Sleman Siap Terapkan UU Penyesuaian Pidana, Perda Tak Perlu Direvisi
Pemkab Sleman siap menerapkan UU Penyesuaian Pidana. Ribuan perda tak perlu direvisi satu per satu berkat mekanisme konversi sanksi.
PSS Sleman./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN— Antusiasme suporter menyambut laga final Pegadaian Championship 2025/2026 membuat Pemkab Sleman menyiapkan lokasi nonton bareng atau nobar yang lebih luas. Bupati Sleman, Harda Kiswaya memastikan nobar pertandingan PSS Sleman kontra Garudayaksa FC akan digelar di Lapangan Denggung pada Jumat (8/5/2026).
Keputusan memindahkan lokasi nobar dilakukan setelah melihat tingginya minat masyarakat untuk menyaksikan partai final tim berjuluk Super Elja tersebut. Sebelumnya, nobar pertandingan PSS melawan PSIS digelar di Lapangan Pemda Sleman.
“Nobar ada, di Lapangan Denggung yang lebih luas,” ujar Harda saat dihubungi.
Menurut Harda, Lapangan Denggung dipilih karena dinilai lebih mampu menampung lonjakan penonton dibanding lokasi sebelumnya. Pemerintah Kabupaten Sleman juga akan menyiapkan layar lebar agar masyarakat dapat menyaksikan pertandingan secara bersama-sama.
“Karena animo tiket cukup banyak, sehingga kalau kemungkinan nobar juga yang datang banyak, kita alihkan ke tempat yang lebih luas,” katanya.
Kegiatan nobar tersebut terbuka untuk umum. Suporter PSS maupun masyarakat dari wilayah sekitar dipersilakan hadir untuk memberi dukungan kepada tim kebanggaan Sleman tersebut.
Harda memprediksi suasana di stadion maupun area nobar akan sama-sama dipenuhi pendukung PSS. Ia meyakini animo masyarakat pada partai final kali ini jauh lebih besar dibanding laga sebelumnya.
“Pasti stadion bludak, saya yakin pasti penuh. Kemudian di nobarnya saya yakin juga seperti kemarin, akan terisi dari penggemar bola Sleman dan sekitarnya,” ujarnya.
Selain memusatkan nobar di Denggung, Harda juga mengimbau seluruh kapanewon di Sleman untuk ikut mengadakan acara serupa. Langkah tersebut dilakukan agar kerumunan penonton tidak hanya terpusat di satu titik.
“Ada per kapanewon kita ada untuk mengurangi kerumunan orang,” kata Harda.
Meski demikian, pelaksanaan nobar di tingkat kapanewon tetap disesuaikan dengan kesiapan fasilitas di masing-masing wilayah.
“Iya imbauan karena tergantung fasilitasnya ada atau enggak kan, tapi saya berharap kapanewon ada,” jelasnya.
Di tengah agenda luar daerah di Kendari, Harda mengaku segera kembali ke Sleman agar bisa ikut memberi dukungan langsung kepada PSS pada partai final tersebut.
“Saya pulang ini,” tegasnya.
Saat ditanya mengenai prediksi hasil pertandingan final PSS melawan Garudayaksa FC, Harda optimistis Super Elja mampu meraih kemenangan tipis.
“Ya, satu nol aja,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman siap menerapkan UU Penyesuaian Pidana. Ribuan perda tak perlu direvisi satu per satu berkat mekanisme konversi sanksi.
MK menegaskan pilkada langsung tetap berlaku setelah permohonan uji materi UU Pilkada ditolak. Simak alasan dan pertimbangan Mahkamah.
Jadwal SIM Keliling Jogja 30 Juni 2026 lengkap dengan lokasi pelayanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C, serta jadwal Drive Thru SIM Polresta Jogja.
Pembangunan Taman Budaya Sleman mencapai 93,75 persen hingga akhir Juni 2026. Realisasi proyek Rp137,5 miliar ini melampaui target dan lebih cepat dari jadwal.
Mendukbangga Wihaji menegaskan komunikasi keluarga dan peran ayah menjadi benteng utama agar anak terhindar dari narkoba dan pergaulan bebas.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul 30 Juni 2026 lengkap dengan lokasi layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C, serta jadwal Satpas Polres Gunungkidul.