DPRD DIY Ungkap Masalah Serius Sektor Pertanian, Ini Penjelasannya
DPRD DIY ungkap irigasi rusak, petani kesulitan air, hingga alih fungsi lahan yang ancam ketahanan pangan.
Pemain PSIM Jogja, Jop van der Avert seusai sesi latihan di Stadion Mandala Krida Jogja, Kamis (5/2/2026). - Harian Jogja/ Ariq Fajar Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA—Adaptasi Jop van der Avert di PSIM Jogja berlangsung cepat seusai resmi bergabung, dan bek asal Belanda itu langsung merasa nyaman dengan atmosfer tim Laskar Mataram. Rekrutan anyar tersebut menilai kualitas skuad serta suasana latihan mendukung prosesnya memahami ritme permainan di kompetisi musim ini.
Pemain sepakbola berusia 25 tahun yang terakhir merumput di K League 2 bersama Chungbuk Cheongju itu menyebut hari-hari pertamanya berjalan positif, termasuk saat mengikuti sesi latihan di Stadion Mandala Krida Jogja, Kamis (5/2/2026). Ia menilai metode kepelatihan Jean-Paul Van Gastel selaras dengan perspektifnya tentang sepak bola modern.
“Saya rasa sangat bagus. Kita punya tim yang menyenangkan, tim yang bagus menurut saya. Jadi ya, hari pertama berjalan sangat baik,” kata Jop saat ditemui seusai latihan.
Menurutnya, kesamaan latar belakang dengan Van Gastel yang sama-sama berasal dari Belanda memudahkan komunikasi, terutama dalam memahami taktik dan filosofi permainan yang diterapkan di PSIM Jogja.
“Ya, sangat bagus. Tentu saja dia orang Belanda, jadi saya rasa kami memiliki pemikiran yang sama tentang sepak bola dan taktik. Jadi saya rasa itu sangat bagus,” jelasnya.
Dari sisi interaksi di lapangan maupun di ruang ganti, Jop tidak mengalami kendala berarti. Ia menyebut mayoritas pemain PSIM Jogja mampu berbahasa Inggris. Selain itu, keberadaan beberapa pemain Belanda lain di dalam skuad turut mempercepat proses adaptasinya.
“Sebagian besar pemain bisa berbahasa Inggris, jadi bagi saya itu sangat baik. Kami juga punya beberapa pemain Belanda, tentu saja ada Donny dan Anton, jadi komunikasinya sangat lancar,” ucapnya.
Terkait peran di lapangan, Jop menegaskan posisi utamanya adalah bek tengah kiri. Meski memiliki fleksibilitas untuk dimainkan sebagai bek sayap, ia merasa lebih optimal saat menjaga sektor jantung pertahanan.
“Posisi saya adalah bek tengah kiri. Bisa saja bermain sebagai bek sayap, tapi saya lebih memilih posisi bek tengah kiri,” katanya.
Ia juga membeberkan alasan menerima pinangan PSIM Jogja. Klub dengan sejarah panjang dan dukungan suporter fanatik menjadi pertimbangan penting dalam keputusannya melanjutkan karier di Indonesia.
“Ini klub yang indah, klub besar dengan basis penggemar yang luar biasa. Saya rasa banyak orang ingin bermain di sini, termasuk saya,” tuturnya.
Untuk target musim ini, Jop bertekad membantu PSIM Jogja mengumpulkan poin sebanyak mungkin demi menjaga posisi di kompetisi. Namun, ia mengakui kondisinya belum sepenuhnya siap jika harus tampil dalam waktu dekat, termasuk menghadapi Persis Solo pada Jumat (6/2/2026).
Sementara itu, Van Gastel memastikan Jop belum masuk dalam daftar pemain yang dapat diturunkan pada laga terdekat. Ia menilai sang pemain masih membutuhkan tambahan waktu latihan setelah mengakhiri musim di Korea Selatan pada November lalu, sehingga proses adaptasi fisik dan intensitas pertandingan tetap menjadi perhatian tim pelatih dalam agenda persiapan PSIM Jogja ke depan.
“Jop tidak tersedia untuk besok karena saya pikir dia butuh lebih banyak latihan. Dia mengakhiri musim di Korea pada bulan November, jadi dia butuh sedikit lebih banyak waktu latihan,” ujar Van Gastel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD DIY ungkap irigasi rusak, petani kesulitan air, hingga alih fungsi lahan yang ancam ketahanan pangan.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.