Renovasi Stadion Mandala Krida Tertunda, DPRD DIY Ungkap Fakta Penting
DPRD DIY soroti dokumen renovasi Mandala Krida yang belum lengkap. MC-0 dan DED 2026 terancam tertunda.
PSIM Jogja menang 1-0 atas Semen Padang. Pelatih Jean-Paul Van Gastel menilai timnya harus kerja ekstra menembus pertahanan lawan. /Instagram.
Harianjogja.com, JOGJA—Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul Van Gastel menilai timnya harus bekerja ekstra keras saat menghadapi Semen Padang sebelum akhirnya menang tipis 1-0 pada lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul.
Van Gastel menyebut rapatnya pertahanan Semen Padang membuat Laskar Mataram kesulitan mengembangkan permainan. Lawan dinilai bermain sangat rendah dan disiplin karena tengah berjuang bertahan di kompetisi kasta tertinggi.
Gol kemenangan PSIM Jogja dicetak Ze Valente melalui titik penalti pada babak kedua. Kemenangan ini sekaligus mengakhiri tren negatif PSIM yang sebelumnya gagal menang dalam tiga pertandingan beruntun.
“Ini adalah permainan yang sangat sulit. Menurut saya, lawan sangat berjuang untuk bertahan di liga tertinggi dan mereka bertahan dengan sangat rendah,” ujar Van Gastel saat konferensi pers usai laga.
Kemenangan ini mengakhiri paceklik PSIM Jogja yang gagal menang dalam tiga laga sebelumnya di Super League 2025/2026. Gol semata wayang Laskar Mataram dicetak Ze Valente melalui eksekusi penalti pada pertengahan babak kedua.
Van Gastel menyebut timnya memang tidak mudah menembus pertahanan Semen Padang yang tampil disiplin sepanjang laga. Namun ia menegaskan, hasil akhir mencerminkan kerja keras timnya selama 90 menit.
“Untuk kami, itu sulit untuk menang, tapi saya pikir pada akhir laga kami berhak untuk menang. Karena di laga terakhir kami hanya imbang, sekarang kami berhak untuk menang dan kami melakukannya,” katanya.
Laskar Mataram tampil tanpa sejumlah pemain inti pada pertandingan ini. Beberapa nama penting seperti Yusaku Yamadera, Anton Fase, hingga Raka Cahyana harus absen karena cedera dan akumulasi kartu, yang berdampak pada dinamika permainan tim.
Kondisi tersebut membuat PSIM sempat kesulitan membongkar pertahanan Semen Padang yang dikawal ketat oleh kapten tim Angelo Meneses. Meski demikian, tekanan yang diberikan akhirnya berbuah penalti yang sukses dikonversi menjadi gol oleh Ze Valente.
Van Gastel juga menilai laga semacam ini menjadi bagian dari proses perkembangan tim. Ia menekankan bahwa menghadapi tim dengan gaya bertahan total membutuhkan kesabaran dan kematangan permainan.
“Sangat sulit bermain melawan tim seperti ini. Jangan lupa bahwa klub ini sedang berkembang sebagai sebuah tim, dan di pertandingan seperti ini memang sulit untuk menembus pertahanan rapat,” ucapnya.
Sementara itu, pemain PSIM Jogja Rio Hardiawan mengakui laga melawan Semen Padang bukan hanya soal menghadapi lawan, tetapi juga bagaimana timnya mengatasi tekanan internal untuk tampil lebih baik.
“Saya rasa pertandingan tadi cukup berat bagi kami. Bukan hanya tentang melawan Semen Padang, tapi juga melawan diri kami sendiri untuk tampil lebih baik dan mencari momen mencetak gol,” ujar Rio.
Dengan hasil ini, PSIM Jogja masih bertahan di peringkat keenam klasemen sementara Super League 2025/2026 dengan koleksi 27 poin dari 16 laga. Laskar Mataram hanya terpaut satu poin dari Persita Tangerang di posisi kelima dan unggul dua poin atas Persebaya Surabaya yang berada di peringkat ketujuh.
Hasil positif atas Semen Padang menjadi modal penting PSIM Jogja untuk terus bersaing di papan tengah klasemen Super League 2025/2026 dan menjaga jarak dengan tim-tim di atasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD DIY soroti dokumen renovasi Mandala Krida yang belum lengkap. MC-0 dan DED 2026 terancam tertunda.
Israel kembali menyerang armada bantuan Gaza di laut internasional. Puluhan kapal disita dan ratusan aktivis ditahan.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.