Dewata Challenge 2026: Persib Uji Coba Lawan Sabah FC dan Bali United
Persib Bandung jalani TC di Bali dan ikuti Dewata Challenge Series 2026. Lawan Sabah FC (15/8) dan Bali United (18/8) di Stadion Dipta. Persiapan matangkan skua
Foto ilustrasi sepak bola. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Final Piala Asia U-23 2026 akan menyajikan duel sarat sejarah antara Timnas China U-23 dan Jepang U-23 di Prince Abdullah Al-Faisal Stadium, Jeddah, Arab Saudi, Sabtu (24/1/2026) pukul 22.00 WIB.
China mencetak tonggak baru dengan lolos ke final untuk pertama kalinya setelah membantai Vietnam 3-0 di semifinal melalui gol Peng Xiao, Xiang Yuwang, dan Wang Yudong. Kemenangan telak tersebut menegaskan kesiapan China memburu gelar perdana di level Asia.
Dominasi China terlihat jelas pada babak kedua semifinal. Intensitas serangan yang meningkat membuat pertahanan Vietnam runtuh, memperlihatkan kematangan permainan generasi muda Negeri Tirai Bambu di turnamen ini.
Sementara itu, Jepang melaju ke final seusai menyingkirkan rival klasik Korea Selatan dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal Kaito Koizumi pada menit ke-36 menjadi penentu kemenangan Samurai Biru di Stadion Raja Abdullah Sports City.
Disiplin bertahan dan efektivitas permainan kembali menjadi kunci Jepang melangkah ke final kedua secara beruntun. Konsistensi ini mengukuhkan Jepang sebagai kekuatan dominan sepak bola Asia U-23.
Rekam Jejak Juara Piala Asia U-23
Jepang saat ini menjadi tim tersukses Piala Asia U-23 dengan koleksi dua gelar juara, masing-masing diraih pada edisi 2016 dan 2024. Pada final 2024, Jepang mengalahkan Uzbekistan 1-0 lewat gol dramatis Fuki Yamada pada masa injury time.
Sementara itu, Irak menjuarai edisi perdana 2013, disusul Uzbekistan pada 2018, Korea Selatan pada 2020, dan Arab Saudi pada 2022. Keempat negara tersebut masing-masing mengoleksi satu gelar juara.
China berpeluang menjadi negara ketujuh yang menorehkan prestasi juara sejak turnamen ini pertama kali digelar pada 2013. Di sisi lain, Uzbekistan kembali harus menelan kekecewaan setelah dua kali beruntun menjadi runner-up pada edisi 2022 dan 2024.
China Bidik Sejarah Baru
Keberhasilan menembus final menjadi pencapaian tertinggi China di ajang Piala Asia U-23. Kemenangan telak atas Vietnam menjadi modal kepercayaan diri untuk menghadapi Jepang yang berpengalaman.
Performa agresif pada babak kedua semifinal menunjukkan China tak sekadar numpang lewat di final, melainkan siap memberi perlawanan serius demi mengukir sejarah juara perdana Asia.
Jepang Kejar Gelar Ketiga
Bagi Jepang, final ini menjadi kesempatan mengamankan gelar ketiga sekaligus mempertegas status sebagai tim paling dominan di level U-23 Asia. Samurai Biru berambisi mempertahankan trofi yang mereka raih pada edisi 2024.
Pengalaman tampil di laga-laga krusial menjadi keunggulan utama Jepang saat menghadapi China yang baru pertama kali mencicipi atmosfer final.
Final Sabtu malam nanti akan menjadi penentu apakah China mampu menciptakan sejarah baru atau Jepang kembali menunjukkan superioritasnya di panggung sepak bola Asia U-23.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Persib Bandung jalani TC di Bali dan ikuti Dewata Challenge Series 2026. Lawan Sabah FC (15/8) dan Bali United (18/8) di Stadion Dipta. Persiapan matangkan skua
Program beasiswa santri dan pengasuh pondok pesantren tahun 2026 yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, membuka peluang dan harapan
Produksi perikanan budi daya Gunungkidul mencapai 7.119 ton hingga Juni 2026. Lele mendominasi dengan produksi lebih dari 6.168 ton.
Utang pemerintah tembus Rp10.293,69 triliun per Juni 2026. Sebagian dividen BUMN akan kembali masuk APBN sebagai cadangan fiskal.
BU Printing & Packaging telah lebih dari 15 tahun menangani produksi buku untuk penulis, penerbit, kampus, sekolah, perusahaan hingga instansi
Harga minyak Brent mendekati US$90 per barel saat peluang pembukaan Selat Hormuz makin diragukan akibat konflik Timur Tengah.