Marc Marquez Tegaskan Tak Akan Gunakan Media untuk Serang Lawan
Marc Marquez menegaskan tak akan memakai media untuk menyerang lawan. Ia mengakui eksposur media bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.
Instagram: Timnas
Harianjogja.com, JOGJA— Timnas putri Indonesia sukses memulai langkah di Piala AFF Wanita 2026 dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas timnas putri Timor Leste. Pertandingan yang digelar di Kuala Lumpur Football Stadium, Jumat (10/7/2026) sore WIB, membuat Viny Silfianus Sunaryo dan kawan-kawan untuk sementara memuncaki klasemen Grup B dengan raihan 3 poin.
Bagi masyarakat awam di Indonesia yang mungkin jarang mengikuti perkembangan sepak bola putri, kemenangan ini menjadi awal yang menjanjikan bagi Garuda Pertiwi untuk berbicara banyak di turnamen Asia Tenggara ini.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, timnas putri Indonesia tampil menekan dan langsung menunjukkan ambisi meraih kemenangan. Upaya itu membuahkan hasil cepat pada menit ke-5 ketika Estella Loupatty berhasil membuka keunggulan. Ia melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti ke sisi kiri gawang tanpa dapat dijangkau kiper Timor Leste.
Gol cepat ini menjadi momentum bagi Garuda Pertiwi untuk terus menggempur pertahanan lawan. Usai mencetak gol, timnas putri Indonesia tak mengendurkan serangan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan dari berbagai sisi, menunjukkan dominasi permainan yang cukup jelas.
Gol kedua pun tercipta pada menit ke-28 yang dicetak oleh pemain belakang Emily Nahon. Gol bermula dari sepak pojok yang dilepaskan Felicia De Zeeuw. Emily Nahon, yang bergerak bebas tanpa pengawalan berarti dari pemain Timor Leste, berhasil menyundul bola dengan sempurna ke dalam gawang.
Hingga peluit wasit berbunyi tanda berakhirnya babak pertama, tak ada tambahan gol yang tercipta. Skor 2-0 untuk keunggulan Indonesia bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua: Mendominasi Namun Tak Ada Gol Tambahan
Memasuki babak kedua, anak asuh Satoru Mochizuki masih terus mendominasi jalannya pertandingan. Sejumlah serangan terus digencarkan Estella Loupatty dan kawan-kawan ke lini pertahanan Timor Leste. Garuda Pertiwi terlihat sangat percaya diri dalam membangun serangan dan beberapa kali mengancam gawang lawan.
Namun, meskipun permainan menyerang dan menekan yang diperagakan cukup impresif, timnas putri Indonesia tak kunjung membuahkan gol tambahan. Pertahanan Timor Leste yang berlapis dan beberapa penyelamatan penting dari kiper mereka membuat skor 2-0 bertahan hingga akhir pertandingan.
Dengan hasil ini, untuk sementara timnas putri Indonesia menempati peringkat pertama Grup B dengan raihan 3 poin. Sementara timnas Putri Timor Leste berada di dasar klasemen dengan 0 poin. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Garuda Pertiwi untuk menghadapi pertandingan berikutnya melawan Kamboja. Pada Piala AFF Wanita 2026, timnas putri Indonesia tergabung di Grup B bersama Timor Leste dan Kamboja.
Sementara Grup A dihuni Laos, Singapura, dan Malaysia. Dua tim terbaik dari masing-masing grup akan lolos ke babak semifinal. Bagi para penggemar sepak bola di Indonesia, kemenangan ini menjadi bukti bahwa sepak bola putri tanah air terus berkembang dan patut didukung. Garuda Pertiwi menunjukkan bahwa mereka serius ingin bersaing di level Asia Tenggara dan membawa pulang gelar juara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Marc Marquez menegaskan tak akan memakai media untuk menyerang lawan. Ia mengakui eksposur media bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.
Kenali kualitas air minum dari sumber, proses pengolahan, higienitas kemasan hingga keterlacakan produk untuk membantu keluarga memilih air minum.
Kemenkop menargetkan koperasi memiliki kilang minyak goreng pada 2027 untuk memperkuat hilirisasi sawit dan meningkatkan nilai tambah bagi petani.
Freeport meminta kejelasan prosedur ekspor emas terkait bea keluar 10% yang dinilai bertentangan dengan ketentuan IUPK perusahaan.
GIIAS Makassar 2026 menghadirkan 18 merek otomotif, terdiri dari 14 merek kendaraan penumpang dan empat merek sepeda motor.
PN Yogyakarta menjatuhkan hukuman 2-3 tahun penjara kepada 11 pengasuh Little Aresha, disertai denda Rp60 juta untuk setiap terdakwa.