Euforia Meksiko ke 16 Besar Piala Dunia Berujung Tragedi, Empat Tewas

Jumali
Jumali Kamis, 02 Juli 2026 18:37 WIB
Euforia Meksiko ke 16 Besar Piala Dunia Berujung Tragedi, Empat Tewas

Suporter Meksiko/Instagram: miseleccionmx

Harianjogja.com, JOGJA—Pesta besar kemenangan Timnas Meksiko yang akhirnya memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 berubah menjadi tragedi kemanusiaan. Sedikitnya empat orang dilaporkan tewas dalam perayaan massal yang melibatkan lebih dari satu juta suporter di pusat Kota Meksiko, saat euforia tak terbendung bercampur dengan kepadatan ekstrem yang mematikan.

Reuters melaporkan, insiden memilukan ini terjadi pada Rabu (1/7) malam, setelah laga krusial Meksiko vs Ekuador di Stadion Azteca usai. Berdasarkan data sementara dari otoritas kesehatan setempat, tiga korban jiwa di antaranya diduga kuat meninggal akibat sesak napas lantaran terjebak di tengah kerumunan yang melampaui kapasitas di sekitar Monumen Angel de la Independencia, pusat konsentrasi massa.

Mereka adalah seorang perempuan berusia 19 tahun, pria 44 tahun, dan perempuan 48 tahun. Satu korban lainnya, seorang pria berusia 30 tahun, dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami serangan epilepsi akut di tengah lautan manusia yang sulit bergerak.

Korban Jiwa di Tengah Euforia yang Tak Terkendali

Kemenangan 2-0 atas Ekuador memang menjadi pencapaian bersejarah bagi El Tri. Ini adalah pertama kalinya sejak 1986—saat Meksiko menjadi tuan rumah—mereka melaju ke fase gugur dengan performa meyakinkan. Publik yang haus akan prestasi ini langsung meledak. Pemerintah setempat memperkirakan lebih dari satu juta orang membanjiri jalan-jalan utama ibu kota, mengabaikan imbauan untuk tetap menjaga ketertiban.

Namun, kegembiraan yang semestinya menjadi momen nasional itu berubah drastis. Kepadatan ekstrem di beberapa titik, terutama di sekitar monumen ikonik, membuat situasi tak terkendali. Banyak suporter yang terjepit dan tak bisa mendapatkan akses udara segar. "Kami kehilangan nyawa di tengah pesta yang seharusnya menjadi kebanggaan," ujar seorang petugas medis di lokasi kejadian yang enggan disebutkan namanya.

Respons Pemerintah dan Solidaritas Nasional

Menanggapi duka ini, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum langsung menyampaikan belasungkawa mendalam. Ia menegaskan pemerintah akan fokus menangani dampak insiden dan memberikan perhatian penuh kepada keluarga korban. "Kami menyampaikan solidaritas dan dukungan kepada seluruh keluarga korban," ujar Sheinbaum dalam pernyataan resminya.

Hingga saat ini, pihak berwenang masih terus memantau titik-titik keramaian untuk mencegah jatuhnya korban tambahan, mengingat antusiasme warga yang masih tinggi menyambut babak 16 besar. Tragedi ini menjadi pengingat pahit bahwa euforia olahraga skala besar harus diimbangi dengan manajemen kerumunan yang lebih ketat agar kegembiraan tidak berakhir dengan kesedihan mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online