BIGBANG dan Misi Kosmik Korea, Dari Panggung Musik ke Luar Angkasa
BIGBANG resmi menjadi duta kehormatan pertama Badan Antariksa Korea. Pesan penggemar akan dikirim ke luar angkasa melalui roket Nuri.
Lukaku/Instagram: Belgianreddevils
Harianjogja.com, JOGJA— Belgia memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Senegal dalam pertandingan babak 32 besar yang berlangsung di Stadion Seattle, Kamis (2/7/2026) pagi WIB.
Laga tersebut menjadi salah satu pertandingan paling menyita perhatian pada turnamen kali ini. Selain menyajikan comeback spektakuler Belgia dari ketertinggalan dua gol, pertandingan juga diwarnai keputusan penalti kontroversial yang lahir setelah pemeriksaan panjang melalui Video Assistant Referee (VAR).
Belgia berada dalam posisi sulit setelah Senegal mampu unggul 2-0 dan mempertahankan keunggulan hingga fase akhir pertandingan. Namun tim berjuluk Setan Merah itu menunjukkan daya juang tinggi dengan mencetak tiga gol balasan untuk membalikkan keadaan.
Momentum kebangkitan Belgia dimulai lewat gol Romelu Lukaku pada menit ke-86. Gol tersebut membuka harapan sekaligus meningkatkan tekanan terhadap pertahanan Senegal yang sebelumnya tampil solid sepanjang pertandingan.
Belgia kemudian berhasil menyamakan skor melalui penalti yang dieksekusi kapten tim, Youri Tielemans. Gelandang tersebut mampu menaklukkan penjaga gawang Senegal, Mory Diaw, sehingga pertandingan berlanjut dengan tensi yang semakin tinggi.
Kontroversi muncul pada penghujung babak tambahan ketika Lamin Camara melakukan tekel terhadap Tielemans di area penalti. Wasit Said Martinez menghentikan pertandingan untuk meninjau insiden tersebut melalui VAR.
Setelah melihat tayangan ulang dari beberapa sudut kamera, Martinez memutuskan menunjuk titik putih untuk Belgia. Keputusan itu langsung memicu perdebatan karena sejumlah pihak menilai kontak yang terjadi tidak cukup kuat untuk menghasilkan penalti.
Mantan pemain Manchester United, Gary Neville, termasuk yang mempertanyakan keputusan tersebut.
"Saya benar-benar tidak percaya itu adalah penalti. Saya pikir jika Tielemans menyentuh bola dan kemudian ditendang, itu wajar," ujar Neville dalam siaran TNT Sports.
Pandangan serupa disampaikan Roy Keane. Ia menilai proses pengambilan keputusan berlangsung terlalu lama sehingga menunjukkan adanya keraguan dari sang pengadil lapangan.
"Penalti itu agak terlalu keras dan wasit membutuhkan waktu lama untuk melihat layar," kata Keane.
Meski demikian, kubu Senegal memilih tidak memperpanjang polemik. Pelatih Senegal, Pape Thiaw, menegaskan keputusan wasit harus dihormati meskipun terdapat berbagai pandangan berbeda mengenai insiden tersebut.
"Saya lebih memilih untuk tidak menafsirkan situasi ini, karena pendapat tentang penalti bisa berbeda-beda. Wasit menilai itu adalah penalti," ujar Thiaw.
Ia justru menilai timnya kehilangan kendali pertandingan setelah kebobolan gol pertama Belgia. Menurutnya, para pemain terlalu fokus mempertahankan keunggulan sehingga gagal merespons tekanan lawan secara efektif.
Lukaku Ragu
Sementara itu, Romelu Lukaku mengungkapkan tekanan besar yang dirasakan skuad Belgia sepanjang laga. Meski menjadi pencetak gol yang membangkitkan semangat tim, ia mengaku tidak siap secara mental untuk mengambil penalti pada momen krusial tersebut.
"Apakah saya ingin mengambilnya? Ya, tetapi secara mental saya belum siap untuk momen-momen sulit dan krusial seperti ini," kata Lukaku.
Tanggung jawab akhirnya kembali diemban Tielemans yang sukses menjalankan tugas sebagai algojo. Penalti pada menit 120+5 menjadi gol penentu kemenangan Belgia sekaligus memastikan mereka lolos ke babak 16 besar.
Kemenangan tersebut menjadi bukti mentalitas Belgia yang mampu bangkit dari situasi sulit. Sebaliknya, Senegal harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 meski sempat berada di ambang kemenangan.
Pada babak berikutnya, Belgia akan menghadapi pemenang pertandingan antara Amerika Serikat dan Bosnia-Herzegovina dalam perebutan tiket menuju perempat final.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BIGBANG resmi menjadi duta kehormatan pertama Badan Antariksa Korea. Pesan penggemar akan dikirim ke luar angkasa melalui roket Nuri.
iPhone 17 raih skor 157 di DxOMark, naik 10 poin dari iPhone 16. Kamera ultrawide 48MP jadi peningkatan utama, tapi ketiadaan lensa telefoto masih jadi kelemaha
Putri Kusuma Wardani lolos ke babak kedua Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 setelah mengalahkan Mikaela Joy De Guzman 21-12, 21-6.
Polsek Semin masih menyelidiki kasus pembuangan bayi di Kemejing, Gunungkidul. Enam saksi telah diperiksa, sementara bayi dirawat di LPKA An Nur Srimpi.
MotoGP 2027 akan memakai mesin 850cc dan memangkas aerodinamika. Guenther Steiner menilai perubahan ini bisa membuat balapan semakin ketat.
RSUP Dr Sardjito mengirim tujuh tenaga medis ke RSUD Bajawa, NTT, untuk membantu penanganan korban gempa dan memperkuat layanan kesehatan.