900 Ton Gandum Sudah Dikirim ke Palestina, Laju Peduli Ungkap Sumbernya
Laju Peduli telah mengirim lebih dari 900 ton gandum ke Palestina selama delapan tahun. Bantuan dihimpun dari sedekah masyarakat.
Timnas Amerika Serikat akan menghadapi Turki pada laga terakhir Grup D Piala Dunia 2026 yang digelar di Los Angeles Stadium, Jumat (26/6/2026) pukul 09.00 WIB.- ist/FIFA
Harianjogja.com, JOGJA—Timnas Amerika Serikat akan menghadapi Turki pada laga terakhir Grup D Piala Dunia 2026 yang digelar di Los Angeles Stadium, Jumat (26/6/2026) pukul 09.00 WIB. Pertandingan ini menjadi peluang bagi Amerika Serikat untuk menyempurnakan catatan di fase grup.
Skuad asuhan Mauricio Pochettino tampil impresif sepanjang fase grup dengan meraih dua kemenangan beruntun. Hasil tersebut memastikan Amerika Serikat lolos ke babak 16 besar, sekaligus menempatkan mereka sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan.
Meski sudah mengamankan tiket fase gugur, Amerika Serikat diprediksi tetap tampil serius. Mereka membidik kemenangan ketiga untuk menjaga momentum sekaligus memperkuat kepercayaan diri sebelum memasuki fase knock-out.
Christian Pulisic masih menjadi tumpuan utama dalam skema permainan AS, meski kondisinya belum sepenuhnya fit. Selain Pulisic, gelandang Cristian Roldan juga diragukan tampil karena masih menjalani pemulihan cedera.
Di sisi lain, Turki datang dengan kondisi kurang ideal. Dua kekalahan dari Paraguay dan Australia membuat peluang mereka lolos ke babak berikutnya sudah tertutup. Laga ini praktis menjadi kesempatan terakhir bagi Turki untuk menutup turnamen dengan hasil positif.
Meski tidak lagi menentukan nasib, Turki dipastikan tetap memberikan perlawanan. Arda Guler dan rekan-rekannya diharapkan mampu tampil lepas tanpa tekanan. Namun, absennya Yunus Akgun karena cedera menjadi kerugian tersendiri bagi lini serang mereka.
Secara statistik, Amerika Serikat unggul dalam produktivitas gol maupun stabilitas permainan. Lini tengah yang diisi Weston McKennie dan Giovanni Reyna menjadi kunci dalam mengontrol tempo pertandingan.
Sementara itu, Turki masih mengandalkan kreativitas Hakan Calhanoglu untuk membangun serangan. Jika mampu memanfaatkan peluang secara efektif, bukan tidak mungkin Turki bisa memberikan kejutan.
Berikut prediksi susunan pemain kedua tim:
Amerika Serikat (3-4-2-1): Freese; Freeman, McKenzie, Trusty; Dest, McKennie, Berhalter, Arfsten; Zendejas, Reyna; Wright.
Turki (4-2-3-1): Cakir; Muldur, Demiral, Bardakci, Kadioglu; Yuksek, Calhanoglu; Yilmaz, Guler, Yildiz; Akturkoglu.
Melihat performa kedua tim, Amerika Serikat lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan. Namun, Turki tetap berpotensi menyulitkan jika mampu bermain disiplin.
Prediksi skor: Amerika Serikat 2-1 Turki.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Laju Peduli telah mengirim lebih dari 900 ton gandum ke Palestina selama delapan tahun. Bantuan dihimpun dari sedekah masyarakat.
Pendapatan transfer DIY turun Rp583,77 miliar pada perubahan APBD 2026. DPRD meminta PAD diperkuat tanpa menambah beban masyarakat.
Muse AI mencatat 1,8 juta unduhan di AS dan Kanada dalam 12 hari, melampaui ChatGPT. Ini fitur fleksibilitas, keamanan, dan kapabilitasnya.
Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, dipadati lautan manusia dalam acara Jawa Tengah Bersholawat yang digelar sebagai bentuk tasyakuran
Sebanyak 17 Taman Budaya mengikuti Temu Karya XXV di Jogja untuk bertukar pengalaman dan praktik pengelolaan kebudayaan antardaerah.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menjelaskan skema gaji guru di sekolah negeri, termasuk PNS, PPPK, dan non-ASN dalam program pendidikan gratis.