Pelatih Curacao Mundur Jelang Piala Dunia 2026, Ada Konflik Internal?
Pelatih Curacao Fred Rutten mundur jelang Piala Dunia 2026. Dick Advocaat disebut berpeluang kembali menangani tim.
Ilustrasi balapan Formula 1 - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Formula 1 membatalkan eksperimen dua pit stop wajib di Monaco 2026. Aturan itu sebelumnya dikritik pebalap top karena dianggap membuat balapan membosankan.
Regulasi dua pit stop wajib—dengan penggunaan tiga set ban berbeda—mulanya diterapkan pada 2025 untuk menciptakan variasi strategi dan meningkatkan peluang salip-menyalip di Monte Carlo.
Namun kenyataan di lintasan justru berbanding terbalik. Balapan edisi 2025 dinilai minim aksi dan cenderung monoton, bahkan hanya mencatatkan satu overtaking legal sepanjang 78 lap.
Bumerang “Blocker Car”
Alih-alih menciptakan strategi menarik, aturan tersebut justru dimanfaatkan tim papan tengah dengan taktik “blocker car”.
pebalap di posisi belakang sengaja melaju dua hingga tiga detik lebih lambat untuk menahan rombongan di belakangnya. Strategi ini memberi ruang bagi rekan setim melakukan pit stop tanpa kehilangan posisi.
Skema tersebut memicu kritik karena dianggap mengorbankan esensi balapan kompetitif.
Kritik Pedas Pebalap
Sejumlah pebalap papan atas secara terbuka mengecam aturan tersebut.
Carlos Sainz Jr. menyebutnya sebagai bentuk manipulasi balapan.
"Anda mengemudi dua atau tiga detik lebih lambat... Ini bukan balapan, ini manipulasi," kritiknya.
Sementara itu, Max Verstappen menyindir regulasi tersebut dengan membandingkannya dengan gim Mario Kart. Ia menilai pit stop tambahan tidak mengubah fakta bahwa menyalip di Monaco tetap nyaris mustahil dengan dimensi mobil modern.
Pengakuan FIA
Direktur Single-Seater FIA, Nikolas Tombazis, mengakui bahwa mandat pit stop hanyalah solusi sekunder.
Menurutnya, akar persoalan terletak pada karakteristik sirkuit Monte Carlo yang sempit dan tidak banyak menyediakan ruang untuk manuver menyalip, terutama bagi mobil F1 modern yang semakin besar.
Dengan dicabutnya aturan tersebut, GP Monaco 2026 akan kembali menggunakan regulasi standar ban seperti seri lainnya saat digelar pada Juni 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelatih Curacao Fred Rutten mundur jelang Piala Dunia 2026. Dick Advocaat disebut berpeluang kembali menangani tim.
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA 13 Mei 2026. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
Daftar lengkap lokasi pemadaman listrik sementara di Yogyakarta, Sleman, Sedayu, dan Gunungkidul pada Rabu, 13 Mei 2026. Cek jadwal pemeliharaan jaringan PLN di
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya Rabu 13 Mei 2026 berdasarkan data resmi KAI Access.
Update prakiraan cuaca Jogja dan sekitarnya untuk Rabu, 13 Mei 2026. Cek daftar wilayah yang berpotensi hujan ringan serta pantauan suhu udara di seluruh DIY.
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.