Aprilia Pastikan Jorge Martin Pergi Akhir Musim 2026

Jumali
Jumali Kamis, 14 Mei 2026 11:07 WIB
Aprilia Pastikan Jorge Martin Pergi Akhir Musim 2026

Jorge Martin/Instagram

Harianjogja.com, JOGJA— Masa depan Jorge Martin bersama Aprilia tampaknya benar-benar berakhir pada akhir MotoGP 2026. CEO Aprilia, Massimo Rivola, memastikan pembalap asal Spanyol itu tidak akan memperpanjang kontraknya meski tampil impresif sepanjang awal musim ini.

Pernyataan Rivola sekaligus mematahkan harapan penggemar yang berharap Martin bertahan setelah menunjukkan performa luar biasa dalam lima seri pertama MotoGP 2026.

Pembalap berjuluk Martinator tersebut tampil sangat kompetitif sejak awal musim.

Dari 10 balapan yang sudah berlangsung, Jorge Martin sukses memenangi dua race dan dua kali finis posisi kedua.

Puncaknya terjadi di MotoGP Prancis akhir pekan lalu ketika Martin menyapu bersih kemenangan.

Hasil tersebut membuat pembalap berusia 28 tahun itu kini menempati posisi kedua klasemen sementara MotoGP 2026.

Ia hanya terpaut satu poin dari rekan setimnya di Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, yang memimpin klasemen.

Namun, performa apik itu ternyata tidak mengubah keputusan Martin untuk hengkang.

Massimo Rivola mengungkapkan pembalapnya sudah menentukan pilihan sejak lama.

“Itu akan sangat bagus, tapi saya yakin Jorge sudah membuat pilihannya sejak lama. Saya tidak menyalahkan dia untuk itu,” ujar Rivola dikutip dari Corsedimoto.

Ucapan tersebut memperkuat rumor bahwa Jorge Martin akan bergabung dengan tim pabrikan Yamaha setelah kontraknya bersama Aprilia berakhir pada penghujung 2026.

Bagi penggemar MotoGP di Indonesia, kabar ini cukup mengejutkan.

Sebab, hubungan Martin dan Aprilia musim ini terlihat semakin solid setelah pembalap Spanyol itu mampu tampil konsisten di papan atas.

Rivola juga mengungkap alasan di balik keputusan Martin.

Menurutnya, musim lalu menjadi periode sulit bagi sang pembalap karena masalah cedera dan sering mengalami kecelakaan.

Kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih membuat Martin sempat kehilangan kepercayaan diri terhadap motor maupun proyek Aprilia.

“Saya menantang setiap orang dalam kondisi seperti dia pada musim lalu, di mana tidak sehat secara fisik: tawaran-tawaran penting datang, dan masuk akal jika dia tidak percaya diri dengan kami dan bahkan mungkin dengan dirinya sendiri,” kata Rivola.

Martin bahkan sempat mempertimbangkan memutus kontraknya lebih awal pada musim lalu sebelum akhirnya bertahan.

Kini, ketika performanya mulai kembali ke level terbaik, keputusan hengkang tetap tidak berubah.

Meski begitu, Aprilia memastikan tetap memberikan dukungan penuh kepada Martin hingga akhir musim.

Rivola menegaskan timnya akan tetap bekerja maksimal demi membantu Martin dan Marco Bezzecchi bersaing memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 2026.

“Bagaimanapun, kami akan memberikan segenap kemampuan kami untuk dia dan Marco,” ujar Rivola.

Situasi ini membuat persaingan MotoGP musim 2026 semakin menarik.

Di satu sisi, Jorge Martin berpeluang meraih gelar juara dunia bersama Aprilia.

Di sisi lain, spekulasi kepindahannya ke Yamaha dipastikan terus menjadi sorotan sepanjang musim berjalan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online