In This Ekonomi, Ini Cara Efektif Mengelola Keuangan di Tengah Inflasi
Biaya hidup yang terus meningkat menuntut pengelolaan keuangan yang lebih disiplin. Simak delapan langkah praktis agar kondisi finansial tetap aman hingga akhir
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menunjukkan jersey Timnas pada acara perkenalan pelatih baru Timnas Indonesia di Jakarta, Selasa (13/1/2026). PSSI resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia, dengan rekam jejak kepelatihan internasional serta pengalaman membangun fondasi tim nasional dan klub level dunia sebagai upaya meningkatkan daya saing sepak bola Indonesia. Antara/Dhemas Reviyanto
Harianjogja.com, JOGJA—Timnas Indonesia dipastikan menghadapi Bulgaria pada ajang FIFA Series 2026 setelah Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) mengumumkan pembagian grup turnamen tersebut. Indonesia juga ditetapkan sebagai salah satu tuan rumah dalam agenda internasional yang digelar pada 23–31 Maret 2026.
Selain Bulgaria, skuad Garuda akan satu grup dengan Kepulauan Solomon dan St. Kitts and Nevis, masing-masing mewakili konfederasi OFC dan CONCACAF. Komposisi ini membuat Indonesia berhadapan dengan lawan dari tiga konfederasi berbeda dalam satu fase grup.
FIFA menunjuk sembilan negara sebagai tuan rumah FIFA Series 2026, yakni Indonesia, Australia, Azerbaijan, Kazakhstan, Mauritania, Selandia Baru, Puerto Riko, Rwanda, dan Uzbekistan. Penunjukan ini menempatkan Indonesia sejajar dengan negara-negara lain yang dinilai siap secara infrastruktur dan organisasi pertandingan internasional.
Berdasarkan rilis resmi FIFA, FIFA Series 2026 akan diikuti 48 tim nasional yang terbagi ke dalam 12 grup, masing-masing berisi empat tim. Jadwal rinci terkait jam kick-off dan urutan pertandingan masih akan diumumkan dalam waktu mendatang.
"FIFA mengonfirmasi daftar lengkap tuan rumah dan komposisi grup dari FIFA Series 2026. Ini menjadi tanda pencapaian penting untuk melanjutkan ekspansi dan inisiatif sepak bola putra dan putri di level tim nasional," tulis FIFA melalui situs resminya.
Keikutsertaan Indonesia sebagai tuan rumah memiliki nilai strategis karena seluruh pertandingan masuk dalam kalender resmi FIFA Matchday, sehingga hasil laga akan berpengaruh langsung terhadap peringkat dunia FIFA.
Turnamen ini juga akan menjadi ajang pembuktian awal bagi Timnas Indonesia seusai berada di bawah kepemimpinan pelatih anyar, John Herdman. Mantan pelatih Timnas Kanada tersebut diharapkan mampu membawa skuad Garuda tampil kompetitif, termasuk saat menghadapi tim Eropa seperti Bulgaria.
Melalui FIFA Series 2026, Indonesia tidak hanya menargetkan sukses sebagai penyelenggara, tetapi juga membidik hasil maksimal demi mendongkrak posisi di peta sepak bola internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Biaya hidup yang terus meningkat menuntut pengelolaan keuangan yang lebih disiplin. Simak delapan langkah praktis agar kondisi finansial tetap aman hingga akhir
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 3 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
Oknum anggota Polres Tanjab Timur, Bripka SO, dipatsus usai video dirinya berada di arena judi sabung ayam viral. Kasus masih didalami Propam.
Menpar Widiyanti menilai desainer berperan penting memperkenalkan budaya Indonesia melalui wastra sekaligus mendorong shopping tourism.
Bumkal Sumberharjo Sleman sukses memanen melon premium di tanah kas kalurahan. Pemkab Sleman menilai inovasi ini berpotensi meningkatkan ekonomi desa.
Pemerintah mengungkap alasan Indonesia masih tertinggal dari Vietnam dalam pengembangan energi baru terbarukan meski memiliki potensi PLTS mencapai 7.700 GW.