KPK Usut Peran Perusahaan Mulyono dalam Kasus Restitusi Pajak
KPK memeriksa 10 saksi di Surabaya dan Surakarta untuk mengonfirmasi hasil penggeledahan serta mengusut perusahaan milik Mulyono.
Logo BRI Super League. - Ist
Harianjogja.com, BANDARLAMPUNG—Borneo FC menaklukkan Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan skor 2–1 dalam lanjutan Super League Indonesia 2025/2026 di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim, Bandarlampung, Sabtu (7/2/2026), sekaligus menjaga jarak dengan Persib Bandung di papan atas klasemen.
Hasil Super League ini membuat Borneo FC tetap bertahan di posisi kedua dengan 46 poin, menempel ketat Persib Bandung, sedangkan Bhayangkara Presisi Lampung FC tertahan di peringkat kesembilan dengan 26 poin.
Pada babak pertama, Bhayangkara tampil lebih agresif. Trio lini depan mereka, Sidibe, Privat Mbarga, dan Doumbia, bergantian menekan pertahanan Borneo yang dikawal Nadeo Arga Winata.
Peluang pertama hadir pada menit ke-10 ketika Privat Mbarga melepaskan sepakan dari luar kotak penalti, tetapi bola melambung di atas mistar. Enam menit berselang, pada menit ke-16, Mbarga kembali mengancam lewat sundulan memanfaatkan umpan Sidibe. Pada menit ke-27, Doumbia gagal memaksimalkan peluang emas di depan gawang seusai menerima sodoran dari Mbarga.
Gol yang dinanti publik tuan rumah akhirnya tercipta pada menit ke-45+4. Serangan balik cepat yang dibangun Mbarga dan Doumbia dituntaskan Privat Mbarga melalui sepakan keras yang membentur Komang Teguh sebelum mengecoh Nadeo.
Meski tertekan, Borneo bukan tanpa perlawanan. Peralta dan rekan-rekannya sempat menciptakan sejumlah peluang ke gawang Bhayangkara yang dijaga Aqil Savik, tetapi belum membuahkan hasil hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Borneo meningkatkan intensitas serangan demi menjaga asa bersaing di papan atas Super League. Upaya itu membuahkan hasil cepat pada menit ke-49. Komang Teguh mencetak gol penyama kedudukan melalui tandukan memanfaatkan bola mati kiriman Caxambu.
Setelah skor menjadi 1–1, Borneo tampil lebih dominan. Peluang demi peluang lahir dari Peralta, Obi, dan Kaio Nunes, yang membuat lini belakang Bhayangkara bekerja ekstra keras.
Gol penentu kemenangan hadir pada menit ke-77. Kaio Nunes menusuk dari sisi kiri pertahanan Bhayangkara, melewati Alan Cardozo, lalu mengirim umpan matang ke dalam kotak penalti yang disambar Ikhwanul Zikrak menjadi gol.
Unggul 2–1, Borneo bermain lebih tenang dan mengandalkan serangan balik. Sejumlah peluang tercipta pada menit-menit akhir, baik dari Borneo maupun Bhayangkara, tetapi skor tidak berubah hingga peluit panjang dibunyikan wasit.
Kemenangan Super League ini mempertegas posisi Borneo FC sebagai pesaing serius di jalur juara, dengan selisih poin yang tetap tipis dari Persib Bandung, sementara Bhayangkara Presisi Lampung FC harus berbenah agar tidak tertinggal dalam persaingan papan tengah klasemen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK memeriksa 10 saksi di Surabaya dan Surakarta untuk mengonfirmasi hasil penggeledahan serta mengusut perusahaan milik Mulyono.
Prabowo resmi umumkan proyek Giant Sea Wall sepanjang 575 km dari Banten-Gresik. Butuh waktu 15-20 tahun, lindungi 50 juta warga. Indonesia belajar dari Belanda
Elkan Baggott resmi masuk skuad Millwall untuk Championship 2026/2027. Bek Timnas Indonesia akan mengenakan nomor punggung 12 usai direkrut dari Ipswich Town.
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola menegaskan Marc Marquez dan Ducati masih menjadi ancaman besar dalam perebutan gelar MotoGP 2026 meski Jorge Martin memimpin k
Media Vietnam Soha menyoroti kemerosotan karier pemain naturalisasi Timnas Indonesia usai meninggalkan Eropa. Sandy Walsh, Ragnar Oratmangoen, hingga Marselino
Pameran Fotografi Rana Budaya #4 bertajuk FYP (For Your People) di TBY, Kota Jogja, yang telah dibuka pada Jumat (14/8/2026) sore hingga 23 Agustus mendatang