6 Manfaat Stroberi untuk Kesehatan, Kaya Antioksidan
Stroberi kaya vitamin C, serat, dan antioksidan. Simak 6 manfaatnya untuk imunitas, jantung, hingga mencegah penyakit kronis.
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian (kanan) dan Muhammad Shohibul Fikri (kiri) pada Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (20/1/2026). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/foc.
Harianjogja.com, JAKARTA—Harapan publik tuan rumah di sektor ganda putra harus mendapat pukulan telak pada babak awal Indonesia Open 2026. Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri langsung tersingkir usai kalah dari wakil China, Chen Bo Yang/Liu Yi, di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Rabu (3/6/2026).
Tampil dengan status finalis Singapore Open 2026, Fajar/Fikri justru gagal mempertahankan tren positif. Mereka harus mengakui keunggulan lawan setelah kalah dua gim langsung dengan skor 13-21, 14-21 dalam laga berdurasi 37 menit.
Start Buruk Jadi Penentu Kekalahan
Sejak awal pertandingan, Fajar/Fikri tampak kesulitan mengimbangi permainan cepat dan agresif pasangan China. Mereka langsung tertinggal jauh 1-7 pada gim pertama, membuat tekanan semakin besar.
Meski sempat mencoba bangkit, dominasi Chen/Liu tak terbendung. Interval gim pertama ditutup dengan keunggulan telak 11-3 untuk pasangan China. Selepas jeda, Fajar/Fikri berupaya meningkatkan intensitas serangan, namun tetap kesulitan menembus pertahanan lawan yang solid.
Gim pertama pun berakhir dengan skor 21-13 untuk keunggulan Chen/Liu.
Sempat Bangkit, Tapi Gagal Balikkan Keadaan
Memasuki gim kedua, Fajar/Fikri menunjukkan perlawanan lebih baik. Duel sempat berlangsung ketat hingga skor imbang 3-3. Namun momentum kembali hilang setelah pasangan China mencetak enam poin beruntun.
Interval gim kedua kembali menjadi milik Chen/Liu dengan keunggulan 11-4. Dalam posisi tertinggal, Fajar/Fikri mencoba bermain lebih agresif dan sempat memangkas jarak hingga 14-16.
Sayangnya, peluang untuk memaksakan rubber game sirna setelah Chen/Liu tampil lebih tenang di poin-poin krusial. Gim kedua ditutup dengan skor 21-14, sekaligus memastikan langkah Fajar/Fikri terhenti lebih awal.
Ganda Putra Indonesia Kompak Tersingkir
Hasil mengecewakan tidak hanya dialami Fajar/Fikri. Dua pasangan Indonesia lainnya juga harus angkat koper di babak pertama.
Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi kalah dari wakil Taiwan, Zhi-Wei He/Huang Jui-Hsuan, melalui pertandingan tiga gim 21-13, 17-21, 11-21.
Sementara itu, Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat juga gagal melangkah lebih jauh setelah takluk dari unggulan Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi dengan skor 8-21, 13-21.
Kekalahan beruntun ini menjadi catatan penting bagi sektor ganda putra Indonesia, terutama dalam turnamen level BWF World Tour Super 1000 yang menjadi salah satu ajang paling prestisius di kalender bulu tangkis dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Stroberi kaya vitamin C, serat, dan antioksidan. Simak 6 manfaatnya untuk imunitas, jantung, hingga mencegah penyakit kronis.
Pemerintah menegaskan tidak ada rencana melarang seluruh vape. Kajian hanya difokuskan pada penyalahgunaan rokok elektrik untuk narkotika.
Pemkab Kulonprogo menggandeng UNY membuka program S2 jalur RPL bagi ASN yang dapat diselesaikan dalam waktu satu tahun.
Pemkot Jogja menargetkan seluruh reklame ilegal tuntas ditertibkan pada awal 2027. Satpol PP telah menertibkan 2.767 reklame insidental sepanjang 2026.
Kementerian Hukum menyiapkan sistem peradilan pidana terpadu untuk penanganan perkara kekerasan seksual, pelindungan anak, dan pekerja migran.
Mobil dinas Brimob dan KA Bandara mengalami kecelakaan di Sedayu, Bantul. Polda DIY memastikan tidak ada korban maupun gangguan operasional.