Marc Marquez Belum Menang, tapi Ancamannya Mulai Terasa

Jumali
Jumali Kamis, 14 Mei 2026 08:37 WIB
Marc Marquez Belum Menang, tapi Ancamannya Mulai Terasa

Marc Marquez menjadi pembalap tercepat pada sesi practice di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Jumat (15/8/2025). (MotoGP)

Harianjogja.com, JOGJA— Marc Marquez kembali diterpa nasib buruk setelah cedera memaksanya absen di MotoGP Catalunya 2026. Namun, di tengah situasi sulit tersebut, pengamat MotoGP Carlo Pernat justru melihat tanda kuat bahwa versi terbaik pembalap Ducati Lenovo itu mulai kembali muncul.

Absennya Marquez di seri Catalunya terjadi setelah ia mengalami kecelakaan saat Sprint Race MotoGP Prancis di Sirkuit Bugatti, Le Mans, akhir pekan lalu. Insiden tersebut membuat pembalap asal Spanyol itu mengalami patah tulang metatarsal di kaki kanan.

Cedera itu menjadi pukulan tambahan bagi Marquez yang hingga lima seri awal MotoGP 2026 belum sekalipun meraih kemenangan maupun podium. Kondisi tersebut sempat memunculkan keraguan dari sebagian penggemar mengenai peluang The Baby Alien kembali bersaing di papan atas.

Namun, Carlo Pernat menilai situasi sebenarnya tidak seburuk yang terlihat di klasemen.

“Faktanya, itu adalah Marquez yang kita kenal. Di hari Sabtu, dia menunjukkan bakatnya sekali lagi dengan catatan waktu yang luar biasa,” ujar Carlo Pernat dikutip dari Motosan, Kamis (14/5/2026).

Pernat mengacu pada performa impresif Marquez saat sesi kualifikasi MotoGP Prancis. Pada Q1, pembalap Ducati Lenovo itu tampil agresif dan mencatat waktu tercepat 1 menit 29,288 detik.

Catatan tersebut tidak hanya mengantarkannya lolos ke Q2, tetapi juga menjadi salah satu lap tercepat yang pernah dicatatkan di Le Mans musim ini.

Bagi banyak penggemar MotoGP, performa tersebut terasa seperti kilasan Marc Marquez era lama—pembalap yang dikenal nekat, agresif, dan mampu menembus batas motor maupun lintasan.

Sayangnya, momentum positif itu langsung terhenti akibat kecelakaan saat Sprint Race. Cedera terbaru tersebut membuat jadwal operasi Marquez dipercepat demi mengatasi masalah fisik yang selama ini terus mengganggu performanya, terutama di bagian bahu.

Pernat menilai operasi tersebut menjadi langkah penting agar kondisi fisik Marquez benar-benar pulih total.

“Saya pikir itu operasi yang penting untuk memahami keadaan bahunya agar pulih seutuhnya,” kata Pernat.

Menurutnya, Marquez kemungkinan membutuhkan waktu dua hingga tiga balapan sebelum kembali tampil kompetitif sepenuhnya.

“Saya pikir dia butuh dua sampai tiga balapan untuk benar-benar kompetitif lagi,” ujarnya.

Jika proses pemulihan berjalan lancar, Marc Marquez diperkirakan kembali tampil pada MotoGP Italia 2026 di Sirkuit Mugello pada 29-31 Mei mendatang.

Sementara itu, performa terbaiknya diprediksi baru benar-benar terlihat saat MotoGP Belanda 2026 di Assen pada akhir Juni.

Bagi para penggemar Marc Marquez di Indonesia, situasi ini memang menuntut kesabaran tambahan. Namun, pernyataan Carlo Pernat menjadi sinyal bahwa ancaman Marquez di lintasan belum benar-benar hilang.

Musim 2026 mungkin belum berjalan mulus bagi juara dunia MotoGP 2025 tersebut, tetapi performanya di Le Mans menunjukkan bahwa insting balap dan keberanian khasnya mulai kembali terlihat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online