Klasemen Medali Asian Games 2026: Indonesia Turun ke Posisi 20
Klasemen medali Asian Games 2026 Selasa 22 September pukul 15.00 WIB. Indonesia turun ke posisi 20 setelah Cok Istri menambah perunggu.
Trofi Piala Dunia - ist/FIFA
Harianjogja.com, JOGJA—Perebutan tiket babak 16 besar Piala Dunia 2026 dari Grup F semakin menarik setelah berakhirnya pertandingan putaran kedua. Belanda berhasil mengambil alih puncak klasemen sementara usai meraih kemenangan telak atas Swedia, sementara Jepang terus menempel ketat setelah mengalahkan Tunisia dengan skor meyakinkan.
Hasil tersebut membuat Belanda dan Jepang sama-sama mengoleksi empat poin. Namun, De Oranje berhak menempati posisi teratas karena unggul produktivitas gol. Situasi ini membuat pertandingan terakhir fase grup menjadi penentu nasib seluruh tim, terutama Swedia yang masih memiliki peluang lolos.
Belanda tampil dominan saat menghadapi Swedia dalam laga putaran kedua. Tim asuhan Ronald Koeman menunjukkan kualitas serangan yang efektif dan berhasil menutup pertandingan dengan kemenangan 5-1.
Brian Brobbey menjadi salah satu aktor utama kemenangan tersebut setelah mencetak dua gol pada menit ke-5 dan ke-17. Cody Gakpo juga tampil gemilang melalui dua gol yang lahir pada menit ke-47 dan ke-54.
Keunggulan Belanda semakin lengkap setelah Crysencio Summerville mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-89. Sementara itu, satu-satunya gol balasan Swedia dicetak Anthony Elanga pada menit ke-59.
Kemenangan besar ini menjadi momentum penting bagi Belanda setelah sebelumnya hanya bermain imbang 2-2 melawan Jepang pada laga pembuka. Tambahan tiga poin sekaligus memperbesar peluang mereka untuk mengamankan status juara grup.
Di pertandingan lain, Jepang kembali menunjukkan konsistensinya sebagai salah satu kekuatan sepak bola Asia.
Tim Samurai Biru berhasil mengalahkan Tunisia dengan skor telak 4-0. Daichi Kamada membuka keunggulan cepat pada menit ke-4 sebelum Ayase Ueda mencetak dua gol yang lahir pada menit ke-31 dan menit ke-83.
Satu gol tambahan Jepang disumbangkan Junya Ito pada menit ke-69.
Hasil tersebut membuat Jepang tetap berada dalam posisi aman menjelang laga terakhir. Dengan koleksi empat poin dan selisih gol positif, hasil imbang pada pertandingan berikutnya sudah cukup untuk membuka jalan menuju babak gugur.
Sebaliknya, Tunisia semakin terpuruk setelah menelan kekalahan kedua secara beruntun.
Tim asal Afrika Utara tersebut telah kebobolan sembilan gol dan baru mencetak satu gol sepanjang dua pertandingan. Kondisi tersebut membuat peluang mereka untuk melanjutkan perjalanan di Piala Dunia 2026 semakin kecil.
Klasemen Sementara Grup F
Perhatian kini tertuju pada pertandingan putaran ketiga yang akan digelar pada 26 Juni 2026. Belanda akan menghadapi Tunisia dengan target mengunci posisi puncak klasemen.
Sementara itu, duel Swedia melawan Jepang diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menentukan di fase grup. Swedia membutuhkan kemenangan untuk menjaga asa lolos ke babak 16 besar, sedangkan Jepang hanya memerlukan hasil imbang untuk memastikan tempat di fase berikutnya.
Persaingan yang ketat ini membuat peluang lolos masih terbuka bagi tiga tim teratas. Dengan selisih poin yang tipis, setiap gol dan setiap hasil pertandingan berpotensi mengubah peta klasemen secara dramatis hingga peluit akhir putaran ketiga dibunyikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Klasemen medali Asian Games 2026 Selasa 22 September pukul 15.00 WIB. Indonesia turun ke posisi 20 setelah Cok Istri menambah perunggu.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 23 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 23 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.