Lazio Puncaki Klasemen Liga Italia Setelah 5.836 Hari

Jumali
Jumali Senin, 02 November 2026 06:07 WIB
Lazio Puncaki Klasemen Liga Italia Setelah 5.836 Hari

Logo Serie A Italia./JIBI

Harianjogja.com, JOGJA—Lazio kembali menempati puncak klasemen sementara Liga Italia Serie A setelah menaklukkan Cagliari dengan skor 2-1 di Stadion Olimpico, Roma, Minggu (1/11/2026) malam WIB. Kemenangan melalui skema comeback tersebut sekaligus mengakhiri penantian panjang klub berjuluk Biancocelesti untuk berdiri sendirian di posisi teratas klasemen.

Lazio terakhir kali merasakan posisi puncak klasemen Serie A secara tunggal 5.836 hari lalu. Catatan tersebut membuat kemenangan atas Cagliari terasa semakin istimewa bagi tim tuan rumah.

Dalam pertandingan ini, Lazio sempat tertinggal akibat gol M'Bala Nzola pada menit ke-20. Namun, Gustav Isaksen menyamakan kedudukan pada menit ke-36 sebelum Andrea Pinamonti mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-83.

Hasil positif tersebut juga memperpanjang tren kemenangan Lazio menjadi enam pertandingan beruntun. Sebelumnya, mereka mencatatkan kemenangan telak 6-2 atas Sassuolo pada pertengahan pekan.

Lazio Sempat Tertinggal dari Cagliari

Bermain di hadapan pendukung sendiri, Lazio justru harus menerima kenyataan tertinggal lebih dahulu. Cagliari membuka keunggulan melalui M'Bala Nzola pada menit ke-20.

Gol tersebut berawal dari penetrasi Alieu Fadera di sisi kanan. Bola sempat membentur Reda Belahyane sebelum kembali dikuasai Fadera. Ia kemudian mengirimkan umpan tarik yang berhasil diselesaikan Nzola dari jarak dekat.

Lazio tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk membalas. Pada menit ke-36, kerja sama Tijjani Noslin dan Kenneth Taylor membuka ruang bagi Gustav Isaksen untuk melepaskan tembakan dari luar kotak penalti.

Tendangan keras Isaksen melengkung menuju sudut atas gawang Cagliari. Kiper Elia Caprile gagal menjangkau bola sehingga skor berubah menjadi 1-1.

Gol Pinamonti Pastikan Kemenangan Lazio

Memasuki babak kedua, kedua tim saling berusaha menciptakan peluang. Lazio beberapa kali mengancam pertahanan Cagliari melalui tendangan bebas Taylor dan pergerakan Noslin.

Kebuntuan baru terpecahkan pada menit ke-83. Gol kedua Lazio diawali situasi ketika Alessandro Deiola terkapar setelah wajahnya terkena bola saat berusaha memblok tembakan Fisayo Dele-Bashiru.

Di tengah situasi tersebut, Alfonso Pedraza yang terjatuh secara akrobatik berhasil meneruskan umpan silang Isaksen ke arah Andrea Pinamonti. Penyerang Lazio itu kemudian menyundul bola dari jarak sekitar lima meter untuk membawa tuan rumah berbalik unggul 2-1.

Kesempatan Cagliari untuk mengejar ketertinggalan semakin berat setelah Adam Obert menerima kartu kuning kedua pada menit ke-91. Ia diusir dari lapangan setelah menjatuhkan Isaksen sehingga Cagliari harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.

Hingga pertandingan berakhir, keunggulan 2-1 tetap bertahan untuk Lazio. Tambahan tiga poin tersebut membawa Biancocelesti ke puncak klasemen sementara Serie A sekaligus mengakhiri penantian selama 5.836 hari untuk kembali menjadi pemuncak klasemen sendirian.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online