iPhone 18 Dikabarkan Dapat Dua Fitur Pro, RAM Naik hingga 12GB
iPhone 18 dirumorkan membawa RAM 12GB dan Dynamic Island lebih kecil, dua fitur yang selama ini identik dengan model Pro.
Foto ilustrasi voli. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Jakarta Bhayangkara Presisi memastikan langkah ke final Proliga 2026 dengan kemenangan meyakinkan, bahkan saat tidak menurunkan pemain asing di sebagian laga. Kondisi ini menjadi sinyal kuat bagi pesaing jelang partai puncak di Yogyakarta.
Dalam pertandingan di GOR Jatidiri di Semarang, Jumat (17/4/2026) malam, Bhayangkara Presisi menundukkan Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-20, 27-25, 25-19).
Kemenangan ini bukan hanya soal hasil, tetapi juga menunjukkan kedalaman skuad Jakarta Bhayangkara Presisi yang tetap solid meski tanpa pemain asing di dua set terakhir. Hal ini menjadi modal penting menghadapi laga final.
Tim asuhan Reidel Toiran tampil percaya diri sejak awal pertandingan. Pada set pertama, mereka masih menurunkan kekuatan penuh termasuk pemain asing Martin Atanasov dan Bardia Saadat.
Kolaborasi Nizar Zulfikar, Agil Angga, dan Arjuna Mahendra mampu membangun serangan efektif yang sulit dibendung lawan. Meski Jakarta Garuda Jaya melalui Dawuda dan Fauzan Nibras mencoba memberikan tekanan, Bhayangkara tetap mengontrol permainan dan menutup set pertama dengan skor 25-20.
Memasuki set kedua, keputusan tak terduga diambil dengan tidak lagi memainkan pemain asing. Namun, hal ini justru tidak menurunkan kualitas permainan tim.
Pertandingan berlangsung ketat dengan skor saling kejar hingga mencapai 24-24. Dalam situasi tekanan tinggi, Bhayangkara Presisi tampil lebih tenang dan mampu mengamankan kemenangan set kedua dengan skor 27-25.
Set ketiga menjadi penegasan dominasi Bhayangkara Presisi. Mereka langsung unggul cepat 5-0 dan terus menjaga jarak poin.
Garuda Jaya sempat memperkecil ketertinggalan hingga 12-14, namun konsistensi permainan lawan membuat upaya tersebut tidak berlanjut. Time out yang diambil saat tertinggal 13-16 tidak mampu mengubah jalannya laga. Bhayangkara akhirnya menutup set ketiga dengan skor 25-19.
Bagi penonton, laga ini menunjukkan perbedaan pengalaman yang cukup mencolok. Bhayangkara Presisi tampil lebih matang dalam mengelola tekanan, terutama di momen-momen krusial.
Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi bagi Garuda Jaya, terutama dalam menghadapi tekanan di fase penting kompetisi. Sementara itu, Bhayangkara Presisi mendapatkan dorongan kepercayaan diri besar menjelang laga final.
Keberhasilan meraih kemenangan dengan komposisi pemain lokal di sebagian pertandingan menjadi bukti bahwa kualitas pemain dalam negeri mampu bersaing di level tertinggi.
Selanjutnya, laga final di GOR Among Rogo di Yogyakarta diprediksi akan berlangsung ketat, dengan Bhayangkara Presisi datang sebagai salah satu kandidat terkuat juara Proliga 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
iPhone 18 dirumorkan membawa RAM 12GB dan Dynamic Island lebih kecil, dua fitur yang selama ini identik dengan model Pro.
Dompet Dhuafa mengerahkan tim medis dan membuka Pos Hangat untuk membantu penyintas gempa NTT M7,7 di Maumere dan Manggarai Timur.
Gempa susulan M5,2 mengguncang NTT Minggu pagi. BMKG mencatat 235 gempa susulan dan meminta masyarakat tetap waspada.
Bayern Muenchen juara Telekom Cup setelah menang 3-1 atas Leipzig. Jamal Musiala sempat pingsan setelah mencetak gol.
Polri menyiapkan 260 personel untuk menangani dampak gempa Flores M7,7, termasuk evakuasi, SAR, kesehatan, dan identifikasi korban.
Gempa M6,2 mengguncang Parigi Moutong dan terasa di Palu. BMKG menyebut gempa tidak berpotensi tsunami. Gempa M6,3 juga mengguncang Simalungun.