Prancis Jadi Pemilik Skuad Termahal Piala Dunia 2026, Qatar Terendah

Jumali
Jumali Kamis, 18 Juni 2026 21:47 WIB
Prancis Jadi Pemilik Skuad Termahal Piala Dunia 2026, Qatar Terendah

Trofi Piala Dunia - ist/FIFA

Harianjogja.com, JOGJA— Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan persaingan 48 negara untuk memperebutkan trofi paling prestisius di sepak bola dunia. Turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu juga memperlihatkan jurang nilai pasar skuad yang sangat lebar antarpeserta.

Data Transfermarkt menunjukkan total valuasi pemain yang tampil di Piala Dunia 2026 mencapai lebih dari 17,5 miliar euro. Angka tersebut menjadi salah satu yang tertinggi sepanjang sejarah penyelenggaraan turnamen empat tahunan itu.

Di antara seluruh peserta, Prancis muncul sebagai pemilik skuad dengan nilai pasar tertinggi. Tim berjuluk Les Bleus tersebut memiliki valuasi sekitar 1,52 miliar euro atau setara lebih dari Rp31 triliun.

Besarnya nilai pasar Prancis tidak lepas dari deretan pemain elite yang menghuni skuad mereka. Nama seperti Kylian Mbappe masih menjadi aset paling berharga dengan nilai pasar yang mencapai ratusan juta euro. Kedalaman skuad di hampir seluruh posisi membuat Prancis kembali masuk daftar favorit juara.

Dominasi Prancis terlihat semakin mencolok jika dibandingkan dengan negara-negara yang berada di papan bawah. Nilai skuad mereka tercatat lebih dari 75 kali lipat dibanding Qatar yang menjadi peserta dengan valuasi terendah pada turnamen ini.

Inggris dan Spanyol Tempel Ketat

Di bawah Prancis, Inggris menempati posisi kedua sebagai tim dengan skuad paling mahal di Piala Dunia 2026.

Nilai pasar The Three Lions mencapai sekitar 1,36 miliar euro. Generasi muda Inggris yang dipenuhi pemain berlabel bintang seperti Jude Bellingham dan Declan Rice menjadi salah satu faktor utama tingginya valuasi tersebut.

Spanyol berada di posisi ketiga dengan nilai pasar sekitar 1,22 miliar euro. La Roja mendapat dorongan besar dari kehadiran sejumlah pemain muda berbakat yang saat ini menjadi incaran klub-klub elite Eropa.

Salah satu yang paling menonjol adalah Lamine Yamal. Nilai pasar pemain muda Barcelona itu bahkan disebut melampaui total valuasi beberapa negara peserta Piala Dunia 2026.

Portugal melengkapi empat besar dengan nilai skuad sekitar 1,01 miliar euro. Selain masih diperkuat Cristiano Ronaldo yang menjalani Piala Dunia keenamnya, Portugal juga memiliki banyak pemain yang bermain di kompetisi elite Eropa.

Enam Negara Tembus Nilai Miliaran Dolar

Selain Prancis, Inggris, Spanyol, dan Portugal, dua negara lain yang berhasil menembus valuasi lebih dari US$1 miliar adalah Jerman dan Brasil.

Jerman memiliki nilai skuad sekitar 947 juta euro, sedangkan Brasil mencapai 928,2 juta euro.

Kehadiran enam negara dengan valuasi di atas US$1 miliar menunjukkan bagaimana konsentrasi talenta sepak bola dunia masih didominasi negara-negara besar yang memiliki kompetisi kuat dan sistem pembinaan pemain yang matang.

Di bawah mereka terdapat Belanda, Argentina, Norwegia, dan Belgia yang melengkapi daftar 10 besar negara dengan skuad paling bernilai.

PeringkatNegaraNilai Pasar
1Prancis€1,52 miliar
2Inggris€1,36 miliar
3Spanyol€1,22 miliar
4Portugal€1,01 miliar
5Jerman€947 juta
6Brasil€928,2 juta
7Argentina€807,5 juta
8Belanda€754,2 juta
9Norwegia€589,9 juta
10Belgia€547,5 juta

Meski valuasi skuad sering dijadikan indikator kekuatan tim, sejarah Piala Dunia menunjukkan bahwa nilai pasar bukan faktor penentu kemenangan.

Kejutan tetap menjadi bagian dari sepak bola. Pada fase awal Piala Dunia 2026, beberapa tim dengan valuasi lebih rendah mampu mencuri hasil positif dari lawan yang secara finansial jauh lebih unggul.

Faktor taktik, efektivitas penyelesaian akhir, kondisi fisik pemain, hingga mental bertanding di pertandingan besar tetap menjadi pembeda yang tidak bisa diukur hanya melalui nilai pasar.

Perbedaan valuasi yang sangat besar antarnegara juga menunjukkan ketimpangan distribusi pemain elite di sepak bola modern. Tercatat terdapat 14 negara peserta yang memiliki nilai skuad di bawah 100 juta euro, sementara sejumlah pemain individu memiliki nilai pasar yang melebihi total skuad negara-negara tersebut.

Karena itu, meski Prancis, Inggris, Spanyol, dan Portugal datang dengan status skuad termahal, perjalanan menuju trofi juara tetap akan ditentukan oleh performa di lapangan. Piala Dunia selalu menghadirkan ruang bagi kejutan, dan sejarah berkali-kali membuktikan bahwa uang bukan satu-satunya faktor penentu kemenangan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online