Kasus Bayi Dititipkan di Pakem, DP3AP2KB Sleman Turun Dampingi Ibunya
DP3AP2KB Sleman mendampingi ibu bayi dalam kasus penitipan anak di Pakem dan menyiapkan pembinaan bagi bidan.
Pelatih Kepala Garudayaksa FC, Widodo Cahyono Putro (tengah), dan pemain Garudayaksa FC, Asep Berlian (kiri), saat mengikuti Post Match Press Conference pada Sabtu (9/5/2026) malam./Harian Jogja – Catur Dwi Janati.
Harianjogja.com, SLEMAN—Garudayaksa FC memastikan gelar juara Pegadaian Championship musim 2025/2026 setelah menaklukkan PSS Sleman pada laga final yang berlangsung Sabtu (9/5/2026). Keberhasilan tersebut sekaligus mengantarkan Garudayaksa dan PSS menatap persaingan di Super League musim depan.
Pelatih Kepala Garudayaksa FC, Widodo Cahyono Putro, menilai capaian timnya di partai puncak tidak hanya soal hasil pertandingan. Menurut dia, sepak bola juga memiliki peran penting dalam membangun hubungan persaudaraan antartim demi kemajuan kompetisi nasional.
"Tentunya sangat bergembira ya bagi kami, tapi ini kita juga sama, untuk PSS juga, kita juara bersama. Saya kira itu," tutur Widodo dalam Post Match Press Conference pada Sabtu (9/5/2026).
Widodo menegaskan, nilai utama dalam sepak bola bukan semata persoalan kemenangan ataupun kekalahan. Baginya, atmosfer persaudaraan harus tetap menjadi fondasi dalam membangun sepak bola Indonesia agar semakin berkembang.
"Karena yang terpenting itu di dalam sepak bola itu bukan kalah menangnya, tetapi kita menjadi saudara. Karena di mana kita membangun sepak bola, di situ ada persaudaraan, supaya sepak bola kita tambah maju," tandasnya.
Setelah menuntaskan final Pegadaian Championship 2025/2026, Widodo berharap Garudayaksa FC maupun PSS Sleman mampu menunjukkan perkembangan yang lebih baik pada musim mendatang. Kedua tim dipastikan akan bersaing di kasta tertinggi sepak bola nasional, yakni Super League.
"Tentunya ke depan, mudah-mudahan Garudayaksa dan PSS Sleman juga bisa berkembang lebih baik," tegasnya.
Kapten Garudayaksa FC, Asep Berlian, turut mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan timnya merebut gelar juara Pegadaian Championship. Ia menyebut target menjadi kampiun memang telah dibawa tim sejak datang ke Jogja untuk menjalani laga final.
"Alhamdulillah, puji syukur, pertandingan kita alhamdulillah membuahkan hasil yang baik yang kita inginkan. Dari awal persiapan datang ke Jogja memang target kita seperti yang kita dapatkan sekarang," tuturnya.
Asep juga berharap Garudayaksa FC dan PSS Sleman dapat tetap fokus menghadapi tantangan kompetisi berikutnya di Super League. Persaingan pada kasta tertinggi sepak bola Indonesia diperkirakan akan berlangsung lebih ketat pada musim depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DP3AP2KB Sleman mendampingi ibu bayi dalam kasus penitipan anak di Pakem dan menyiapkan pembinaan bagi bidan.
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.
302 personel gabungan amankan laga PSIM vs Madura United di Bantul. Polisi siapkan pengamanan ketat dan rekayasa lalu lintas.
Tesla resmi menaikkan harga Model Y di AS setelah dua tahun. Simak daftar harga terbaru dan persaingan ketat di pasar mobil listrik.