Duka Venezuela, Kapten Voli Nasional dan Keluarga Tewas Tertimbun

Jumali
Jumali Senin, 06 Juli 2026 14:47 WIB
Duka Venezuela, Kapten Voli Nasional dan Keluarga Tewas Tertimbun

Instagram: willner1419

Harianjogja.com, JOGJA—Dunia olahraga Venezuela kehilangan salah satu atlet terbaiknya setelah kapten tim nasional voli, Willner Rivas Quijada, ditemukan meninggal dunia bersama istri dan putra mereka yang masih berusia sekitar 1,5 tahun. Ketiganya menjadi korban gempa bumi besar yang mengguncang negara bagian La Guaira pada 24 Juni 2026.

Kabar duka tersebut dikonfirmasi klub barunya di Spanyol, CV Guaguas, yang sebelumnya merekrut Rivas untuk memperkuat tim pada musim kompetisi 2026-2027. Penemuan jenazah keluarga itu mengakhiri pencarian selama 11 hari yang menyita perhatian publik Venezuela.

Dalam pernyataan resminya, CV Guaguas menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya sang pemain bersama keluarganya. Klub juara Liga Super Voli Spanyol itu menyebut Rivas, istrinya Mariángel Pérez, dan putra mereka Theo ditemukan di antara puing bangunan yang runtuh akibat bencana tersebut.

Gempa yang melanda La Guaira tergolong sangat merusak. Dua guncangan besar dengan magnitudo 7,5 dan 7,2 terjadi hanya dalam selang waktu sekitar 39 detik. Kekuatan gempa menyebabkan banyak bangunan roboh dan memicu operasi pencarian besar-besaran yang melibatkan tim penyelamat, aparat pemerintah, relawan, hingga keluarga korban.

Selama proses pencarian, nama Rivas menjadi salah satu yang paling banyak diperbincangkan masyarakat Venezuela. Publik terus mengikuti perkembangan melalui media sosial dengan harapan atlet berusia 31 tahun itu dapat ditemukan dalam keadaan selamat.

Namun harapan tersebut akhirnya pupus setelah tim penyelamat memastikan ketiganya meninggal dunia di lokasi reruntuhan. Penemuan itu sekaligus menjadi salah satu kabar paling menyedihkan dalam tragedi gempa yang telah menelan banyak korban jiwa.

Federasi Bola Voli Venezuela turut menyampaikan penghormatan kepada Rivas yang selama bertahun-tahun menjadi salah satu pilar utama tim nasional. Kepergiannya dinilai menjadi kehilangan besar bagi perkembangan olahraga voli di negara tersebut.

Tragedi ini juga menambah daftar panjang insan olahraga yang menjadi korban bencana gempa La Guaira. Sebelumnya, pemain muda Caracas FC, Yimvert Berroterán, yang masih berusia 18 tahun, dilaporkan meninggal dunia. Korban lain berasal dari cabang olahraga basket, yakni Gilberto Hernández beserta istrinya.

Pada hari yang sama dengan ditemukannya keluarga Rivas, tim penyelamat juga menemukan jasad Patricia Salazar dan Eliana Alfonzo. Keduanya merupakan istri dan putri mantan pemain Major League Baseball (MLB), Eliezer Alfonzo.

Bencana tersebut meninggalkan luka mendalam bagi masyarakat Venezuela. Selain kehilangan anggota keluarga, negara itu juga kehilangan sejumlah figur olahraga yang selama ini menjadi inspirasi bagi generasi muda.

Bagi CV Guaguas, kepergian Rivas menjadi pukulan berat karena sang pemain belum sempat memulai kiprahnya bersama klub. Padahal, kepindahan ke Spanyol disebut sebagai langkah penting dalam perjalanan kariernya di level internasional.

Duka yang menyelimuti Venezuela menunjukkan bagaimana bencana alam dapat mengubah kehidupan dalam sekejap. Kepergian Willner Rivas Quijada bersama keluarganya kini menjadi simbol kehilangan besar yang dirasakan tidak hanya oleh dunia olahraga, tetapi juga seluruh masyarakat Venezuela.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online