Ansyari Lubis Soroti Penalti Seusai PSS Gagal Juara Championship
Ansyari Lubis menyoroti faktor adu penalti usai PSS Sleman kalah dari Garudayaksa FC di final Pegadaian Championship.
Gelandang PSS, Arda Alfareza (kiri) dalam Post Match Press Conference pada Minggu (3/5/2026)./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman memastikan promosi ke Super League musim depan setelah mengalahkan PSIS Semarang 3-0 pada laga pamungkas. Gelandang Arda Alfareza tampil sebagai penentu dengan gol tendangan bebas yang mempertegas keberhasilan Super Elja naik kasta.
Masuk sebagai pemain pengganti, Arda langsung memberi dampak signifikan bagi permainan tim. Ia mencatatkan namanya di papan skor melalui tendangan bebas indah pada menit ke-87, yang memastikan kemenangan 3-0 bagi PSS Sleman.
Arda diturunkan pada menit ke-62 menggantikan Figo Dennis dan mampu memaksimalkan kesempatan yang diberikan. Kontribusinya di lapangan menjadi bagian penting dalam laga penentuan tersebut.
Usai pertandingan, Arda menyampaikan rasa syukur atas pencapaian yang diraih timnya dalam mengamankan tiket promosi ke Super League.
"Ya yang pasti kita dari pemain sangat bersyukur, sangat bahagia telah menyelesaikan target kita sebagai pemain," tutur Arda dalam Post Match Press Conference pada Minggu (3/5/2026).
Ia menjelaskan, sejak awal musim para pemain telah dibebani target untuk membawa PSS Sleman kembali ke Liga 1. Target tersebut akhirnya berhasil diwujudkan melalui kerja keras sepanjang kompetisi.
Menurut Arda, keberhasilan PSS Sleman promosi ke Super League tidak lepas dari kontribusi seluruh elemen tim, mulai dari pemain inti, pemain cadangan, hingga jajaran pelatih dan ofisial.
"Sebelum kita datang ke sini, pasti kita ditargetkan bahwa tim ini harus naik lagi ke Liga 1 di musim ini dan sekarang kita membuktikannya," ujarnya.
"Semua ini berkat kerja keras semua pemain yang ada di lapangan, cadangan, maupun yang di tribun, dan kerja keras semua staf pelatih, ofisial," tandasnya.
Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada para suporter yang terus memberikan dukungan kepada PSS Sleman, baik saat latihan maupun pertandingan. Dukungan tersebut dinilai menjadi energi tambahan bagi para pemain di lapangan.
"Saya berterima kasih juga kepada seluruh warga Sleman yang sangat-sangat bisa selalu datang setiap latihan memberikan support," ungkap Arda.
Arda mengaku kerap terharu melihat loyalitas suporter yang selalu hadir mendampingi tim dalam berbagai situasi, termasuk pada momen penting seperti laga penentuan promosi ini.
"Saya sangat terharu kadang kalau mereka datang ke sini. Jadi saya berterima kasih atas semua elemen yang mendukung PSS Sleman ini," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ansyari Lubis menyoroti faktor adu penalti usai PSS Sleman kalah dari Garudayaksa FC di final Pegadaian Championship.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan
Kelurahan Patangpuluhan Jogja memperkuat literasi gizi keluarga lewat pelatihan B2SA untuk mempertahankan nol kasus stunting.