Media Vietnam Soroti Starting XI Timnas Indonesia vs Singapura
The Thao 247 menyoroti starting XI Timnas Indonesia yang seluruhnya lahir di luar Indonesia saat mengalahkan Singapura 2-0.
Timnas Portugal/Instagram: Portugal
Harianjogja.com, JOGJA— Peramal asal Ghana, Nana Kwaku Bonsam, kembali menjadi sorotan menjelang gelaran FIFA World Cup 2026. Sosok yang dikenal dengan berbagai ramalan kontroversial itu kini mengubah prediksinya secara drastis: Portugal national football team disebutnya sebagai kandidat kuat juara, sementara England national football team dipastikan gagal meraih trofi.
Pernyataan tersebut langsung ramai diperbincangkan di media sosial, mengingat Bonsam sebelumnya sempat mengklaim telah “mengutuk” kapten Inggris, Harry Kane, jelang pertandingan yang melibatkan Inggris melawan Ghana. Kini, ia justru menyatakan telah mencabut “kutukan” tersebut dan mengubah arah ramalannya.
“Piala Dunia ini milik Cristiano Ronaldo dan Portugal,” ujar Bonsam, dikutip dari Daily Sports, Jumat (26/6/2026).
Ia juga menilai Portugal tampil sebagai salah satu tim paling layak diperhitungkan dalam perebutan gelar juara. Di sisi lain, ia tetap bersikukuh bahwa Inggris tidak akan mampu mengangkat trofi Piala Dunia, pernyataan yang diperkirakan kembali memicu perdebatan di kalangan pendukung The Three Lions.
Bonsam bahkan menegaskan bahwa hubungannya dengan Harry Kane kini sudah membaik. Lebih jauh, ia menyebut memiliki rencana pribadi yang tak kalah mengejutkan.
“Harry Kane bukanlah musuhku. Aku punya bayi yang akan segera kuberi nama sesuai nama Harry Kane,” katanya.
Pernyataan tersebut menjadi kontras dengan klaim sebelumnya yang menyebut adanya pengaruh kekuatan gaib terhadap performa Kane dan hasil pertandingan Inggris. Perubahan sikap ini pun menuai respons beragam dari publik, mulai dari yang menganggapnya hiburan hingga yang menilainya sebagai sensasi semata.
Selain mengubah prediksi terkait Inggris dan Portugal, Bonsam juga menyampaikan permintaan maaf kepada Turkey national football team. Ia mengklaim hasil buruk yang dialami Turki di turnamen sebelumnya disebabkan kesalahan dalam proses ritual yang dilakukannya.
Menurutnya, sebuah kekeliruan terjadi saat prosesi spiritual berlangsung. “Sejujurnya, itu adalah kesalahan besar. Saya telah menyiapkan jimat khusus untuk melemahkan lawan Ghana di Piala Dunia, tetapi selama ritual, murid saya terpeleset saat memegang peta, dan energinya malah mengalir ke Turki,” ujarnya.
Meski demikian, tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim tersebut, dan pernyataan Bonsam lebih banyak dipandang sebagai bagian dari narasi hiburan seputar sepak bola. Hingga kini, seluruh klaim tersebut tidak dapat diverifikasi secara ilmiah.
Sementara itu, Cristiano Ronaldo kembali disebut sebagai figur sentral dalam prediksi Bonsam. Namanya dinilai masih menjadi magnet utama dalam sepak bola internasional, meski usianya telah memasuki fase akhir karier.
Terlepas dari kontroversi dan perubahan ramalan yang kerap terjadi, nama Nana Kwaku Bonsam tetap berhasil menarik perhatian publik setiap kali turnamen besar digelar. Fenomena ini menunjukkan bagaimana sepak bola tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga ruang bagi narasi budaya, kepercayaan, dan hiburan yang terus berkembang di era digital.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
The Thao 247 menyoroti starting XI Timnas Indonesia yang seluruhnya lahir di luar Indonesia saat mengalahkan Singapura 2-0.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.