Resmi Pedro Acosta Duet dengan Marc Marquez Mulai MotoGP 2027

Jumali
Jumali Kamis, 25 Juni 2026 11:17 WIB
Resmi Pedro Acosta Duet dengan Marc Marquez Mulai MotoGP 2027

Pembalap Ducati Marc Marquez. ANTARA/Ducati/am.

Harianjogja.com, JOGJA— Spekulasi panjang mengenai masa depan Pedro Acosta akhirnya berakhir. Ducati Corse resmi mengumumkan pembalap muda asal Spanyol tersebut akan memperkuat Ducati Lenovo Team untuk musim 2027 hingga 2028.

Pengumuman yang disampaikan pada Rabu (24/6/2026) itu sekaligus mengonfirmasi bahwa Acosta akan menggantikan Francesco Bagnaia sebagai rekan setim Marc Marquez di tim pabrikan Ducati.

Keputusan tersebut menjadi salah satu perpindahan pembalap terbesar menjelang era baru MotoGP 850cc yang akan dimulai pada 2027. Dengan merekrut Acosta, Ducati menegaskan komitmennya untuk menjaga daya saing sekaligus menyiapkan regenerasi pembalap dalam jangka panjang.

Bagnaia sebelumnya telah dipastikan meninggalkan Ducati pada akhir musim 2026. Juara dunia MotoGP 2022 dan 2023 itu mengakhiri hubungan selama delapan tahun bersama Ducati sejak bergabung sebagai rookie pada 2019.

Mulai musim 2027, Bagnaia akan memperkuat Aprilia Racing dan diperkirakan menjadi tandem Marco Bezzecchi.

Ducati Yakin Acosta Jadi Investasi Masa Depan

CEO Ducati Motor Holding, Claudio Domenicali, menyebut Acosta sebagai salah satu talenta muda terbaik yang dimiliki MotoGP saat ini.

"Kami senang menyambut Pedro ke Ducati Lenovo Team. Dia adalah salah satu pembalap muda paling berbakat dan menjanjikan di kancah MotoGP, dan dalam waktu yang sangat singkat, dia telah menunjukkan pertumbuhan teknis dan kompetitif yang benar-benar luar biasa," ujar Domenicali.

Menurutnya, perekrutan Acosta merupakan bagian dari strategi Ducati untuk membangun fondasi jangka panjang di ajang MotoGP.

Domenicali meyakini kombinasi talenta Acosta dan performa motor Desmosedici GP akan menghasilkan paket yang sangat kompetitif dalam beberapa musim mendatang.

"Bersama Marc, ia akan membentuk pasangan yang sangat kompetitif, tantangan yang menarik bagi Ducati Corse dan sinyal yang jelas dari ambisi kami untuk musim-musim mendatang."

Karier Moncer Pedro Acosta

Acosta menjadi salah satu pembalap muda paling bersinar dalam beberapa tahun terakhir. Pembalap bernomor 37 tersebut berhasil meraih gelar juara dunia di kelas Moto3 dan Moto2 hanya dalam rentang tiga musim sejak memulai kariernya di Kejuaraan Dunia.

Saat menjalani debut di kelas premier pada 2024, Acosta langsung mencuri perhatian dan meraih predikat Rookie of the Year.

Perkembangannya terus berlanjut dengan finis di posisi keempat klasemen MotoGP 2025 serta mengoleksi 13 podium. Pada musim 2026, ia kembali menambah tiga podium meski masih menanti kemenangan pertamanya di kelas utama.

General Manager Ducati Corse, Luigi Dall'Igna, menilai Acosta merupakan figur ideal untuk mendukung proyek jangka panjang Ducati.

"Pedro mewakili kandidat ideal untuk masa depan Ducati Lenovo Team. Setelah konfirmasi Marc, kami ingin menambahkan pembalap muda dan kencang ke proyek pengembangan Desmosedici GP."

Menurut Dall'Igna, talenta dan kematangan Acosta menjadikannya salah satu pembalap paling menjanjikan di grid saat ini.

Rival Jadi Rekan Setim

Menariknya, Acosta dan Marquez memiliki sejarah persaingan yang cukup panjang. Acosta langsung berduel dengan Marquez dalam balapan MotoGP pertamanya dan beberapa kali terlibat pertarungan sengit di lintasan dalam dua musim terakhir.

Mulai 2027, rivalitas tersebut akan berubah menjadi kerja sama di dalam satu garasi Ducati Lenovo Team.

Kehadiran duet Marquez dan Acosta juga menciptakan catatan baru bagi Ducati. Untuk pertama kalinya sejak 2010, tim pabrikan asal Italia itu tidak memiliki pembalap Italia dalam susunan pembalap utamanya.

Dengan kombinasi pengalaman Marquez dan talenta muda Acosta, Ducati berharap mampu mempertahankan dominasi sekaligus menghadapi tantangan regulasi baru MotoGP era mesin 850cc yang mulai berlaku pada 2027.

Kontrak Acosta dilaporkan berdurasi dua tahun. Meski nilai gaji pokoknya disebut tidak menjadi yang tertinggi di grid MotoGP, skema kontraknya mencakup bonus besar untuk kemenangan maupun gelar juara dunia, sesuai tradisi kontrak performa yang selama ini diterapkan Ducati.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online