Veda Ega Kena Long Lap Penalty di Moto3 Hungaria, Start Tetap P9

Jumali
Jumali Minggu, 07 Juni 2026 07:37 WIB
Veda Ega Kena Long Lap Penalty di Moto3 Hungaria, Start Tetap P9

Veda Ega Pratama /Instagram

Harianjogja.com, JOGJA—Pembalap muda Indonesia asal Gunungkidul, Veda Ega Pratama, harus menghadapi tantangan tambahan pada balapan utama Moto3 Hungaria 2026. Rider yang membela Astra Honda Racing Team itu dijatuhi hukuman long lap penalty usai dinilai melakukan pelanggaran saat sesi kualifikasi Q2 di Sirkuit Balaton Park, Sabtu (6/6/2026).

Meski mendapat sanksi, posisi start Veda tidak berubah. Dia tetap akan memulai balapan dari urutan kesembilan atau baris ketiga pada race yang berlangsung Minggu (7/6/2026).

Hukuman diberikan setelah steward menilai Veda berkendara terlalu lambat di tikungan 5 saat sesi kualifikasi. Aksinya dianggap mengganggu laju pembalap Code Motorsports, Ruche Moodley, yang berada di belakangnya.

Dalam regulasi Moto3, pembalap dilarang melaju terlalu lambat di jalur balap karena berpotensi mengganggu catatan waktu sekaligus membahayakan pembalap lain yang sedang menjalani lap cepat.

Akibat pelanggaran tersebut, Veda diwajibkan menjalani satu kali long lap penalty pada balapan utama.

Long lap penalty merupakan sanksi yang mengharuskan pembalap melewati jalur khusus di area tikungan yang memiliki lintasan lebih panjang dibanding jalur normal. Saat menjalani hukuman itu, pembalap tidak boleh melewati batas lintasan maupun melakukan kesalahan yang berpotensi membuat penalti tambahan.

Sanksi tersebut biasanya membuat pembalap kehilangan waktu sekitar dua hingga tiga detik. Di kelas Moto3 yang memiliki persaingan sangat ketat, selisih waktu tersebut dapat berdampak besar terhadap posisi finis.

Meski demikian, peluang Veda untuk meraih poin masih terbuka. Start dari posisi kesembilan membuatnya tetap berada di kelompok depan sehingga berkesempatan bersaing sejak awal balapan.

Strategi tim akan menjadi faktor penting dalam menentukan kapan Veda menjalani long lap penalty. Pemilihan waktu yang tepat dapat membantu meminimalkan kehilangan posisi saat kembali ke lintasan utama.

Sepanjang musim ini, Veda beberapa kali menunjukkan kemampuan bangkit dari situasi sulit. Pembalap asal Wonosari tersebut pernah menorehkan hasil positif meski harus memulai balapan dari posisi yang kurang menguntungkan.

Dengan hukuman yang diterimanya, tantangan menuju hasil maksimal memang semakin berat. Namun, peluang untuk mengamankan poin tetap terbuka apabila mampu menjaga ritme balap dan menjalankan strategi secara efektif sepanjang perlombaan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online