Menteri UMKM: Pendapatan Ojol Tak Turun usai Komisi 8 Persen
Menteri UMKM menyatakan pendapatan ojol tidak turun setelah skema komisi 92:8 berlaku. Penurunan penghasilan disebut dipengaruhi musim libur
Pelatih Timnas U-17 Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto (tengah), saat memimpin sesi latihan di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (9/4/2026). Latihan tersebut sebagai persiapan menghadapi Piala AFF U-17 di Sidoarjo dan Gresik pada 11–24 April 2026. - ANTARA FOTO/Rizal Hanafi/agr
Harianjogja.com, JAKARTA— Timnas U-17 Indonesia menghadapi ujian berat menjaga performa tetap stabil sepanjang fase grup Piala AFF U-17 2026 di Jawa Timur. Konsistensi dinilai menjadi faktor penentu untuk membuka peluang lolos hingga fase semifinal.
Turnamen ini berlangsung pada 11–24 April 2026 dengan Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Malaysia, dan Timor Leste. Jadwal pertandingan yang berurutan membuat tim harus mampu menjaga ritme permainan sejak laga awal.
Pengamat sepak bola Indonesia Mohamad Kusnaeni atau Bung Kus menilai tantangan terbesar ada pada kemampuan pemain mempertahankan kualitas permainan dari satu laga ke laga berikutnya.
“Kuncinya adalah bagaimana mengatur para pemain supaya bisa konsisten,” ujar Kusnaeni di Jakarta, Jumat (10/4/2026).
Menurutnya, fase grup menjadi fondasi penting. Indonesia akan memulai laga melawan Timor Leste pada Senin (13/4/2026), dilanjutkan menghadapi Malaysia pada Kamis (16/4/2026), dan Vietnam pada Minggu (19/4/2026).
Ia menilai pertandingan awal melawan Timor Leste relatif lebih ringan. Namun, intensitas akan meningkat saat menghadapi Malaysia hingga Vietnam yang memiliki kualitas lebih tinggi.
Karena itu, Kusnaeni menekankan agar grafik permainan tim tidak menurun. Bahkan, ia berharap performa Indonesia justru meningkat dan mencapai puncaknya saat menghadapi Vietnam.
“Sedapat mungkin grafik permainan meningkat. Sebisa mungkin saat melawan Vietnam kita bisa memperlihatkan permainan terbaik. Selain itu, pemain harus dijaga agar tidak ada yang cedera dan mendapatkan kartu merah,” katanya.
Jika konsistensi tersebut terjaga, peluang Indonesia untuk menjadi juara grup atau setidaknya lolos ke semifinal dinilai semakin terbuka. Hal ini sekaligus menjaga kans untuk kembali meraih trofi.
Meski demikian, menjaga performa stabil di tim usia muda bukan perkara mudah. Kusnaeni menyebut faktor mental pemain yang mudah naik turun menjadi tantangan tersendiri.
Beban tersebut kini berada di tangan pelatih Kurniawan Dwi Yulianto yang dituntut mampu membangun chemistry sekaligus menjaga stabilitas mental tim.
Menurut Kusnaeni, pengalaman Kurniawan melatih tim usia muda menjadi modal penting. Ia pernah menangani tim U-19 di Como, yang diharapkan bisa membantu dalam membentuk karakter dan kekompakan skuad.
“Akan tetapi, berkaca dari pengalaman Kurniawan yang banyak menangani tim usia muda, tidak hanya timnas, dia mempunyai modal. Di Como, misalnya, dia sempat melatih U-19,” ujarnya.
Dalam turnamen ini, 12 tim dibagi ke dalam tiga grup yang masing-masing berisi empat tim. Setiap juara grup otomatis melaju ke semifinal, sementara satu tiket lainnya diberikan kepada runner-up terbaik.
Indonesia sendiri memiliki catatan positif dengan dua gelar juara pada edisi 2018 dan 2022 saat ajang ini masih mempertandingkan kelompok usia U16.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menteri UMKM menyatakan pendapatan ojol tidak turun setelah skema komisi 92:8 berlaku. Penurunan penghasilan disebut dipengaruhi musim libur
Program Makan Bergizi Gratis di Bantul kembali berjalan. Sekitar 100 dapur telah beroperasi, sementara 35 lainnya masih menyelesaikan persiapan.
Bendungan Jlantah di Desa Tlobo, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar adalah salah satu bendungan yang diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto
SMPN 10 Jogja menambah dua rombongan belajar pada tahun ajaran 2026/2027 sehingga mampu menampung 64 siswa tambahan di tengah tingginya minat SMP negeri.
Setelah sukses menyambangi berbagai kota di Indonesia, CLASSY Modifest 2026 resmi menutup rangkaian kompetisinya di Yogyakarta pada 27–28 Juni 2026
Harga cabai kembali turun pada 13 Juli 2026. Beras dan minyak goreng masih stabil, sementara kenaikan hanya terjadi pada beberapa komoditas pangan.