simak data lengkapnya.
Harga tiket Piala Dunia 2026 mulai turun di pasar resale setelah penjualan melambat dan kursi stadion belum penuh.
Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8 disebut bakal menjadi ponsel pertama yang menghadirkan fitur Gemini Intelligence dari Google.
Persebaya diingatkan Bernardo Tavares agar tidak meremehkan Semen Padang meski lawan sudah degradasi ke Liga 2.
Primbon Jawa menyebut weton Jumat Pahing memiliki aura pemimpin, rezeki baik, dan karakter mudah disukai banyak orang.
Proyek PSEL Bantul belum berjalan karena dana Danantara belum turun saat volume sampah rumah tangga terus meningkat.