Kutukan VTuber Essie, Tim yang Didukung di Piala Dunia Langsung Kalah
Kutukan VTuber Essie di Piala Dunia 2026: setiap tim yang didukungnya kalah. Brasil, Meksiko, hingga Kolombia jadi korban. Kini Prancis ketakutan.
Nathan Tjoe A-on./Instagram @nathantjoeaon
Harianjogja.com, AMSTERDAM — Kasus ‘passportgate’ yang sempat menghambat karier pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda mulai menemukan titik terang. Justin Hubner dan Nathan Tjoe-A-On kini berpeluang kembali bermain dalam waktu dekat tanpa terbebani regulasi ketat pemain non-Uni Eropa.
Perkembangan ini menjadi angin segar bagi publik sepak bola Indonesia yang sempat khawatir terhadap kelanjutan karier para pemain di Eropa.
Kabar positif ini diungkap jurnalis ESPN Belanda, Christian Willaert, yang menyebut operator liga Eredivisie CV bersama Dinas Imigrasi dan Naturalisasi Belanda tengah menyiapkan solusi administratif.
Solusi tersebut berupa pemberian izin tinggal permanen bagi pemain yang lahir dan besar di Belanda, meski kini berstatus sebagai Warga Negara Indonesia.
Jika skema ini disahkan, para pemain tidak lagi diwajibkan memenuhi aturan ketat bagi pemain non-Uni Eropa, termasuk syarat gaji minimum yang mencapai sekitar 600 ribu euro per tahun.
“Dengan cara itu, mereka tidak perlu memiliki izin kerja dan juga tidak harus memenuhi syarat gaji tinggi, namun tetap bisa bermain untuk negara seperti Indonesia,” ujar Willaert dikutip dari Voetbalpraat.
Kebijakan ini menjadi solusi penting karena perubahan status kewarganegaraan sebelumnya membuat mereka kehilangan paspor Belanda dan otomatis masuk kategori pemain asing.
Empat Pemain Terdampak
Kasus ini melibatkan sejumlah pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Belanda, yaitu:
Permasalahan ini mencuat setelah protes dari NAC Breda terkait status Dean James, yang kemudian memicu investigasi federasi sepak bola Belanda (KNVB).
Hasilnya, ditemukan sekitar 25 pemain di liga Belanda mengalami persoalan administratif serupa.
Akibat kasus ini, para pemain sempat tidak diizinkan tampil maupun berlatih bersama klub untuk menghindari risiko sanksi. Namun, Willaert menilai solusi yang sedang disiapkan berpotensi rampung dalam waktu relatif singkat.
“Ada harapan besar bahwa menemukan solusi yang tepat tidak akan memakan waktu berbulan-bulan,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kutukan VTuber Essie di Piala Dunia 2026: setiap tim yang didukungnya kalah. Brasil, Meksiko, hingga Kolombia jadi korban. Kini Prancis ketakutan.
Jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo Jumat 10 Juli 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips agar tak kehabisan tiket, dan alasan Prameks jadi favorit.
Pemkot Jogja meminta masyarakat menjaga water station di Malioboro setelah sejumlah unit rusak akibat disalahgunakan. Edukasi pengguna dan perbaikan fasilitas.
Pemkab Sleman mengalokasikan hibah Rp3,193 miliar untuk tujuh ormas keagamaan dan 14 tempat ibadah pada 2026. Dana berasal dari APBD dan akan diawasi penggunaan
Pemkab Bantul mengusulkan sekitar 1.000 rumah tidak layak huni kepada Kementerian PKP untuk mendapat bantuan rehabilitasi pada 2027. Sebanyak 500-600 unit.
Perawatan paliatif bantu pasien kronis tetap nyaman meski tak sembuh. Namun, lebih dari 90% pasien di Indonesia belum mendapat layanan ini.