Meta AI di Mac Bisa Bantu Konten hingga Analisis Bisnis
Meta AI kini hadir sebagai aplikasi Mac dengan fitur baca layar, dikte, integrasi bisnis, dan Google Workspace.
Jadwal perempat final BWF World Championships 2026 / Instagram: Badminton.Ina
Harianjogja.com, JOGJA—Lima wakil Indonesia akan bertarung mati-matian di perempat final BWF World Championships 2026 pada Jumat (21/8/2026). Satu kemenangan di New Delhi, bukan hanya membuka jalan ke semifinal, tetapi juga mengamankan medali perunggu bagi Merah Putih. Pertandingan di seluruh lapangan dimulai pukul 12.00 WIB.
Perjuangan utama Indonesia di fase delapan besar ini datang dari sektor ganda putra. Pasangan unggulan kedua, Fajar Alfian/M. Shohibul Fikri, dijadwalkan tampil pada partai kesembilan di Court 2. Mereka akan berhadapan dengan wakil Chinese Taipei, Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan. Sebagai unggulan tertinggi di antara lima wakil Indonesia, Fajar/Fikri menjadi tumpuan besar untuk melanjutkan tradisi emas Indonesia di sektor ini. Menghadapi pasangan yang juga berasal dari Chinese Taipei, Fajar/Fikri tentu sudah mempersiapkan strategi matang untuk mengatasi permainan cepat lawan.
Sementara itu, sektor tunggal putra menyajikan duel antargenerasi yang menarik. Alwi Farhan yang masih muda dan berstatus unggulan ke-11 harus menghadapi ujian berat dari pemain senior unggulan keenam asal Chinese Taipei, Chou Tien Chen. Laga yang menjadi partai ke-10 di Court 2 ini akan menjadi tolak ukur sejauh mana perkembangan Alwi di panggung dunia. Pengalaman Chou Tien Chen yang sudah malang melintang menjadi tantangan tersendiri bagi pebulu tangkis muda Indonesia tersebut.
Di sektor ganda putri, Indonesia mengandalkan dua pasangan yang sama-sama menghadapi lawan-lawan tangguh dari Asia Timur. Rachel A. Rose/Febi Setianingrum yang merupakan unggulan ke-12 akan bertanding lebih dahulu pada partai kedua di Court 2. Mereka berhadapan dengan unggulan kedelapan asal Tiongkok, Li Yi Jing/Luo Xu Min. Sementara itu, pasangan Febriana D. Kusuma/Meilysa Trias P. (unggulan ke-13) harus menghadapi tantangan yang lebih berat lagi. Mereka ditantang oleh unggulan ketiga asal Korea Selatan, Baek Ha Na/Lee So Hee, pada partai ketiga di Court 1. Kedua pertandingan ini menjadi ujian sesungguhnya bagi ketangguhan ganda putri Indonesia di ajang prestisius ini.
Sektor ganda campuran menjadi pembuka perjuangan Indonesia di Court 1. Pasangan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah disiagakan pada partai kedua. Mereka akan berhadapan dengan wakil Chinese Taipei, Yang Po-Hsuan/Hu Ling Fang, yang merupakan unggulan ke-11. Meskipun tidak diunggulkan, Amri/Nita memiliki kesempatan untuk memberikan kejutan jika mampu menampilkan permainan terbaik mereka.
Laga perempat final ini memiliki arti yang sangat krusial bagi kontingen Indonesia. Kemenangan pada fase ini bukan hanya memastikan langkah ke semifinal, tetapi juga menjamin raihan medali perunggu. Hal ini karena dalam kejuaraan dunia, tidak ada perebutan tempat ketiga. Dengan demikian, setiap kemenangan di babak delapan besar langsung mengamankan setidaknya satu medali bagi Indonesia. Prestasi ini tentu akan sangat berarti bagi kebanggaan bangsa di kancah olahraga internasional.
Bagi Indonesia, ajang BWF World Championships merupakan salah satu panggung terbesar untuk mengukur kekuatan bulu tangkis nasional di level global. Setiap medali yang diraih memiliki nilai prestisius yang tinggi. Dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi para atlet yang bertanding.
Pecinta bulu tangkis di Tanah Air dapat menyaksikan dan memberikan dukungan langsung melalui siaran resmi televisi nasional maupun platform pemegang hak siar digital. Dukungan penuh publik menjadi modal berharga bagi para atlet Merah Putih yang berjuang mengharumkan nama bangsa di panggung dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Meta AI kini hadir sebagai aplikasi Mac dengan fitur baca layar, dikte, integrasi bisnis, dan Google Workspace.
Harta Rektor Unsoed Akhmad Sodiq dalam LHKPN 2023 mencapai Rp2,22 miliar. Ia terjaring OTT KPK bersama dua wakil rektor.
Timnas voli putri Indonesia menghadapi Kazakhstan di laga perdana AVC Women's Continental 2026 dengan target menembus enam besar.
Indonesia Bullion Market Association (IBMA) resmi dibentuk untuk mendorong pengembangan pasar bullion yang kredibel, efisien, dan berkelanjutan
Rektor Unsoed Akhmad Sodiq dan dua wakil rektor terjaring OTT KPK ke-19 pada 2026. KPK masih memeriksa pihak yang ditangkap.
Benfica dan Anderlecht meraih kemenangan penting pada leg pertama play-off Liga Europa dan membuka peluang lolos ke fase utama.