Arsenal Bangkit dari Ketertinggalan, Leeds Tumbang 2-1 di Emirates
Arsenal bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Leeds United 2-1. Gol Riccardo Calafiori dan Bruno Guimarães memastikan tiga poin bagi The Gunners.
Pesepak bola tim nasional Indonesia Elkan Baggott (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Tim Nasional Curacao Rangelo Maria (kiri) pada pertandingan Fifa Match Day di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (24/9/2022) / ANTARA FOTO- Raisan Al Farisi
Harianjogja.com, JOGJA—Tim nasional Curacao menghadapi guncangan besar hanya sebulan sebelum tampil untuk pertama kalinya di ajang Piala Dunia 2026. Pelatih kepala Fred Rutten resmi mengundurkan diri di tengah persiapan menuju turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.
Keputusan mengejutkan itu diumumkan langsung oleh Federasi Sepak Bola Curacao pada Senin (11/5/2026). Situasi ini memunculkan kekhawatiran karena Curacao sedang bersiap menjalani debut bersejarah mereka di Piala Dunia.
Meski federasi tidak menjelaskan alasan detail pengunduran diri tersebut, sejumlah laporan media internasional menyebut adanya ketegangan serius di internal tim.
Dalam pernyataannya kepada BBC, Rutten mengisyaratkan adanya hubungan yang tidak sehat di lingkungan skuad.
“Iklim yang merusak hubungan profesional yang sehat di antara para pemain dan staf tidak boleh dibiarkan muncul,” ujar Rutten.
Pernyataan itu memicu spekulasi mengenai konflik internal yang terjadi menjelang turnamen.
Di tengah kekosongan kursi pelatih, nama Dick Advocaat langsung mencuat sebagai kandidat kuat pengganti.
Advocaat bukan sosok asing bagi Curacao. Pelatih senior asal Belanda itu merupakan tokoh penting yang berhasil membawa Curacao lolos ke Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Ia sebelumnya mundur dari jabatannya pada awal tahun untuk fokus merawat kondisi kesehatan putrinya.
Kini, setelah kondisi keluarganya disebut membaik, Advocaat dikabarkan siap kembali menangani tim nasional Curacao.
Jika benar kembali, Advocaat berpotensi mencatat sejarah sebagai pelatih tertua yang pernah memimpin tim di putaran final Piala Dunia.
Situasi ini juga dianggap sebagai perubahan sikap besar dari federasi sepak bola Curacao. Sebab, beberapa hari sebelum pengunduran diri Rutten, federasi masih menyatakan dukungan penuh kepada sang pelatih untuk memimpin tim di Piala Dunia.
Terlepas dari drama internal tersebut, pencapaian Curacao sendiri sudah mencuri perhatian dunia sepak bola.
Curacao akan menjalani debut pertama mereka di putaran final Piala Dunia pada edisi 2026.
Negara berpenduduk sekitar 160 ribu jiwa itu juga tercatat sebagai negara dengan populasi terkecil yang pernah lolos ke Piala Dunia.
Curacao tergabung di Grup E dan dijadwalkan menghadapi tuan rumah Jerman pada laga pembuka 15 Juni 2026 di Houston, Amerika Serikat.
Setelah itu, mereka akan menghadapi Ekuador dan Pantai Gading dalam fase grup.
Kini perhatian publik tertuju pada bagaimana Curacao mengatasi situasi pelik ini.
Pergantian pelatih menjelang turnamen besar sering kali berdampak terhadap mental tim. Namun di sisi lain, kembalinya Advocaat juga bisa menjadi suntikan motivasi bagi skuad yang sedang menghadapi tekanan besar.
Dengan waktu persiapan yang semakin sempit, Curacao dituntut segera menemukan stabilitas agar mampu tampil kompetitif dalam debut bersejarah mereka di Piala Dunia 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Arsenal bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Leeds United 2-1. Gol Riccardo Calafiori dan Bruno Guimarães memastikan tiga poin bagi The Gunners.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin, 12 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan dan tarif tiket Rp8.000.
Pemerintah mencatat setoran Rp57,1 triliun dari Satgas PKH selama 2025–2026, termasuk pajak dan PNBP hasil penertiban kawasan hutan.
Edisi pertama Harry Potter and the Goblet of Fire bertanda tangan J.K. Rowling hadir di BBW 2026 melalui kolaborasi dengan Goldsboro Books.
Polda Sultra menempatkan dua anggota Polres Baubau di patsus selama tujuh hari terkait dugaan penganiayaan dan intimidasi terhadap jurnalis TV One.
Timnas Putri U17 Indonesia mengalahkan Singapura 5-0 dan lolos ke Piala Asia Putri U17 2027 di China dengan sembilan poin sempurna.