Kebakaran TPA Jatibarang Terkendali, 20 Persen Titik Api Masih Tersisa
Kebakaran TPA Jatibarang mulai terkendali, tetapi 20% titik api masih tersisa. Petugas terus mendinginkan tumpukan sampah hingga kedalaman 10 meter.
Pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri. Antara/Fauzan
Harianjogja.com, JAKARTA—Pelatih Indra Sjafri menyoroti penyebab kekalahan timnas Indonesia U22 dari Filipina setelah gol lewat lemparan ke dalam panjang membuat skuad Garuda tumbang 0–1 pada laga Grup C SEA Games 2025, di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Thailand, Senin (8/12/2025).
Gol yang diukir melalui sundulan Banatao Otu Abang pada menit ke-45+1 itu gagal dibalas para pemain Indonesia, untuk membuat timnas Indonesia U22 harus menelan kekalahan pada laga pembukaan di SEA Games 2025.
“Hasil yang kurang baik untuk kita dan ini betul-betul kita tadi memulai pertandingan babak pertama, dan memang jujur kita bermain tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Tetapi sangat disayangkan di akhir babak pertama, ada throw in yang dilakukan oleh Filipina dan itu menyebabkan kita kebobolan,” kata Indra pada jumpa pers usai pertandingan, dikutip dari rekaman audio.
“Sangat disayangkan sekali bola throw in itu, dan berarti para pemain tidak sesuai apa yang kemarin kita latih, untuk pemain-pemain siapa yang menjaga siapa.”
Setelah pertandingan melawan Filipina, timnas Indonesia U22 akan bermain melawan Myanmar pada Jumat (12/12). Kemenangan dapat mengamankan langkah Indonesia ke semifinal, namun langkah mereka ke semifinal juga bergantung pada hasil-hasil pertandingan di grup lain.
Melihat peluang-peluang yang ada, Indra lebih memilih untuk fokus pada tim asuhannya ketimbang memikirkan hasil-hasil pertandingan lain.
“Saya mungkin lebih fokus bagaimana bisa memenangkan pertandingan lawan Myanmar. Karena memang kemenangan itu penting, jadi kita apakah hasil dari Vietnam dengan Malaysia itu nanti, ya kita tidak bisa mengatur itu pasti,” ujar sosok yang membawa timnas Indonesia memenangi medali emas pada SEA Games 2023 itu.
“Yang penting bagaimana kita mempersiapkan tim supaya bisa menang di pertandingan kedua kita lawan Myanmar nanti,” katanya.
Indra pun memberi sinyal bahwa timnas Indonesia U22 akan bermain lebih menyerang saat melawan Myanmar.
“Hal baik yang mungkin harus kita lanjutkan adalah bagaimana para pemain kita ke depan, karena kita butuh kemenangan, tentu kami akan mempersiapkan pemain dengan game plan yang lebih menyerang,” ujar Indra.
Indra pun memilih mengabaikan berbagai suara sumbang mengenai penampilan timnas Indonesia U22 pada laga pertama di SEA Games edisi ini.
“Pihak luar tentu bebas untuk mengomentari. Yang penting saya masih punya tanggung jawab untuk bisa di pertandingan kedua nanti, kita bisa menangkan pertandingan dan hasil tim lain yang bermain juga bisa memberikan hal baik untuk kita,” katanya.
Pelatih menegaskan bahwa fokus utama adalah memperbaiki permainan demi menghindari kekalahan timnas Indonesia U22 pada laga berikutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kebakaran TPA Jatibarang mulai terkendali, tetapi 20% titik api masih tersisa. Petugas terus mendinginkan tumpukan sampah hingga kedalaman 10 meter.
Pawukon merupakan bagian dari penanggalan Jawa yang mengenal 30 wuku. Simak perbedaan Pawukon, wuku, dan weton.
Sebanyak 7.990 atlet akan mengikuti Porprov Jateng 2026 dan memperebutkan 2.769 medali dari 58 cabang olahraga.
Gempa M6,1 mengguncang Sumba Barat Daya, NTT, Minggu pagi. Guncangan terasa hingga Manggarai Barat dan tidak berpotensi tsunami.
Paus Leo XIV mengingatkan bahaya AI dalam seni dan mendesak karya manusia dibedakan dari hasil mesin yang diproses algoritma.
Harga iPhone 15 dan iPhone 16 turun Rp1,5 juta pada awal Oktober 2026. Simak daftar harga iPhone 15, 16, 17 dan kabar iPhone 18.