Di Balik Mundurnya Bojan Hodak dari Persib Bandung

Jumali
Jumali Selasa, 26 Mei 2026 19:37 WIB
Di Balik Mundurnya Bojan Hodak dari Persib Bandung

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak/Istimewa

Harianjogja.com, JOGJA— Persib Bandung resmi memasuki babak baru setelah Bojan Hodak memutuskan mundur dari posisi pelatih kepala usai membawa Maung Bandung meraih hattrick juara Super League. Keputusan ini langsung mengejutkan Bobotoh karena diumumkan hanya beberapa hari setelah kompetisi musim 2025/2026 berakhir.

Kabar tersebut diumumkan Persib melalui akun resmi klub pada Senin (25/5/2026). Meski meninggalkan kursi pelatih kepala, Bojan Hodak dipastikan tidak sepenuhnya berpisah dengan klub asal Kota Bandung tersebut karena tetap mendapatkan posisi strategis di internal Persib.

Manajer Persib, Umuh Muchtar, menjelaskan keputusan Bojan Hodak bukan dipicu konflik internal maupun tawaran dari klub lain. Pelatih asal Kroasia itu memilih fokus pada kondisi kesehatan serta keluarga setelah menjalani musim panjang penuh tekanan bersama Persib.

“Bojan mengundurkan diri secara baik-baik. Beliau alasannya pun juga jelas, tepat. Kita bisa mengerti ya. Bisa mengerti,” ujar Umuh Muchtar.

Selama menangani Persib, Bojan disebut beberapa kali menjalani pemeriksaan kesehatan rutin. Selain itu, ia juga ingin memiliki lebih banyak waktu bersama keluarga, termasuk mendampingi anaknya yang akan memasuki perguruan tinggi.

Meski tak lagi berada di pinggir lapangan, Bojan Hodak tetap menjadi bagian penting Persib Bandung. Manajemen menunjuknya sebagai Shareholder Group Technical Advisor atau Penasihat Teknis Kelompok Pemegang Saham. Posisi ini membuat Bojan akan tetap terlibat dalam pengembangan strategi jangka panjang klub.

Dalam jabatan barunya, Bojan bertugas memberikan arahan teknis serta menjadi penghubung antara pemegang saham dengan tim pelatih. Ia juga akan membantu proses transisi kepelatihan agar performa Persib tetap stabil setelah era sukses tiga gelar beruntun.

“Nanti selalu memberikan nasihat, arahan-arahan kepada pelatih anyar Persib, Igor Tolic, gitu. Jadi dia tidak mengalami klub lain, ke mana pun ya,” kata Umuh.

Persib pun bergerak cepat menunjuk Igor Tolic sebagai pelatih kepala baru untuk musim 2026/2027. Sosok asal Kroasia tersebut sebelumnya merupakan asisten utama Bojan Hodak selama dua musim terakhir.

Igor Tolic dinilai memahami filosofi permainan Persib karena terlibat langsung dalam perjalanan Maung Bandung di Liga 1, Piala Presiden 2024, hingga AFC Champions League 2 musim 2024/2025. Selama menjadi asisten, ia tercatat mendampingi Persib dalam 29 pertandingan.

Bukan hanya itu, Igor juga beberapa kali dipercaya memimpin tim dari pinggir lapangan ketika Bojan berhalangan hadir. Salah satu momen yang paling mencuri perhatian terjadi saat Persib menghadapi PSM Makassar dan berhasil meraih kemenangan dramatis.

Manajemen Persib memilih mempromosikan Igor Tolic demi menjaga stabilitas ruang ganti dan kesinambungan performa tim. Chemistry dengan pemain serta pemahaman terhadap karakter skuad menjadi alasan utama penunjukan tersebut.

Di tengah pergantian pelatih ini, perhatian publik juga tertuju pada besaran gaji Igor Tolic. Hingga kini, Persib belum mengumumkan angka resmi kontraknya. Sebagai perbandingan, Bojan Hodak sebelumnya dikabarkan menerima bayaran sekitar Rp10 miliar per musim atau sekitar Rp830 juta per bulan.

Sejumlah pengamat memperkirakan gaji Igor Tolic masih berada di bawah pendahulunya karena statusnya yang baru pertama kali menjabat sebagai pelatih kepala. Meski demikian, ekspektasi terhadap Igor tetap tinggi karena ia dituntut menjaga dominasi Persib di kompetisi domestik musim depan.

Bagi Bobotoh, pergantian pelatih ini bukan sekadar perubahan nama di bangku cadangan. Persib kini memasuki fase penting untuk mempertahankan tradisi juara sekaligus menjaga stabilitas tim setelah era sukses Bojan Hodak. Dengan Bojan tetap berada di balik layar dan Igor Tolic naik menjadi nahkoda baru, Maung Bandung mencoba memastikan kejayaan mereka tidak berhenti hanya sampai di sini.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online