Oxford United Tak Ikut Piala Presiden 2026, Ini Kata Erick Thohir

Newswire
Newswire Senin, 06 Juli 2026 20:47 WIB
Oxford United Tak Ikut Piala Presiden 2026, Ini Kata Erick Thohir

Piala Presiden - Pialapresiden.id

Harianjogja.com, JAKARTA—Ketua Umum PSSI Erick Thohir menjelaskan alasan Oxford United tidak kembali ambil bagian dalam Piala Presiden 2026. Setelah tampil pada edisi sebelumnya, klub asal Inggris itu kini tidak masuk dalam daftar peserta karena penyelenggara ingin menghadirkan variasi peserta demi meningkatkan daya tarik turnamen pramusim tersebut.

Pada Piala Presiden 2026, jumlah kontestan bertambah menjadi delapan tim. Selain lima klub Indonesia, panitia tetap mengundang klub luar negeri agar peserta memiliki kesempatan menghadapi lawan dengan karakter permainan yang berbeda.

Erick Thohir: Piala Presiden Harus Tetap Menarik

Dalam konferensi pers Piala Presiden 2026 di SCTV Tower, Jakarta Pusat, Senin, Erick Thohir mengatakan penyelenggara terus melakukan berbagai penyesuaian agar turnamen tetap menarik untuk disaksikan.

"Memang kan Piala Presiden ini harus menarik. Kenapa kita juga improvisasi tahun ini dengan ada klub-klub legendaris dan juga klub-klub dari ini, ya sebagai tontonan yang menariklah," kata Erick yang merupakan pemilik Oxford United itu.

Oxford United sebelumnya menjadi salah satu klub asing pertama yang tampil di Piala Presiden 2025 bersama Port FC dari Thailand. Saat itu, klub yang diperkuat dua pemain Timnas Indonesia, Ole Romeny dan Marselino Ferdinan, berhasil melaju hingga babak final.

Namun, langkah Oxford United untuk meraih gelar juara terhenti setelah kalah 1-2 dari Port FC yang diperkuat Asnawi Mangkualam.

Peserta Piala Presiden 2026 Bertambah Jadi Delapan Tim

Berbeda dengan edisi sebelumnya yang hanya diikuti enam peserta, Piala Presiden 2026 menghadirkan delapan klub.

Lima klub Indonesia yang berpartisipasi adalah Persib Bandung, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, PSMS Medan, dan Arema FC.

Sementara itu, tiga peserta dari luar negeri terdiri atas Port FC dari Thailand, Tampines Rovers dari Singapura, serta DPMM FC dari Brunei Darussalam. Kehadiran Tampines Rovers dan DPMM FC sekaligus menggantikan Oxford United yang tidak ikut pada edisi tahun ini.

Menurut Erick, kehadiran klub-klub luar negeri memberikan kesempatan bagi klub Indonesia untuk mengukur kemampuan sekaligus memperkaya pengalaman bertanding.

"‎Nah, ini kesempatan, saya rasa, semua klub yang ada di Indonesia, selain mereka bersaing dengan sejarahnya, dan juga mempersiapkan untuk sampai di titik mana, mereka juga bisa untuk coba bertanding dengan klub-klub dari luar negeri seperti Port FC yang kemarin juara," ucap Erick.

Dua Stadion Jadi Arena Piala Presiden 2026

Edisi kedelapan Piala Presiden akan berlangsung di dua stadion, yakni Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, dan Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Grup A akan memainkan seluruh pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat dengan peserta Persib Bandung, Arema FC, DPMM FC, dan Tampines Rovers.

Adapun Stadion Gelora Bung Tomo menjadi markas Grup B yang dihuni Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, PSMS Medan, dan Port FC.

Laga pembuka Piala Presiden 2026 akan mempertemukan Persib Bandung, juara Liga Indonesia tiga musim berturut-turut, melawan Arema FC yang berstatus sebagai tim tersukses sepanjang sejarah turnamen dengan koleksi empat gelar. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat pada 25 Juli pukul 19.30 WIB.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online