Dengungan Drone di Stadion Piala Dunia 2026 Dianggap Ancaman Serius
Ancaman drone di Piala Dunia 2026 dianggap senjata pemusnah massal. 145 pelanggaran, denda Rp1,6 miliar, dan teknologi anti-drone canggih dikerahkan.
Instagram: Afaseleccion
Harianjogja.com, JOGJA— Drama besar tersaji di Grup J Piala Dunia 2026 setelah Aljazira berhasil melakukan comeback dramatis dengan menekuk Yordania dengan skor 2-1 pada laga matchday kedua yang digelar di San Francisco Bay Area Stadium, Selasa (23/6) siang WIB.
Kemenangan ini tidak hanya menjaga asa Aljazair ke babak 32 besar, tetapi juga memastikan Argentina mengunci status juara Grup J lebih cepat.
Hasil tersebut membuat klasemen sementara Grup J semakin jelas. Argentina kukuh di puncak dengan 6 poin dari dua kemenangan, disusul Austria di posisi kedua dengan 3 poin. Aljazair juga mengoleksi 3 poin dan naik ke peringkat ketiga, sementara Yordania masih tanpa poin dan dipastikan tersingkir dari turnamen.
Keunggulan Argentina tidak bisa lagi dikejar secara matematis maupun head-to-head. La Albiceleste sudah menaklukkan Austria dan Aljazair pada dua laga awal, sehingga meski tim lain menyamai poin, Argentina tetap unggul dalam rekor pertemuan langsung. Dengan kondisi ini, laga terakhir Argentina kontra Yordania pada 28 Juni hanya menjadi formalitas.
Sementara itu, perhatian kini tertuju pada perebutan satu tiket tersisa dari Grup J antara Aljazair dan Austria. Kedua tim akan saling berhadapan dalam laga penentuan pada 28 Juni. Austria saat ini unggul selisih gol, namun momentum ada di pihak Aljazair yang baru saja meraih kemenangan dramatis.
Pertandingan Aljazair kontra Yordania sendiri berlangsung ketat sejak awal. Yordania yang sebelumnya kalah 1-3 dari Austria tampil agresif dan menciptakan peluang lebih dulu melalui Mousa Al Tamari pada menit ke-11, namun berhasil digagalkan kiper Luca Zidane.
Aljazair membalas lewat Amine Gouiri, tetapi peluangnya masih digagalkan kiper Yordania, Yazeed Abulaila. Riyad Mahrez juga sempat mendapatkan dua peluang emas, namun gagal mengubah skor.
Yordania akhirnya unggul lebih dulu pada menit ke-36 lewat Nizar Al Rashdan yang memanfaatkan bola pantul hasil tepisan Zidane. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Aljazair meningkatkan intensitas serangan. Tekanan mereka membuahkan hasil pada menit ke-69 ketika Nadhir Benbouali menyamakan kedudukan lewat sundulan memanfaatkan sepak pojok.
Puncak drama terjadi pada menit ke-82 saat Amine Gouiri mencetak gol kemenangan setelah menyambar bola liar di depan gawang. Yordania berusaha membalas di sisa waktu, namun lini belakang Aljazair yang dikomandoi Ramy Bensebaini dan Aissa Mandi tampil solid hingga laga usai.
Dengan hasil ini, Yordania dipastikan menjadi juru kunci Grup J tanpa poin dan tersingkir dari Piala Dunia 2026. Sebaliknya, Aljazair masih memiliki peluang lolos ke babak 32 besar dan akan menghadapi laga hidup-mati kontra Austria pada 28 Juni mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ancaman drone di Piala Dunia 2026 dianggap senjata pemusnah massal. 145 pelanggaran, denda Rp1,6 miliar, dan teknologi anti-drone canggih dikerahkan.
Portugal wajib menang saat lawan Uzbekistan di Piala Dunia 2026. Simak prediksi skor dan susunan pemain lengkap.
Pentas Karya SD Negeri Model Sleman 2026 tampilkan kreativitas 420 siswa dari tari hingga robotik, disambut apresiasi Kadisdik Sleman.
Studi terbaru ungkap Instagram berpotensi mengganggu cara otak mengenali wajah dan membentuk identitas diri di dunia digital.
Pemkab Klaten siapkan program seragam gratis untuk siswa SD dan SMP negeri mulai 2027 guna meringankan biaya pendidikan masyarakat.
Samsung resmi menyediakan ChatGPT Enterprise dan Codex untuk karyawan global sebagai bagian dari strategi transformasi AI perusahaan.