Sharp Aquos Wish6, HP Entry-Level dengan AI Pendeteksi Penipuan
Sharp Aquos Wish6 resmi diperkenalkan, HP entry-level dengan AI pendeteksi panggilan penipuan, layar 120 Hz, baterai 5.000 mAh, kamera 50 MP. Rilis September 20
Bek Timnas Uzbekistan sekaligus pemain Manchester City, Abdukodir Khusanov (No punggung 2) saat menghalau tembakan dari Cristiano Ronaldo dalam laga Grup K Piala Dunia 2026 di Houston, Selasa (23/6/2026)/ Instagram: @Reuterssports
Harianjogja.com, JOGJA—Bek Timnas Uzbekistan sekaligus pemain Manchester City, Abdukodir Khusanov, menjadi sorotan dunia setelah melakukan aksi penyelamatan krusial yang menggagalkan peluang hat-trick Cristiano Ronaldo dalam laga Grup K Piala Dunia 2026 melawan Portugal di Houston, Selasa (23/6/2026).
Momen tersebut terjadi pada babak pertama ketika Ronaldo hampir mencetak trigol. Namun, Khusanov berhasil melakukan goal-line clearance yang menyapu bola tepat di garis gawang, sehingga peluang emas tersebut gagal berbuah gol. Sportstar mengungkapkan, aksi itu menjadi salah satu momen paling dramatis dalam pertandingan yang akhirnya dimenangkan Portugal dengan skor telak 5-0.
BBC melaporkan, meski Uzbekistan harus menelan kekalahan, performa Khusanov tetap mencuri perhatian publik sepak bola dunia. Bek berusia 22 tahun itu dinilai menunjukkan ketenangan, refleks cepat, serta kemampuan membaca situasi saat menghadapi salah satu penyerang terbaik sepanjang masa.
Perjalanan karier Khusanov menuju panggung Piala Dunia terbilang cepat. Namanya mulai dikenal luas di level Asia setelah tampil di Piala Asia U-23 2024, saat ia menjadi bagian penting lini belakang Uzbekistan yang menyingkirkan Timnas Indonesia U-23 dengan skor 2-0 di semifinal. Dalam laga tersebut, ia beberapa kali memenangkan duel penting dan tampil solid di bawah tekanan.
Dua tahun berselang, Khusanov kini berada di level yang jauh lebih tinggi. Dari menghadapi pemain muda Asia, ia kini berhadapan langsung dengan Cristiano Ronaldo di ajang terbesar sepak bola dunia. Perkembangan ini menunjukkan lonjakan karier yang signifikan dalam waktu singkat.
Di level klub, Khusanov mengalami peningkatan pesat setelah direkrut Manchester City dari RC Lens pada Januari 2025 dengan nilai transfer sekitar 40 juta euro. Sebelumnya, ia sempat bermain di Belarus bersama Energetik sebelum melanjutkan karier di Ligue 1 bersama Lens.
Di bawah asuhan Pep Guardiola, Khusanov berkembang menjadi salah satu bek muda potensial di Premier League. Sementara di level tim nasional, ia juga mendapat bimbingan dari Fabio Cannavaro, legenda sepak bola Italia yang kini menangani Uzbekistan.
Meski telah mencatat momen besar di Piala Dunia, tantangan terbesar Khusanov ke depan adalah menjaga konsistensi di level tertinggi. Aksi penyelamatan terhadap Ronaldo menjadi bukti potensinya, namun perjalanan kariernya masih panjang untuk mengukuhkan diri sebagai bek elite dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sharp Aquos Wish6 resmi diperkenalkan, HP entry-level dengan AI pendeteksi panggilan penipuan, layar 120 Hz, baterai 5.000 mAh, kamera 50 MP. Rilis September 20
Seskab Teddy mendorong anak putus sekolah kembali belajar melalui Sekolah Rakyat. Program ini disebut telah memberi akses pendidikan bagi 43.000 anak.
BGN mewajibkan ompreng MBG mencantumkan batas waktu konsumsi mulai pekan depan untuk memperkuat keamanan pangan dan mencegah keracunan.
Kekeringan kembali melanda Padukuhan Tirto, Kulonprogo. Warga berharap dropping air dan pembangunan sumur bor menjadi solusi jangka panjang.
Polisi menangkap pengedar sabu di Sukoharjo. Sebanyak 23 paket sabu seberat 9,37 gram dan sejumlah barang bukti disita.
Apindo memproyeksikan ekspor Indonesia membaik pada Juli 2026, tetapi biaya produksi dan permintaan global masih menjadi tantangan.