DPRD Kabupaten Magelang Setujui Raperda Perubahan APBD 2026
Rapat paripurna dibuka dan terbuka untuk umum, agenda paripurna kemudian dilanjutkan dengan penyampaian laporan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Magelang
Trofi Piala Dunia - ist/FIFA
Harianjogja.com, JOGJA — Perhelatan akbar Piala Dunia 2026 di Amerika Utara kembali memantik perdebatan klasik mengenai penyebutan cabang olahraga si kulit bundar.
Banyak kalangan masyarakat terkecoh dan mengira bahwa leksikon "soccer" merupakan produk orisinal hasil ciptaan Negeri Paman Sam. Padahal, merujuk pada catatan literatur Encyclopaedia Britannica, istilah tersebut justru pertama kali bersemi di Britania Raya, tanah kelahiran sepak bola modern.
Secara historis, kata tersebut berakar dari penyebutan "association football", yakni nama resmi permainan yang diatur oleh federasi sepak bola Inggris (Football Association atau FA) yang didirikan pada tahun 1863. Pada dekade 1880-an, kalangan mahasiswa Universitas Oxford yang kreatif menciptakan tren bahasa gaul kampus dengan menyisipkan akhiran "-er" pada kata yang telah diringkas. Mereka lantas menamai rugby football menjadi "rugger", sedangkan association football dipendekkan menjadi "assoccer" yang kemudian bertransformasi lebih ringkas menjadi "soccer".
Sosok penting di balik meroketnya popularitas istilah tersebut adalah Charles Wreford-Brown, seorang mahasiswa dari Oxford sekaligus pilar tim nasional Inggris. Dokumentasi tertulis yang merekam penggunaan kata "soccer" pertama kali muncul pada tahun 1892, atau merujuk pada beberapa literatur lain pada 1895.
Wreford-Brown dikenal sebagai atlet serbabisa yang membela skuad Inggris di penghujung abad ke-19, serta dikenang karena kepiawaiannya menempati berbagai pos krusial mulai dari penjaga gawang, pemain bertahan, hingga penyerang. Atas andilnya tersebut, namanya terpatri abadi dalam lembaran evolusi bahasa olahraga internasional.
Leksikon soccer sempat mendominasi percakapan sehari-hari di Inggris selama beberapa dekade. Namun, tatkala memasuki penghujung abad ke-20, istilah itu berangsur-angsur ditinggalkan oleh publik setempat. Faktor pendorong utamanya adalah pergeseran kebiasaan, di mana rugby football lebih lazim disebut "rugby", sehingga association football mengambil alih hak untuk mengklaim sebutan "football". Di samping itu, kalangan ahli bahasa menilai keengganan warga Inggris menggunakan kata tersebut semakin mengental akibat anggapan bahwa soccer telah identik dengan budaya Amerika Serikat—sebuah ironi telak mengingat leksikon itu sejatinya merupakan peninggalan dari Inggris sendiri.
Sementara itu, di seberang Atlantik yakni Amerika Serikat, cabang olahraga ini harus berhadapan dengan lawan tanding yang berat. American football, yang mengadopsi basis dari rugby, telah lebih dulu populer dan merebut takhta penggunaan kata "football". Guna menghindari kerancuan, masyarakat Negeri Paman Sam akhirnya tetap mempertahankan pemakaian kata "soccer" khusus untuk permainan yang menggunakan kaki. Dinamika serupa turut menjangkiti negara-negara seperti Kanada, Australia, dan Irlandia, yang juga memiliki cabang olahraga football versi lokal mereka masing-masing seperti Canadian football, Australian rules football, dan Gaelic football.
Oleh karena itu, bagi khalayak yang tengah menyaksikan kemeriahan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, tidak perlu merasa heran saat mendengarnya diucapkan secara luas. Kosakata tersebut bukanlah sebuah kekeliruan atau bentuk "Amerikanisasi", melainkan warisan kultural murni dari Inggris yang tetap lestari di seberang Atlantik. Berbekal fakta historis ini, pembaca kini memiliki amunisi argumen yang valid apabila menjumpai pihak-pihak yang melayangkan kritik terhadap penggunaan kata soccer.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rapat paripurna dibuka dan terbuka untuk umum, agenda paripurna kemudian dilanjutkan dengan penyampaian laporan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Magelang
Status Gunung Anak Krakatau turun dari Siaga ke Waspada setelah aktivitas menurun. Radius 2 km dari pusat aktivitas masih terlarang.
BMKG memprediksi musim hujan 2026/2027 datang lebih lambat di 529 ZOM akibat El Nino sangat kuat yang bertahan hingga awal 2027.
Kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla tembus 151.000. Kemenkes mengerahkan 1.898 tenaga kesehatan ke tujuh provinsi.
BDx mulai membangun data center AI 640 MW di Jatiluhur. Gedung pertama berkapasitas 120 MW ditargetkan beroperasi awal 2027.
Harga emas Antam hari ini turun Rp1.000 menjadi Rp2.627.000 per gram. Simak harga emas Antam 0,5 gram hingga 1.000 gram.