Brasil Tersingkir di 16 Besar, Ancelotti Tegaskan Tetap Bertahan

Jumali
Jumali Senin, 06 Juli 2026 11:57 WIB
Brasil Tersingkir di 16 Besar, Ancelotti Tegaskan Tetap Bertahan

Carlo Ancelotti./JIBI

Harianjogja.com, JOGJA— Langkah Timnas Brasil di Piala Dunia 2026 harus terhenti secara tragis di babak 16 besar. Bertanding di Stadion MetLife pada Senin (6/7/2026), Selecao dipaksa menyerah 1-2 oleh Norwegia dalam laga yang penuh drama. Meski mencatatkan hasil terburuk dalam tiga dekade terakhir, pelatih Carlo Ancelotti menegaskan komitmennya untuk tetap bertahan dan membangun kembali kejayaan sepak bola Brasil.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Brasil. Pasalnya, ini adalah kali pertama mereka tersingkir di fase gugur seawal babak 16 besar sejak Piala Dunia 1990. Namun, Ancelotti yang kini berusia 67 tahun menolak spekulasi pengunduran diri dan memilih untuk menghormati kontraknya yang berdurasi hingga Piala Dunia 2030.

Ancelotti: Ini Awal Siklus Baru

Dalam konferensi pers pascapertandingan, mantan pelatih Real Madrid tersebut menyatakan bahwa kegagalan ini bukanlah akhir dari segalanya. Sebaliknya, ia melihat potensi besar dari skuad yang ada untuk bangkit di masa depan.

"Saya tidak berpikir ini adalah akhir. Saya pikir ini adalah awal dari sebuah siklus baru. Saya rasa dengan skuad yang dimiliki, Brasil bisa bersaing hingga akhir Piala Dunia ini, bahkan dengan mempertimbangkan apa yang terjadi pada pertandingan hari ini," ujar Ancelotti dikutip dari France24.

Ancelotti menambahkan bahwa hasil minor di New Jersey akan dijadikan bahan evaluasi mendalam. Ia bertekad untuk merombak strategi dan menemukan ide-ide segar guna mengembalikan kejayaan sepak bola Brasil di panggung internasional. "Apa yang akan kami lakukan adalah terus bekerja keras untuk tim nasional, terus mencoba meningkatkan diri dan menemukan ide-ide baru. Kami akan menggunakan ini sebagai bahan bakar untuk melangkah maju," tegasnya.

Jalannya Pertandingan: Brace Haaland Benamkan Brasil

Pertandingan berlangsung dramatis sejak menit awal. Brasil sebenarnya memiliki peluang emas untuk memimpin lebih dulu melalui titik putih. Namun, eksekusi penalti yang diambil oleh Bruno Guimaraes gagal bersarang di gawang Norwegia. Kegagalan tersebut harus dibayar mahal. Penyerang haus gol Norwegia, Erling Haaland, tampil menjadi pembeda dengan memborong dua gol kemenangan. Brasil hanya mampu membalas satu gol di masa injury time melalui penalti Neymar, yang sayangnya tidak cukup untuk menyelamatkan tim dari kekalahan.

Kemenangan ini membawa Norwegia melaju ke babak perempat final untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka. Di sisi lain, bagi Brasil, kegagalan ini memicu kekecewaan mendalam bagi para pemain, termasuk Vinicius Junior yang tampil impresif sepanjang turnamen namun gagal membawa timnya melangkah lebih jauh.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online