Gunung Merapi Terus Muntahkan Lava dan Awan Panas
Aktivitas Gunung Merapi masih tinggi dengan status Level III (Siaga). BPPTKG mencatat satu awan panas guguran dan 151 guguran lava pada periode 17-23 Juli 2026.
PSS Sleman./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Ansyari Lubis menuntut skuad PSS Sleman tampil penuh motivasi saat bertandang ke markas Persiba Balikpapan pada lanjutan Liga 2 akhir pekan ini, Minggu (26/4/2026). Pelatih Super Elja secara khusus mewaspadai permainan militan Beruang Madu yang kini diasuh Leo Tupamahu dalam misi keluar dari zona degradasi.
Persiba menunjukkan tren pertahanan solid dari tujuh laga terakhir dengan catatan empat kali seri dan tiga kekalahan. Prestasi apik terbaru mereka menahan imbang Barito Putera Banjarmasin, menandakan skuad asuhan Leo Tupamahu siap menggigit lawan di kandang sendiri.
"Ya yang pasti kami tahu di bawah kepemimpinan Coach Leo, mereka [Persiba] menampilkan permainan yang militan. Itu yang harus kami antisipasi, karena biar bagaimanapun mereka juga mau keluar dari zona degradasi," kata Ansyari Lubis saat ditemui di Lapangan Pakembinangun, Kamis (23/4/2026).
Ansyari menilai Persiba era Leo Tupamahu telah bertransformasi menjadi tim yang sulit ditembus. PSS Sleman yang mempunyai misi mengamankan poin promosi Liga 1 harus tampil lebih spartan ketimbang tuan rumah. "Jadi kita berharap ketika mereka dengan motivasi dengan intensitas yang tinggi, kita juga harus lebih dari mereka," ujarnya tegas.
Strategi menekan menjadi kunci utama yang ditekankan pelatih PSS. Ansyari tak ingin anak asuhnya terjebak dalam tekanan tuan rumah. "Kita jangan mau ditekan, harus kita yang menekan mereka," tandasnya.
Kerja keras menjadi aspek krusial dalam taktik Ansyari Lubis. Ia menginstruksikan pemain segera merebut bola saat kehilangan kendali permainan PSS Sleman vs Persiba Balikpapan. "Jadi salah satu kuncinya ya semua pemain harus mau berkorban, kerja keras. Ketika kita tidak dengan bola, kita harus sama-sama untuk secepatnya merebut bola. Itu salah satu evaluasi dari kami," tegasnya.
Duel akhir pekan nanti mempertemukan dua misi bertolak belakang. Persiba mati-matian lepas dari cengkeraman zona merah, sementara PSS Sleman mengincar poin promosi Liga 1 demi mengakhiri puasa gelar Super Elja. Pertemuan di kandang Beruang Madu ini diprediksi akan berlangsung panas dengan intensitas tinggi dari kubu tuan rumah yang sedang dalam fase perbaikan performa di bawah Leo Tupamahu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aktivitas Gunung Merapi masih tinggi dengan status Level III (Siaga). BPPTKG mencatat satu awan panas guguran dan 151 guguran lava pada periode 17-23 Juli 2026.
Pembangunan Jembatan Garuda di Gunungkidul bertambah menjadi sembilan titik. Program ini ditargetkan mencapai 11 jembatan pada 2026.
Pemkab Sleman bersama Satgas Pangan Polresta Sleman memperkuat pengawasan stok dan harga bahan pokok guna menjaga stabilitas pasokan pangan di wilayah Sleman.
Penyaluran Dana Penguatan Modal Sleman 2026 mencapai Rp6,3402 miliar atau 32,31% dari total plafon Rp19,625 miliar.
Program padat karya di Gunungkidul digelar di 65 titik pada 2026 dengan anggaran Rp100-200 juta per lokasi untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi
BMKG mengimbau pengelola PLTA mengantisipasi lonjakan beban listrik selama El Nino. Fenomena ini diperkirakan mencapai puncak pada Desember 2026 hingga Januari