Penembakan Guncang Zona Nobar Piala Dunia di California, Satu Tewas

Jumali
Jumali Selasa, 30 Juni 2026 03:37 WIB
Penembakan Guncang Zona Nobar Piala Dunia di California, Satu Tewas

Ilustrasi. /freepik

Harianjogja.com, JOGJA— Suasana nonton bareng Piala Dunia di kawasan San Pedro Square, California, Amerika Serikat, berubah menjadi kepanikan setelah terjadi insiden penembakan yang menewaskan satu orang dan menyebabkan dua korban lainnya mengalami luka serius, Senin (29/6/2026) waktu setempat.

Peristiwa tersebut terjadi di salah satu titik keramaian yang digunakan sebagai lokasi berkumpulnya penggemar sepak bola selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Sejumlah saksi melaporkan kepanikan terjadi sesaat setelah suara tembakan terdengar di tengah kerumunan.

Berdasarkan laporan Reuters, tidak ada pertandingan Piala Dunia yang sedang berlangsung ketika insiden terjadi. Pertandingan terakhir pada hari itu telah berakhir beberapa jam sebelumnya sehingga motif maupun pemicu penembakan masih belum diketahui.

Kepolisian San Jose langsung merespons laporan warga dengan mengerahkan personel ke lokasi dan menutup sejumlah ruas jalan di sekitar kawasan San Pedro Square untuk kepentingan penyelidikan.

"Satu korban dinyatakan meninggal di tempat kejadian. Korban kedua dibawa ke rumah sakit setempat dengan luka yang mengancam jiwa," tulis Kepolisian San Jose melalui unggahan di media sosial X.

Hingga Senin malam waktu setempat, aparat masih melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan dari saksi yang berada di lokasi.

Seorang petugas keamanan yang berada di area kejadian menggambarkan kondisi korban dalam keadaan mengalami luka serius.

"Orang itu masih mengerang dan merintih. Ada darah di sekitar leher dan punggung atasnya," katanya.

Menurut saksi tersebut, petugas kepolisian segera melakukan pengamanan area dan meminta keterangan dari sejumlah orang yang berada di sekitar lokasi saat penembakan terjadi.

San Pedro Square selama ini dikenal sebagai salah satu pusat hiburan dan lokasi nonton bareng pertandingan olahraga di wilayah Teluk San Francisco. Selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026, kawasan tersebut menjadi salah satu titik berkumpulnya para penggemar sepak bola yang ingin menyaksikan pertandingan melalui layar besar.

Akibat insiden tersebut, sejumlah aktivitas usaha di sekitar lokasi untuk sementara dihentikan. Polisi juga memperluas area sterilisasi guna mempermudah proses investigasi.

"Insiden ini sedang diselidiki sebagai kasus pembunuhan. Beberapa jalan di sekitarnya ditutup," lanjut pernyataan kepolisian.

Laporan Reuters menyebutkan aparat keamanan terlihat memenuhi lokasi kejadian dengan sejumlah kendaraan patroli. Tim medis juga mengevakuasi korban menggunakan tandu menuju fasilitas kesehatan terdekat.

Peristiwa ini kembali memunculkan sorotan terhadap persoalan kekerasan bersenjata di Amerika Serikat. Dalam beberapa tahun terakhir, insiden penembakan massal masih menjadi tantangan serius bagi aparat keamanan di negara tersebut.

Insiden di San Pedro Square juga memunculkan perhatian terhadap aspek keamanan selama berlangsungnya Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Meski lokasi kejadian bukan stadion pertandingan, keramaian yang berkaitan dengan turnamen menjadi perhatian tersendiri bagi penyelenggara dan aparat keamanan.

Hingga berita ini ditulis, kepolisian belum mengumumkan identitas korban maupun informasi mengenai pelaku. Penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap motif dan kronologi lengkap kejadian tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online