Sulit Menikmati Uang Meski Sudah Mapan? Mungkin Ini Penyebabnya
Pengalaman tumbuh dalam keluarga ekonomi terbatas dapat membentuk kebiasaan finansial hingga dewasa. Simak 8 kebiasaan yang sering terbawa.
Aksi Erling Braut Haaland /Instagram: herrelandslaget
Harianjogja.com, JOGJA—Timnas Norwegia menunjukkan keseriusannya menghadapi Inggris pada babak perempat final Piala Dunia 2026. Demi memastikan kondisi pemain tetap prima, skuad berjuluk Løvene memilih meninggalkan hotel tempat mereka menginap dan pindah ke lokasi baru menjelang pertandingan penting tersebut.
Keputusan itu diambil setelah para pemain mengeluhkan kebisingan yang berasal dari proyek pembangunan di sekitar Hotel The Dalmar, Fort Lauderdale, yang selama ini menjadi markas mereka selama turnamen berlangsung.
Langkah relokasi tersebut terbilang tidak lazim mengingat perpindahan dilakukan saat kompetisi sedang berlangsung dan hanya beberapa hari sebelum pertandingan penentuan menuju semifinal.
Kapten Norwegia, Martin Odegaard, mengakui terdapat sejumlah hal yang dinilai kurang ideal selama tim menginap di hotel tersebut. Karena itu, manajemen dan pemain sepakat mencari solusi terbaik agar fokus menghadapi Inggris tidak terganggu.
"Ada beberapa hal yang seharusnya bisa berjalan lebih baik, dan kami mengupayakannya. Demi memaksimalkan dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk pertandingan penting," kata Odegaard.
Keputusan pindah hotel ternyata mendapat dukungan penuh dari para pemain. Manajer logistik tim Norwegia, Truls Daehli, menegaskan inisiatif tersebut muncul karena kebutuhan skuad untuk mendapatkan suasana yang lebih nyaman menjelang laga besar.
"Ada yang takut hal ini bakal memengaruhi pemain, tetapi memang para pemain sendiri yang menginginkan ini," ujarnya.
Proses pemindahan seluruh kebutuhan tim ke hotel baru berlangsung selama sekitar dua setengah jam. Daehli menjelaskan relokasi berjalan dengan dukungan FIFA yang membantu proses perpindahan sekaligus menanggung sebagian besar biaya yang timbul.
Bagi Norwegia, kenyamanan dan kualitas istirahat pemain menjadi faktor yang tidak bisa ditawar. Terlebih mereka tengah menjalani momen bersejarah setelah berhasil menembus perempat final dan menyingkirkan Brasil pada fase sebelumnya.
Striker andalan Erling Haaland menegaskan bahwa keputusan relokasi sama sekali bukan tindakan berlebihan. Menurutnya, seluruh tim ingin memastikan berada dalam kondisi terbaik ketika menghadapi Inggris yang menjadi salah satu favorit juara.
"Ini adalah pertandingan terbesar dalam sejarah kami, dan kami harus berada dalam kondisi 100 persen. FIFA memahami permintaan kami. Kepindahannya cukup kacau, tetapi semua orang senang," ujar Haaland.
Penyerang yang telah mengoleksi tujuh gol sepanjang Piala Dunia 2026 itu menilai persiapan optimal dapat menjadi faktor pembeda dalam pertandingan yang diprediksi berlangsung ketat.
Sementara itu, pelatih Stale Solbakken membantah spekulasi yang mengaitkan perpindahan hotel dengan kondisi kesehatan beberapa pemain. Ia memastikan keputusan tersebut murni didasarkan pada kebutuhan tim untuk mendapatkan lingkungan yang lebih kondusif.
Langkah Norwegia ini menunjukkan besarnya ambisi mereka menciptakan sejarah baru di pentas sepak bola dunia. Selama ini, Norwegia belum pernah mencapai semifinal Piala Dunia sehingga laga melawan Inggris menjadi kesempatan emas untuk menorehkan pencapaian terbaik sepanjang sejarah sepak bola negara tersebut.
Di sisi lain, Inggris juga datang dengan target yang sama besar. Karena itu, duel kedua tim diperkirakan berlangsung sengit dengan tensi tinggi sejak menit awal.
Dengan dukungan penuh pemain, fasilitas yang lebih nyaman, serta persiapan yang dianggap lebih ideal, Norwegia berharap mampu menghadapi tantangan besar dari Inggris dan menjaga mimpi mereka tetap hidup di Piala Dunia 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengalaman tumbuh dalam keluarga ekonomi terbatas dapat membentuk kebiasaan finansial hingga dewasa. Simak 8 kebiasaan yang sering terbawa.
Gubernur NTT Melki Laka Lena menetapkan status tanggap darurat gempa selama 14 hari, mulai 15 hingga 28 Agustus 2026.
PLN siagakan 45.000 personel dan cadangan daya 9 GW untuk mengamankan kelistrikan nasional saat HUT ke-81 RI.
Dua desainer kebaya dari DIY lolos tingkat regional Fatmawati Trophy 2026 dan akan bersaing di tingkat nasional di Bali pada Oktober 2026.
Gempa NTT M7,7 membuat lebih dari 5.000 warga mengungsi. Tiga kabupaten menetapkan status tanggap dan siaga darurat.
Gebyar Fest 81 Bank Jateng melibatkan 1.100 debitur dengan penyaluran kredit Rp279 miliar serta 453 booth UMKM.