iPhone Air 2 Bocor, Bawa Chip 2nm dan Kamera Ultrawide 48 MP
iPhone Air 2 bocor: chip A20 Pro 2nm, kamera ultrawide 48 MP, Dynamic Island lebih kecil. Rilis kuartal I 2027. Simak detailnya.
Kevin Diks./Instagram @kevindiks2
Harianjogja.com, JOGJA—Kegagalan Timnas Indonesia menembus Piala Dunia 2026 tidak menggoyahkan komitmen bek naturalisasi Kevin Diks untuk terus membela Merah Putih. Pemain berusia 29 tahun itu menegaskan tekadnya bangkit bersama skuad Garuda dengan menatap Piala Asia 2027 sebagai target utama berikutnya.
Timnas Indonesia dipastikan tersingkir dari jalur menuju Piala Dunia 2026 seusai menelan kekalahan dari Arab Saudi dan Irak pada putaran keempat kualifikasi zona Asia. Hasil tersebut menjadi akhir perjalanan Indonesia di bawah kepemimpinan pelatih Patrick Kluivert, yang kemudian resmi mengakhiri kerja samanya dengan PSSI pada 16 Oktober 2025.
Kegagalan tersebut menyisakan kekecewaan mendalam, baik bagi para pemain maupun suporter. Kevin Diks mengakui rasa sakit itu nyata, terutama karena mimpi tampil di panggung tertinggi sepak bola dunia harus tertunda. Meski demikian, ia memilih untuk tidak terjebak dalam rasa frustrasi berkepanjangan.
Menurut Diks, skuad Garuda sejatinya berada sangat dekat dengan kelolosan. Karena itu, ia menegaskan pentingnya melanjutkan perjalanan dan meninggalkan kegagalan tersebut sebagai bagian dari proses. Pemain yang kini berusia 29 tahun itu memastikan komitmennya untuk tetap membela Timnas Indonesia, bukan hanya untuk jangka pendek, tetapi juga di masa mendatang.
“Saya memilih Indonesia dengan semua kebanggaan dan semua cinta. Dan itu juga termasuk kegagalan,” ungkap Kevin Diks dalam sebuah wawancara di YouTube Spelerspraat.
Diks juga menegaskan dirinya tidak menyerah, meskipun Timnas Indonesia sempat tidak menjalani laga pada FIFA Matchday November 2025. Ia berharap seluruh elemen tim dapat kembali bersatu dan bangkit, terlebih setelah PSSI memperkenalkan pelatih baru, John Herdman, pada 13 Januari 2026.
Di bawah kepemimpinan Herdman, Diks melihat adanya peluang untuk membangun kembali kepercayaan diri dan fondasi tim nasional. Ia pun mengajak semua pihak, mulai dari pemain hingga suporter, untuk kembali berjuang bersama.
“Itu juga termasuk pembelajaran (kegagalan ke Piala Dunia), dan mungkin ini bukan turnamen kami. Dan mungkin lain kali,” tambahnya.
Dengan semangat baru tersebut, Kevin Diks bertekad membawa Timnas Indonesia tampil lebih solid dan kompetitif pada Piala Asia 2027. Ia bahkan menegaskan kesiapannya untuk mengerahkan seluruh kemampuan demi prestasi terbaik Garuda di turnamen kontinental tersebut.
“Kami akan melakukan segalanya untuk itu. Dan kami punya Piala Asia tahun depan,” tegas Diks. “Dan ya, dan kami akan melakukan segalanya untuk itu, dan untuk Indonesia,” tutupnya dengan penuh keyakinan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
iPhone Air 2 bocor: chip A20 Pro 2nm, kamera ultrawide 48 MP, Dynamic Island lebih kecil. Rilis kuartal I 2027. Simak detailnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 3 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
Oknum anggota Polres Tanjab Timur, Bripka SO, dipatsus usai video dirinya berada di arena judi sabung ayam viral. Kasus masih didalami Propam.
Menpar Widiyanti menilai desainer berperan penting memperkenalkan budaya Indonesia melalui wastra sekaligus mendorong shopping tourism.
Bumkal Sumberharjo Sleman sukses memanen melon premium di tanah kas kalurahan. Pemkab Sleman menilai inovasi ini berpotensi meningkatkan ekonomi desa.
Pemerintah mengungkap alasan Indonesia masih tertinggal dari Vietnam dalam pengembangan energi baru terbarukan meski memiliki potensi PLTS mencapai 7.700 GW.