Debut Menggila Ramadhipa Buka Asa Baru Balap Indonesia

Jumali
Jumali Selasa, 26 Mei 2026 21:27 WIB
Debut Menggila Ramadhipa Buka Asa Baru Balap Indonesia

Muhammad Kiandra Ramadhipa/Instagram

Harianjogja.com, JOGJA—Pembalap muda Indonesia Muhammad Kiandra Ramadhipa langsung mencuri perhatian pada debutnya di Moto3 Junior World Championship 2026 setelah berhasil meraih podium ketiga di Sirkuit Catalunya, Spanyol, Minggu (24/5/2026).

Hasil impresif pembalap asal Sleman itu menjadi kabar menggembirakan bagi dunia balap nasional. Di tengah ketatnya persaingan pembalap muda Eropa dan Asia, Ramadhipa mampu tampil kompetitif sejak balapan pertama dan langsung menembus papan atas klasemen sementara.

Prestasi tersebut juga mendapat perhatian dari Erick Thohir. Melalui unggahan media sosial resminya, Erick menyebut Ramadhipa sebagai inspirasi bagi generasi muda Indonesia yang berani bermimpi besar dan pantang menyerah di panggung dunia.

“Ramadhipa menjadi inspirasi generasi muda Indonesia yang berjiwa tangguh dan pantang menyerah demi menorehkan prestasi serta mengharumkan nama Merah Putih di kancah dunia,” tulis Erick Thohir.

Naik Podium Setelah Drama Penalti

Pada race pertama di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Ramadhipa yang memulai balapan dari posisi ketiga langsung terlibat persaingan ketat di rombongan depan.

Pembalap bernomor #32 itu bahkan sempat memimpin persaingan pada lap terakhir meski harus menghadapi suhu lintasan mendekati 40 derajat Celcius yang menguras fisik pembalap muda.

Awalnya, Ramadhipa menyentuh garis finis di posisi kelima dengan selisih sangat tipis, hanya 0,144 detik dari pemenang balapan. Namun situasi berubah setelah dua pembalap lain terkena penalti akibat pelanggaran saat yellow flag berkibar.

Dua rider yang mendapat hukuman adalah Carlos Cano dari CFMoto Aspar Junior Team dan Guillem Planques dari Momoven Racing. Penalti tersebut membuat posisi Ramadhipa naik ke peringkat ketiga sekaligus memastikan podium bersejarah bagi Indonesia.

Performa Ramadhipa tidak berhenti pada race pertama. Pada balapan kedua, ia kembali menunjukkan konsistensi meski kondisi lintasan jauh lebih panas dengan temperatur mendekati 50 derajat Celcius.

Dalam situasi yang sangat menuntut fisik dan konsentrasi, Ramadhipa tetap mampu bersaing di grup depan dan menyelesaikan balapan di posisi keenam dengan selisih kurang dari 0,3 detik dari pemenang.

“Pada Race 2 saya kembali bertarung untuk kemenangan, jadi ada banyak hal positif yang bisa kami ambil dari akhir pekan ini. Saya yakin kami bergerak ke arah yang tepat dan akan kembali lebih kuat di Estoril,” ujar Ramadhipa dalam keterangan tertulis.

Keberhasilan ini tidak diraih secara instan. Sejak awal Maret 2026, Ramadhipa telah menjalani berbagai program latihan intensif di Eropa mulai dari winter camp, latihan fisik, hingga sesi pengujian motor di Valencia dan Barcelona.

Sebelumnya, ia juga sempat mencuri perhatian saat tampil di Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025 dengan meraih kemenangan di Sirkuit Jerez, Spanyol.

Pengalaman di level junior itulah yang kini menjadi bekal penting saat menghadapi tekanan di Moto3 Junior World Championship.

Tambahan poin dari dua balapan di Catalunya membuat Ramadhipa langsung menempati posisi kedua klasemen sementara dengan koleksi 26 poin.

Ia terpaut 19 poin dari pemimpin klasemen Giulio Pugliese yang mengoleksi 45 poin. Sementara posisi ketiga ditempati Leonardo Zanni dengan 25 poin atau hanya terpaut satu angka dari Ramadhipa.

Capaian ini menjadi sejarah baru karena Ramadhipa tercatat sebagai pembalap Indonesia pertama yang berhasil meraih podium di ajang Moto3 Junior World Championship.

Jadwal Berikutnya di Mugello dan Estoril

Setelah seri pembuka di Catalunya, Ramadhipa dijadwalkan kembali tampil pada ajang Red Bull Rookies Cup 2026 di Sirkuit Mugello, Italia, pada 29–31 Mei 2026 bersamaan dengan rangkaian MotoGP Italia.

Sementara putaran kedua Moto3 Junior World Championship akan berlangsung di Sirkuit Estoril, Portugal, pada 12–14 Juni 2026.

Dengan debut yang langsung menghasilkan podium dan posisi runner-up klasemen sementara, nama Ramadhipa kini mulai diperhitungkan sebagai salah satu talenta muda potensial dari Asia. Perjalanannya musim ini juga membuka harapan baru bagi publik Indonesia yang menantikan hadirnya pembalap Merah Putih di level MotoGP pada masa mendatang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online