Layanan SIM Keliling Kota Jogja: Hari Ini di Satpas, MPP dan Alkid
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Pebalap Motogp Marc Marquez (kiri). /Instagram.
Harianjogja.com, JOGJA—Marc Marquez harus menelan hasil pahit pada MotoGP Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone. Datang dengan modal kemenangan ganda di Sachsenring dan hanya terpaut 18 poin dari Jorge Martin di puncak klasemen, pebalap Ducati Lenovo itu justru pulang dengan selisih yang melebar menjadi 40 poin.
Hasil di Silverstone menjadi salah satu akhir pekan paling mengecewakan bagi juara dunia delapan kali tersebut sejak kembali membalap setelah menjalani operasi bahu pada Mei lalu.
Hasil Sprint dan Balapan Utama Jauh dari Harapan
Kesulitan Marquez sudah terlihat sejak Sprint Race. Ia hanya mampu finis di posisi kesembilan setelah mengalami degradasi ban belakang yang cukup signifikan.
Situasi tak banyak berubah pada balapan utama yang berlangsung selama 20 lap. Meski menggunakan ban belakang medium seperti sebagian besar rivalnya, Marquez kesulitan menjaga ritme dan akhirnya finis di posisi ketujuh.
Pebalap asal Spanyol itu menyentuh garis finis dengan selisih 9,6 detik dari pemenang balapan, Raul Fernandez dari Trackhouse Aprilia.
Akibat hasil tersebut, posisi Marquez dalam perebutan gelar juara dunia semakin tertekan. Jaraknya dengan Jorge Martin kini melebar menjadi 40 poin, padahal sebelum seri Inggris hanya terpaut 18 angka.
| Sesi | Hasil |
|---|---|
| Sprint Race | Posisi 9 |
| Main Race | Posisi 7 |
| Selisih ke Pemenang | 9,6 detik |
| Selisih ke Jorge Martin | 40 poin |
Posisi Merosot Sepanjang Balapan
Marquez sebenarnya sempat bertahan di posisi empat pada fase awal balapan. Namun, performanya perlahan menurun seiring berjalannya lomba.
Pada lap keenam, ia disalip oleh sang adik, Alex Marquez. Tidak lama kemudian Pedro Acosta juga berhasil mengambil alih posisi Marquez.
Tekanan semakin besar ketika Fabio Di Giannantonio dari tim VR46 menyalipnya pada fase akhir balapan. Situasi tersebut membuat Marquez harus puas mengakhiri lomba di peringkat ketujuh.
Marc Marquez Akui Masalah Ada pada Dirinya
Usai balapan, Marquez secara terbuka mengakui hasil tersebut bukan disebabkan oleh motor Ducati maupun performa ban.
Menurutnya, dirinya belum mampu mengeluarkan potensi maksimal dari paket yang dimiliki sepanjang akhir pekan di Silverstone.
"Motornya bekerja dengan baik, bannya juga bekerja dengan baik. Hanya saja hari ini saya tidak menemukan cara untuk tampil lebih baik dan posisi ketujuh itu adalah sesuatu yang secara teori memang sudah bisa kami perkirakan. Hasil yang optimistis adalah posisi lima besar, tetapi kami tidak mampu mengelolanya dengan cara terbaik dan akhirnya finis ketujuh," kata Marquez kepada Crash.
Pebalap berusia 33 tahun itu juga mengakui kondisi fisik masih menjadi tantangan tersendiri setelah proses pemulihan cedera bahu yang dijalaninya selama jeda musim panas.
Ia bahkan memberikan apresiasi kepada Alex Marquez yang mampu tampil lebih kompetitif dengan spesifikasi motor yang sama.
Aragon Jadi Harapan Kebangkitan
Meski kehilangan banyak poin dalam perburuan gelar MotoGP 2026, Marquez memilih tetap tenang menghadapi situasi tersebut.
Pebalap Ducati Lenovo itu menegaskan fokusnya saat ini adalah menikmati proses dan memaksimalkan setiap balapan yang tersisa musim ini.
Kesempatan bangkit terbuka pada seri berikutnya yang berlangsung di Sirkuit Aragon. Trek tersebut dikenal sebagai salah satu lintasan favorit Marquez.
Musim lalu, ia tampil dominan dengan menyapu bersih kemenangan Sprint Race dan balapan utama di Aragon. Catatan itu menjadi modal penting untuk memangkas jarak dengan Jorge Martin dalam perebutan gelar juara dunia.
Sementara itu, rekan setimnya Francesco Bagnaia juga mengalami akhir pekan yang sulit di Silverstone. Setelah kesulitan mengatasi degradasi ban pada Sprint Race, Bagnaia gagal meraih poin pada balapan utama akibat terjatuh dan tidak mampu melanjutkan lomba.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
10 tips mudah diterima perusahaan asing, mulai dari menentukan negara tujuan, sesuaikan CV, bangun LinkedIn, kuasai bahasa, hingga pahami visa dan izin kerja.
BIGBANG meluncurkan Official Light Stick Anniversary Edition untuk merayakan 20 tahun debut. Merchandise spesial ini hadir menjelang tur dunia XX: COSMOS yang j
Banyak penumpang kehilangan barang saat pemeriksaan bandara karena melanggar aturan kabin pesawat. Simak daftar barang yang sering disita, mulai dari power bank
Babak semifinal Piala AFF 2026 dipastikan tanpa wajah baru. Thailand, Vietnam, Singapura, dan Malaysia yang sama-sama pernah juara akan berebut tiket final dala
Mobil lama tidak selalu lebih hemat. Kenali lima tanda kendaraan sudah saatnya diganti, mulai dari biaya perbaikan yang membengkak hingga faktor keselamatan ber