Demi Moore Sebut AI Tak Akan Pernah Gantikan Jiwa Seni
Demi Moore menegaskan AI tidak akan pernah menggantikan jiwa seni dalam konferensi pers Cannes Film Festival 2026.
Logo BRI Super League. - Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Persebaya Surabaya sukses memenangi duel panas bertajuk Derby Jawa Timur dengan skor telak 4-0 atas Arema FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (28/4/2026) sore. Meskipun sempat tertekan di paruh pertama, skuat Bajul Ijo tampil menggila dengan memberondong empat gol sekaligus ke gawang Singo Edan selepas turun minum.
Sepanjang babak pertama, Arema FC sebenarnya tampil jauh lebih dominan dengan penguasaan bola mencapai 68 persen. Barisan penyerang Arema yang dimotori Gustavo Franca, Dalberto, hingga Joel Vinicius berulang kali membombardir pertahanan lawan, namun penyelesaian akhir yang buruk membuat skor kacamata bertahan hingga jeda.
Ketangguhan lini belakang Persebaya yang dikawal Risto Mitrevski dan Gustavo Fernandes menjadi kunci keberhasilan meredam agresivitas pemain Arema. Momentum pertandingan pun berubah drastis seusai kedua tim memasuki lapangan untuk babak kedua.
Efektivitas Serangan Balik Bajul Ijo
Persebaya tidak butuh waktu lama untuk memecah kebuntuan. Menit ke-49, Francisco Rivera berhasil menggetarkan jala gawang Arema memanfaatkan umpan matang Milos Raickovic. Gol ini meruntuhkan mental pemain Arema yang sebelumnya sangat dominan.
Arema nyaris menyamakan kedudukan melalui aksi Joel Vinicius, namun dewi fortuna belum berpihak karena bola hanya membentur mistar gawang. Kegagalan tersebut harus dibayar mahal karena Persebaya justru makin klinis dalam memanfaatkan serangan balik. Gol kedua lahir melalui sontekan Jefferson Silva yang menyambar bola muntah hasil penalti Bruno Moreira.
Melesat ke Papan Atas Klasemen
Dominasi Persebaya di babak kedua semakin tak terbendung menjelang peluit panjang dibunyikan. Mikel Alfredo Tata melengkapi pesta gol kemenangan pada menit ke-87 setelah menerima umpan manja dari Rivera. Efektivitas di depan gawang menjadi pembeda utama dalam laga kali ini.
Kemenangan besar ini membawa dampak signifikan bagi posisi Persebaya di tabel klasemen sementara. Bajul Ijo kini merangsek naik ke peringkat keempat dengan koleksi 48 poin, sekaligus membuka lebar peluang mereka untuk bersaing memperebutkan gelar juara di papan atas.
Sebaliknya, Arema FC harus rela tertahan di peringkat ke-10 dengan 39 poin. Kekalahan telak ini menjadi catatan evaluasi serius bagi tim Singo Edan, mengingat penguasaan bola yang dominan di awal laga tidak mampu dikonversi menjadi satu pun gol. Derby Jatim kali ini membuktikan bahwa efektivitas permainan jauh lebih menentukan daripada sekadar statistik penguasaan bola.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Demi Moore menegaskan AI tidak akan pernah menggantikan jiwa seni dalam konferensi pers Cannes Film Festival 2026.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Kejagung masih menyelidiki dugaan pengurusan perkara yang menyeret Aspidum Kejati Sumsel Atang Pujiyanto.
Afgan menyiapkan 30 lagu hit untuk konser Retrospektif di Jakarta pada Juli 2026, termasuk Terima Kasih Cinta hingga Panah Asmara.
KNKT masih menyelidiki penyebab kecelakaan KRL di Bekasi Timur dengan memeriksa CCTV, black box, dan sistem persinyalan kereta.
IDAI mengingatkan bahaya monkey malaria yang menular lewat nyamuk dari monyet ke manusia dan bisa memicu infeksi berat hingga kematian.