Korban Tewas Akibat Gempa M7,7 NTT Bertambah Jadi 14 Orang
BNPB mencatat 14 orang meninggal akibat gempa M7,7 NTT. Sebanyak 2.000 warga mengungsi dan puluhan rumah mengalami kerusakan.
Timnas Indonesia harus puas menjadi runner-up FIFA Series 2026 usai kalah tipis 0-1 dari Bulgaria di SUGBK. Gol penalti Marin Petkov jadi pembeda. /Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA — Tim Nasional Indonesia harus menelan pil pahit dalam laga final FIFA Series 2026 Grup Indonesia setelah takluk dengan skor tipis 0-1 dari Bulgaria. Meski tampil dominan di sepanjang pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (30/3/2026) malam, skuat Garuda gagal membalas gol tunggal lawan yang tercipta dari titik putih.
Pasukan asuhan John Herdman menunjukkan mentalitas luar biasa dengan bermain tanpa rasa takut melawan tim Eropa yang memiliki peringkat FIFA jauh di atas mereka. Sejak peluit pertama dibunyikan, Indonesia mampu mengimbangi permainan fisik Bulgaria dan berulang kali mengeksploitasi lebar lapangan untuk membongkar pertahanan lawan.
Namun, Bulgaria menerapkan strategi pragmatis dengan pertahanan model low block yang sangat disiplin. Alur bola Indonesia kerap mencapai area pertahanan lawan, tetapi penyelesaian akhir selalu terbentur rapatnya barisan belakang tim tamu yang hanya mengandalkan serangan balik cepat.
Momen krusial terjadi pada menit ke-35 saat wasit Nazmi Nasaruddin melakukan peninjauan melalui Video Assistant Referee (VAR). Hasil tinjauan menunjukkan adanya kontak antara Kevin Diks dengan Zdravko Dimitrov di kotak terlarang. Wasit kemudian menghadiahi penalti bagi Bulgaria pada menit ke-38 yang dieksekusi dengan sempurna oleh Marin Petkov ke sisi kanan gawang Emil Audero.
Memasuki babak kedua, John Herdman mencoba melakukan perubahan strategi dengan memasukkan tenaga baru seperti Ivar Jenner, Elkan Baggott, hingga Eliano Reijnders. Keputusan ini membuat intensitas serangan Indonesia meningkat tajam. Elkan bahkan nyaris menyamakan kedudukan melalui sundulan memanfaatkan lemparan ke dalam Kevin Diks, namun bola berhasil disapu pemain lawan di garis gawang.
Keberuntungan tampaknya belum berpihak pada Garuda malam ini. Pada menit ke-72, sontekan cungkil Ole Romeny di dalam kotak penalti hanya membentur mistar gawang. Tekanan terus diberikan di fase akhir laga melalui pergerakan Dony Tri Pamungkas dan Beckham Putra Nugraha yang masuk sebagai pemain pengganti.
Peluang emas terakhir didapat oleh bek Rizky Ridho yang merangsek maju ke depan. Tembakan kerasnya berhasil ditepis kiper Dimitar Mitov, namun bola rebound yang melambung kembali mengenai mistar gawang Bulgaria. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-1 untuk keunggulan Bulgaria tetap bertahan.
Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi berharga bagi John Herdman dalam mematangkan skuat jelang agenda internasional berikutnya. Meski kalah secara skor, statistik menunjukkan Indonesia mampu memberikan perlawanan sengit dan mendikte permainan tim tangguh dari Benua Biru tersebut di hadapan puluhan ribu pendukung setianya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BNPB mencatat 14 orang meninggal akibat gempa M7,7 NTT. Sebanyak 2.000 warga mengungsi dan puluhan rumah mengalami kerusakan.
Kemkomdigi meminta Google dan Apple menghapus aplikasi Hornet dari Play Store dan App Store di Indonesia karena persoalan kepatuhan aturan PSE dan aduan masyara
Google menghadirkan fitur baru yang memungkinkan pengguna menghapus watermark pada gambar, video, dan musik hasil kreasi AI Gemini.
Korban gempa M7,7 di Nagekeo, NTT bertambah menjadi 38 jiwa. Ribuan warga mengungsi, bandara, pelabuhan, dan fasilitas kesehatan terdampak.
Gempa M7,7 di Flores, NTT, menyebabkan 200 BTS mengalami gangguan di 10 kabupaten/kota. Komdigi bersama operator seluler melakukan pemulihan jaringan.
Menganggur bukan berarti keuangan harus berantakan. Simak 8 cara menghemat pengeluaran agar uang bertahan lebih lama saat belum memiliki pemasukan.