Jepang hingga China, Ini Negara Pembeli Gas Indonesia
Jepang, China, Singapura, dan Korea Selatan menjadi tujuan utama ekspor gas Indonesia pada 2025. Simak volume dan pangsa ekspornya.
Brasil vs Norwegia/ Instagram: Brasil
Harianjogja.com, JOGJA—Timnas Brasil menghadapi tantangan besar saat bertemu Norwegia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, New Jersey, Senin (6/7/2026) dini hari WIB. Pertandingan ini tidak hanya menentukan satu tempat di perempat final, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Selecao untuk memutus catatan buruk yang selama ini membayangi pertemuan mereka dengan wakil Skandinavia tersebut.
Brasil datang dengan status unggulan berkat tradisi panjang sebagai pemilik lima gelar juara dunia. Tim besutan Carlo Ancelotti juga tampil cukup meyakinkan sepanjang turnamen dengan permainan menyerang yang agresif serta kedalaman skuad yang merata di setiap lini.
Namun, sejarah justru memberikan keuntungan psikologis kepada Norwegia. Dari empat pertemuan sebelumnya, Brasil belum pernah meraih kemenangan. Norwegia mencatat dua kemenangan dan dua hasil imbang, termasuk kemenangan yang masih dikenang pada Piala Dunia 1998.
Catatan tersebut membuat laga kali ini menjadi lebih dari sekadar pertandingan fase gugur. Brasil harus membuktikan kualitas mereka di atas lapangan sekaligus menghapus salah satu rekor yang kurang menguntungkan dalam sejarah pertemuan kedua negara.
Ancaman terbesar bagi Brasil dipastikan datang dari Erling Haaland. Penyerang berusia 25 tahun itu tampil tajam sepanjang Piala Dunia 2026 dengan torehan lima gol, menjadikannya salah satu kandidat kuat pencetak gol terbanyak turnamen.
Kemampuan Haaland dalam memanfaatkan ruang sempit, duel udara, serta penyelesaian akhir yang klinis membuatnya menjadi ancaman nyata bagi lini pertahanan Brasil. Dalam pertandingan-pertandingan sebelumnya, striker tersebut kerap menjadi pembeda ketika Norwegia menghadapi tekanan lawan.
Selain Haaland, Norwegia juga memiliki Martin Odegaard yang berperan penting dalam mengatur ritme permainan. Kapten tim tersebut menjadi penghubung utama antara lini tengah dan lini depan serta dikenal memiliki visi permainan yang mampu membuka ruang bagi rekan-rekannya.
Pelatih Brasil Carlo Ancelotti mengaku tidak menyiapkan perlakuan khusus untuk menghentikan Haaland. Ia memilih mempercayakan tugas tersebut kepada duet bek tengah Gabriel Magalhaes dan Marquinhos yang dinilai memiliki pengalaman menghadapi penyerang Manchester City itu di level klub.
Di kubu Norwegia, pelatih Stale Solbakken meminta para pemainnya tetap percaya diri menghadapi tim sebesar Brasil. Menurutnya, keberhasilan mencapai fase gugur menjadi bukti bahwa Norwegia layak bersaing dengan negara-negara elite dunia.
Brasil diperkirakan akan mengandalkan kecepatan serangan dari kedua sisi lapangan. Vinicius Junior yang telah mencetak empat gol sepanjang turnamen menjadi salah satu tumpuan utama dalam membongkar pertahanan lawan. Kehadiran Raphinha yang kembali pulih dari cedera juga menambah variasi serangan Selecao.
Meski demikian, Norwegia memiliki senjata berbahaya berupa serangan balik cepat. Kombinasi kecepatan pemain sayap dan penyelesaian akhir Haaland membuat setiap kehilangan bola di area tengah berpotensi menjadi ancaman serius bagi Brasil.
Pertarungan lini tengah diprediksi menjadi salah satu faktor penentu. Jika Brasil mampu mengendalikan aliran bola dan membatasi ruang gerak Odegaard, peluang mereka untuk mendominasi pertandingan akan semakin besar. Sebaliknya, apabila Norwegia berhasil memanfaatkan transisi permainan dengan efektif, laga bisa berkembang menjadi lebih sulit bagi tim favorit.
Secara kualitas individu dan pengalaman di turnamen besar, Brasil masih berada di atas Norwegia. Namun, rekor pertemuan yang tidak berpihak serta performa impresif Haaland membuat pertandingan ini berpotensi menjadi salah satu duel paling menarik di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jepang, China, Singapura, dan Korea Selatan menjadi tujuan utama ekspor gas Indonesia pada 2025. Simak volume dan pangsa ekspornya.
PSS Sleman kalah 1-2 dari Borneo FC setelah Stefan Ashkovski mendapat kartu merah. Pieter Huistra menilai insiden itu mengubah dinamika pertandingan.
Kelurahan Cokrodiningratan mengajak 60 KK mengolah sampah organik lewat budi daya manggot yang menghasilkan 50–70 kg setiap dua minggu.
DPRD DIY menyempurnakan Raperda Penanggulangan Bencana sesuai masukan Kemendagri untuk memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan daerah.
Jogja Expo 2026 di JEC Bantul mencatat potensi perputaran ekonomi lebih dari Rp25 miliar dengan 121 tenant dan 5.382 peserta.
Jumlah pedagang di 32 pasar rakyat Sleman turun 297 orang. Disperindag menyebut faktor usia, kesehatan, regenerasi, dan tekanan ekonomi.