Nadhif Basalamah Ungkap Pelecehan Daring di Media Sosial
Nadhif Basalamah mengungkap menjadi korban pelecehan daring di X dan TikTok yang memicu reaksi luas dan dukungan publik.
Trofi Piala Dunia - ist/FIFA
Harianjogja.com, JOGJA— Laga Brasil kontra Jepang pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 dipastikan menjadi salah satu pertandingan paling dinantikan. Namun, bagi penonton yang ingin menyaksikannya langsung di Stadion Houston, Amerika Serikat, pada Selasa (30/6/2026) pukul 00.00 WIB, harga tiket yang ditawarkan justru menjadi sorotan karena melonjak sangat tinggi, bahkan untuk kategori termurah.
Berdasarkan pantauan di situs resmi FIFA pada Minggu (28/6/2026), tiket kategori hospitality atau VIP yang masih tersedia dibanderol mulai US$4.250 atau sekitar Rp75,9 juta. Dalam hitungan menit, harga tersebut kembali naik hingga US$5.900 atau sekitar Rp105 juta, atau melonjak hampir Rp30 juta dalam waktu singkat.
Sementara itu, di platform penjualan tiket pihak ketiga seperti Viagogo, tiket termurah untuk laga ini masih tersedia di kisaran Rp24 juta. Tiket tersebut berada di tribune atas belakang gawang. Adapun untuk kategori VIP, harga yang ditawarkan mencapai sekitar Rp84,7 juta per kursi.
Jika dibandingkan dengan laga puncak, harga tiket final Piala Dunia 2026 bahkan jauh lebih tinggi. Di Viagogo, tiket final dibanderol mulai sekitar Rp201 juta untuk kategori termurah dengan posisi di sudut tribune atas. Sementara untuk kursi premium di dekat lapangan, harga dapat menembus hingga Rp1 miliar.
Fenomena tingginya harga tiket ini tidak lepas dari penerapan sistem dynamic pricing oleh FIFA, di mana harga disesuaikan berdasarkan permintaan pasar, lokasi pertandingan, serta daya tarik tim yang bertanding. Laga Brasil vs Jepang yang mempertemukan dua tim dengan basis suporter besar otomatis terdorong ke level harga premium.
Kebijakan tersebut menuai kritik dari berbagai pihak, termasuk kelompok suporter yang menilai Piala Dunia semakin kehilangan aksesibilitas bagi penonton umum. Turnamen yang dulu dianggap sebagai pesta sepak bola dunia kini dinilai semakin eksklusif dan berorientasi pada keuntungan komersial.
Bagi penggemar di Indonesia, harga tiket tersebut tentu menjadi tantangan besar. Untuk sekadar menyaksikan langsung di stadion, penonton harus merogoh kocek setara harga mobil bekas atau uang muka rumah, membuat banyak orang akhirnya memilih menonton melalui layar televisi atau perangkat digital.
Meski demikian, bagi yang tetap ingin mencoba hadir langsung, disarankan untuk terus memantau kanal resmi FIFA untuk ketersediaan tiket, mempertimbangkan kategori standar di luar VIP, serta berhati-hati terhadap penjualan tiket tidak resmi yang berisiko penipuan.
Terlepas dari tingginya biaya, Piala Dunia 2026 tetap menjadi magnet besar sepak bola dunia—meski kini semakin jelas bahwa pengalaman menonton langsung hanya bisa dinikmati oleh mereka yang memiliki anggaran besar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ribuan PPPK Gunungkidul hadapi ketidakpastian kontrak, Pemkab masih mencari solusi di tengah aturan batas belanja pegawai 30%.
NHTSA menutup investigasi Honda Odyssey setelah recall 441 ribu kendaraan berhasil mengatasi masalah airbag samping.
Korban tewas gempa Venezuela mencapai 1.430 jiwa. Gempa susulan terus terjadi dan menghambat proses pencarian korban.
Daftar lengkap 32 tim yang lolos ke babak gugur Piala Dunia 2026 setelah Austria dan Aljazair memastikan tiket terakhir.
Sleman mulai Pelatkab 2026 dengan 1.399 atlet menuju Porda DIY 2027, target juara umum lima kali berturut-turut.