Veda Ega Pratama Jatuh di Q2, Start Ke-18 di Motegi
Veda Ega Pratama jatuh di Q2 Moto3 Jepang dan harus start ke-18. David Almansa merebut pole position di Sirkuit Motegi.
Tangkapan layar saat Kiper Cremonese, Emil Audero dilempar petasan pada laga Cremonese vs Inter Milan
Harianjogja.com, JOGJA—Laga lanjutan Liga Italia antara Inter Milan melawan Cremonese diwarnai insiden berbahaya seusai kemenangan 2-0 untuk Inter Milan. Kiper Cremonese, Emil Audero, menjadi korban ledakan petasan yang dilempar dari tribun pendukung Inter, memicu kecaman luas dan permintaan maaf terbuka dari kapten Nerazzurri, Lautaro Martinez.
Insiden tersebut terjadi pada menit ke-50 pertandingan, tak lama seusai Inter Milan memastikan keunggulan dua gol melalui Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski. Sebuah petasan dari arah tribun pendukung Inter mendarat di sekitar area pertahanan Cremonese dan meledak di dekat Emil Audero. Ledakan itu menyebabkan Audero mengalami luka serta bekas terbakar di bagian lutut.
Tim medis segera memberikan penanganan di lapangan. Meski sempat terdampak ledakan, Emil Audero—yang merupakan mantan pemain Inter dan memiliki darah Indonesia—memilih melanjutkan pertandingan hingga usai. Sikap tersebut dinilai sebagai bentuk profesionalisme tinggi di tengah situasi yang membahayakan keselamatan dirinya.
Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, menjadi pemain pertama yang menghampiri Audero seusai kejadian. Ia menyampaikan penyesalan mendalam atas insiden tersebut dan secara terbuka meminta maaf kepada Emil Audero serta seluruh pihak Cremonese. Lautaro menegaskan bahwa tindakan oknum suporter tersebut sama sekali tidak mencerminkan nilai-nilai sepak bola.
“Hal seperti ini tidak boleh terjadi. Ada risiko pribadi di sana. Pesepakbola juga manusia,” ujar Lautaro Martinez dikutip dari DAZN.
Dalam pernyataannya, Lautaro juga menekankan bahwa pertandingan sepak bola disaksikan oleh publik global sehingga perilaku suporter turut mencerminkan citra klub dan kompetisi. Ia mengutuk keras segala bentuk kekerasan dan tindakan berbahaya di stadion yang dapat mengancam keselamatan pemain.
Di tengah insiden tersebut, Lautaro Martinez tetap tampil gemilang dan dinobatkan sebagai Man of the Match. Seusai menerima penghargaan individu itu, ia mendedikasikannya untuk sang putri yang tengah berulang tahun, sekaligus menegaskan bahwa keselamatan pemain harus menjadi prioritas utama di atas hasil pertandingan.
Meski Inter Milan sukses meraih kemenangan, insiden petasan yang melukai Emil Audero menjadi catatan serius bagi sepak bola Italia. Kejadian ini menambah daftar panjang masalah perilaku suporter di stadion. Seusai peristiwa ini mencuat, otoritas liga diharapkan segera melakukan investigasi menyeluruh dan menjatuhkan sanksi tegas demi menjaga keamanan serta integritas kompetisi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Veda Ega Pratama jatuh di Q2 Moto3 Jepang dan harus start ke-18. David Almansa merebut pole position di Sirkuit Motegi.
Bapanas memastikan stok beras premium dan medium di pasar tradisional tersedia. Harga beras premium tercatat Rp14.200 per kg.
John Herdman ingin memutus rekor buruk Timnas Indonesia atas Thailand sekaligus membawa Garuda juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Kulit terasa kesat setelah cuci muka bukan tanda benar-benar bersih. Dokter menjelaskan cara cleansing yang efektif tanpa merusak kulit.
Gempa mengguncang Sukabumi dan Malang pada Minggu malam. Simak data BMKG serta panduan mitigasi gempa sebelum, saat, dan sesudah bencan
Kevin Diks meminta Timnas Indonesia tetap fokus dan tak terbawa emosi saat menghadapi Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026.