Timnas Jerman Terganggu Kemunculan Ular Berbisa di Kamp Latihan

Jumali
Jumali Rabu, 17 Juni 2026 19:07 WIB
Timnas Jerman Terganggu Kemunculan Ular Berbisa di Kamp Latihan

Timnas Jerman/Instagram: germanfootball_dfb

Harianjogja.com, JOGJA—Timnas Jerman menghadapi gangguan tak terduga di tengah persiapan mereka untuk melanjutkan kiprah di Piala Dunia 2026. Setelah mengawali turnamen dengan kemenangan telak 7-1 atas Curacao pada laga pembuka Grup E, perhatian skuad asuhan Julian Nagelsmann kini justru tersita oleh ancaman dari luar lapangan.

Kemunculan ular berbisa di sekitar kamp latihan Jerman di Winston-Salem, Carolina Utara, membuat para pemain harus meningkatkan kewaspadaan selama menjalani sesi persiapan. Situasi tersebut bahkan mendapat sorotan langsung dari kapten tim Joshua Kimmich.

Kimmich mengungkapkan bahwa para pemain sempat melihat seekor ular dan kemudian mendapat informasi bahwa hewan tersebut termasuk jenis berbisa. Ular yang dimaksud diketahui merupakan copperhead, salah satu spesies ular berbisa yang banyak ditemukan di wilayah Carolina Utara.

Menurut informasi otoritas satwa liar setempat, copperhead menjadi penyebab sebagian besar kasus gigitan ular berbisa yang terjadi di negara bagian tersebut. Meski umumnya tidak berakibat fatal, gigitan ular ini tetap memerlukan penanganan medis segera.

"Kami melihat seekor ular kemarin dan diberi tahu bahwa ular itu berbisa," ujar Kimmich kepada BBC Sport, Rabu (17/6/2026).

Ia mengakui informasi tersebut langsung mengubah suasana di lingkungan tim. Para pemain yang sebelumnya fokus mempersiapkan pertandingan kini harus lebih memperhatikan kondisi sekitar setiap kali berada di area latihan.

"Jika tergigit, Anda harus pergi ke rumah sakit. Saya rasa Anda tidak akan meninggal, tetapi itu jelas berbahaya," katanya.

Kimmich menambahkan bahwa keberadaan ular berbisa bukanlah sesuatu yang lazim ditemui di Jerman. Karena itu, para pemain membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan kondisi lingkungan di Amerika Utara yang berbeda dari negara asal mereka.

"Begitu Anda mengetahui jenis ularnya dan apa yang bisa terjadi jika tergigit, hal itu langsung tidak terasa lucu lagi," ujar gelandang Bayern Munchen tersebut.

Gangguan serupa ternyata juga dialami sejumlah peserta Piala Dunia 2026 lainnya. Timnas Swiss yang bermarkas di kawasan Carmel Valley, San Diego, telah memasang papan peringatan di sekitar area latihan sejak sebelum turnamen dimulai. Bahkan beberapa titik tertentu ditetapkan sebagai kawasan yang perlu diwaspadai karena berpotensi menjadi habitat ular.

Sementara itu, Timnas Norwegia yang menjalani pemusatan latihan di Greensboro, Carolina Utara, juga mendapat informasi bahwa copperhead merupakan spesies yang sangat umum ditemukan di wilayah tersebut. Kapten Norwegia Kristian Thorstvedt mengaku tidak senang mendengar peringatan tersebut.

Langkah pencegahan lebih ketat bahkan diterapkan Austria. Tim tersebut melarang para pemain bersepeda selama berada di Santa Barbara guna mengurangi risiko kontak dengan ular berbisa di area terbuka.

Kondisi ini menunjukkan bahwa tantangan yang dihadapi peserta Piala Dunia tidak selalu berasal dari pertandingan di lapangan. Faktor lingkungan dan kondisi alam setempat juga dapat memengaruhi persiapan tim menjelang laga penting.

Jerman sendiri dijadwalkan menghadapi Pantai Gading pada pertandingan kedua Grup E yang berlangsung di Toronto Stadium, Kanada, Minggu (21/6/2026). Nagelsmann tentu berharap fokus para pemain kembali sepenuhnya tertuju pada pertandingan, bukan pada ancaman yang muncul dari sekitar kamp latihan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online