Menlu Sugiono Hadiri Rangkaian Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei
Menlu Sugiono menghadiri pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Iran sekaligus membahas kerja sama bilateral dan isu perdamaian dunia.
Argentina melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Swiss 3-1 lewat extra time. Julián Álvarez dan Lautaro Martínez jadi penentu kemenangan. /Instagram.
Harianjogja.com, KANSAS CITY— Tim Nasional Argentina memastikan langkah ke semifinal Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Swiss dengan skor 3-1 melalui babak extra time pada laga perempat final di Kansas City Stadium. Pertandingan berlangsung sengit sejak awal hingga diwarnai kartu merah yang mengubah jalannya laga.
Kemenangan ini membawa Argentina semakin dekat dengan target mempertahankan gelar juara dunia. Di babak semifinal, Albiceleste akan menghadapi Inggris, yang sebelumnya menyingkirkan Norwegia dengan skor 2-1.
Mac Allister Buka Keunggulan Argentina
Argentina langsung mengambil inisiatif serangan sejak pertandingan dimulai. Tekanan yang terus diberikan akhirnya membuahkan hasil ketika laga memasuki menit ke-10.
Alexis Mac Allister sukses mencetak gol pembuka dan membawa Argentina unggul 1-0. Keunggulan tersebut mampu dipertahankan hingga turun minum meski Swiss beberapa kali berupaya membangun serangan balasan.
Swiss Samakan Kedudukan, Embolo Kena Kartu Merah
Memasuki babak kedua, Swiss tampil lebih agresif dan berhasil menyamakan skor pada menit ke-67 melalui Dan Ndoye.
Gol tersebut membuat pertandingan kembali terbuka. Namun, lima menit berselang Swiss harus bermain dengan 10 orang setelah Breel Embolo menerima kartu merah langsung pada menit ke-72.
Unggul jumlah pemain membuat Argentina semakin mendominasi penguasaan bola dan terus menekan pertahanan Swiss. Meski menciptakan sejumlah peluang, skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir sehingga pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan.
Álvarez dan Lautaro Pastikan Tiket Semifinal
Keunggulan jumlah pemain akhirnya dimanfaatkan Argentina pada babak extra time.
Pada menit ke-112, Julián Álvarez mencetak gol yang membawa Argentina kembali memimpin 2-1.
Saat Swiss berupaya mengejar ketertinggalan, Argentina memastikan kemenangan melalui gol Lautaro Martínez pada menit 120+1' sehingga skor berubah menjadi 3-1 hingga pertandingan usai.
Argentina Dominan Sepanjang Laga
Berdasarkan statistik pertandingan, Argentina tampil lebih dominan dibandingkan Swiss.
Tim asuhan Lionel Scaloni menguasai 59 persen penguasaan bola serta melepaskan 23 tembakan, dengan tujuh di antaranya mengarah tepat ke gawang.
Sementara itu, Swiss mencatatkan 13 tembakan, dengan lima peluang yang tepat sasaran.
Hasil tersebut memastikan Argentina melangkah ke semifinal Piala Dunia 2026. Kemenangan melalui drama babak tambahan menjadi modal penting bagi sang juara bertahan dalam upaya mempertahankan gelar di turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menlu Sugiono menghadiri pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Iran sekaligus membahas kerja sama bilateral dan isu perdamaian dunia.
Korban tewas gempa Venezuela pada 24 Juni bertambah menjadi 4.333 orang. Lebih dari 18.000 warga masih tinggal di penampungan sementara.
Jamwas Kejaksaan Agung Rudi Margono memastikan Febrie Adriansyah diproses secara pidana dan etik. Status pemberhentian masih menunggu Keppres.
Pemkab Blora segera mengoperasikan bus sekolah gratis bantuan Kemenhub di rute Kunduran-Blora setelah APBD Perubahan 2026 disahkan.
Menteri UMKM menyatakan pendapatan ojol tidak turun setelah skema komisi 92:8 berlaku. Penurunan penghasilan disebut dipengaruhi musim libur
Argentina melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Swiss 3-1 lewat extra time. Julián Álvarez dan Lautaro Martínez jadi penentu kemenangan.